Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Sore ini(revisi)


__ADS_3

Semua prajurit yang telah di utus oleh Jian Po telah siap dengan seragam mereka dan sudah sangat terbilang kuat karena memakan pill yang di berikan oleh Xhi Wen.


Kasim yang sudah lama tak mendapatkan tugas untuk berperang karena adanya kasim luei yang mengerjakan semua tugas lapangan. Kini dia semangat karena sudah lama sekali tidak terjun langsung.


Dan di hutan bagian selatan istana juga sudah ada pasukan dari panglima dan kasim luei yang menunggu kedatangan pemberontak pasukan tuan To nhi.


Sedangkan di suatu hutan ada banyak sekali pasukan yang sedang berkemah dan menyiapkan berbagai persiapan untuk perang.


“ bagaimana? Apakah para bandit itu sudah sampai.” Ucap seseorang yang ketua dari pasukan besar itu saat melihat kedatangan seorang pria yang gagah masuk kedalam tendanya.


“ maafkan hamba tuan, saat utusan saya pergi untuk melihat bandit di desa lujian. Di tenda dimana tempat para bandit itu berada sudah tidak ada penghuninya, namun barang barang para bandit ada yang terbakar tetapi tendanya tidak terbakar tuan, saya rasa para bandit telah berhasil dikalahkan oleh panglima.”balas pria bertubuh kekar itu


“ tidak mungkin, bukankah panglima Shi Rui sudah kita atasi, bukannya mereka masih merawat pasukannya yang tengah terluka.” Ucapnya

__ADS_1


“ sepertinya mereka telah berhasil tuan, saat utusan kita melihat sekeliling desa lujian dia tidak melihat keberadaan para bandit, dan dia juga melihat lokasi dimana tempat para pasukan kekaisaran juga sudah tidak ada penghuni maupun tendanya. Bahkan mata-mata yang kita utus untuk menyamar di antara prajurit juga sudah tak terlihat, hanya dua kemungkinan mereka ketahuan lalu mati atau mereka berbalik arah melawan kita'”


“ harggghhhhh mengapa sekarang menjadi sangat sial. Baiklah tampa para bandit kita masih mampu untuk memusnahkan kekaisaran jian.” Balasnya dengan seringainya.


Melihat balasan dari tuannya pria bertubuh kekar itu merasa merinding dan tertunduk.


Dia belum merasakan aura pembunuh Xhi Wen saja, jika dia sudah merasakannya mungkin dia sudah mimisan.


“ baik tuan, kalau begitu saya izin pamit untuk mempersiapkan semuanya.”


Dan di jawab oleh hempasan tangan tuan To nhi sekilas . Dan pria bertubuh kekar itupun pergi.


“ dengarkan semuanya, tuan besar ingin kita semua menyerang sore ini, cepat kalian siapkan semua persiapan, dan jangan sampai saat berangkat masih ada yang belum siap. Jika ada yang belum siap maka kalian akan di hukum mati.” Pekik pria kekar itu saat berada di tengah tengah tenda dengan lantang sehingga di dengar oleh semua pasukan yang ada.

__ADS_1


Seluruh pasukan pun mempersiapkan persiapan nya dengan cepat.


Yahh siapa yang mau dihukum mati karena telat.


**


Sedangkan di suatu ruangan..


“ putri... apakah kau harus ikut, biarkan kami saja yang maju bersama pasukan kekaisaran anda beristirahat lah di ruang dimensi.” Ucap Ji Nan yang sedikit merasa khawatir dengan junjungannya.


Meskipun junjungannya sudah terbilang sangat kuat, tetapi rasa khawatirnya tidak bisa ia tutupi, bagaimanapun tubuh dari junjungannya ini masih berumur 10 tahun dan mendekati umur 11 tahun tentu saja masih sangat muda untuk ikut peperangan yang cukup besar. Apa lagi Xhi Wen belum pernah berperang selama ia berada di dunia itu.


“ Ji Nan apakah kau membiarkan diriku terus bermalas - malasan di dalam sana. ayolahhh aku sangat ingin membunuh saat ini, ini tidak ada apa apanya dengan diriku.” Balasnya enteng.

__ADS_1


__ADS_2