Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Manusia bodoh


__ADS_3

“ lalu apa yang kalian lakukan disini jendral.” Tanya Tan lang yang mulai berbicara dengan hormat.


“ tak perlu memanggilku jendral, sekarang aku telah melepaskan jabatan itu dan hidup berkelana.” Balas Xhi Wen dengan senyuman ramahnya meskipun senyuman tersebut tak terlihat dari cadarnya.


“ lalu kami bisa memanggil jendral apa selain jendral?” Tanya Tan lang kembali.


“ panggil saja Xhi wen, karena itu memang namaku.”


“ baiklah Xhi wen apa yang kalian lakukan disini?.”


“ dia ini tuli apa pikun si, gimana aku bisa diam jika dia sebodoh ini. Padahal putri telah mengatakan jika dia kini hidup berkelana, masih juga bertanya.” Batin Xioubou.


“ Xioubou aku mendengar perkataanmu itu, berhentilah mengumpat seperti itu.” Ucap Xhi wen sambil melotot kearah Xioubou yang mematung.


Dia lupa jika Xhi wen memiliki kekuatan itu dari batu giok.

__ADS_1


“ maafkan aku putri aku bersalah.” Ucap Xioubou lesu.


Berkata dalam hati saja masih bisa di marahi, kini dia hanya bisa menatap tajam Tan lang karna manusia bodoh itu dia terus dimarahi. Bahkan hanya Xioubou yang belum memperkenalkan diri karena kekanak kanakannya.


Yinfai menepuk lengan pamannya itu secara pelan sebanyak 3 kali. Xioubou pun menoleh siapa yang menepuknya.


Melihat Yinfai yang menepuk, dia kini telah lega karena yinfai menenanginya dia benar-benar sedang emosi saat ini karena dimarahi oleh Xhi wen.


..


“ kami hanya lewat saja mencari yang sedang terjadi kerusuhan. Mencari pembuat onar dan bandit. Aku dengar dunia bawah saat ini sedang tidak baik-baik saja.” Balas Xhi Wen dan di angguki oleh Tan lang dan permaisyuri.


“ Kau tak mendengar suara monster diluar emangnya?” Tanya permaisyuri itu.


“ aku mendengarnya emangnya kenapa dengan suara itu.” Tanya Tan jin balik.

__ADS_1


“ apa kau tidak takut?” Kini yang bertanya adalah Xioubou.


“ tidak untuk apa aku harus takut? Dia juga tidak akan keluar dari sarangnya.” Jawabnya polos, padahal yang dia bicarakan sudah berada di depannya.


“Jika dia keluar? Apa kau akan takut?” Tanya Xioubou lagi.


“ aku tidak akan takut untuk diriku, yang aku takutkan jika dia melukai ibu dan gegeku. Dia telah mengambil ayahku mengapa aku harus takut padanya?” Jawabnya dengan tegas, matanya menyiratkan bahwa dia bersungguh-sungguh dalam perkataanya.


Tapi Xhi wen baru salfok, dia menjadi lebih kepo dengan kehidupan keluarga orang di depannya ini.


*“ tunggu bukannya nenek itu permaisyuri buangan, yang itu berarti suaminya seorang kaisar atau raja dong ya kan?. Dan apakah raja atau kaisar tersebut dimakan oleh Xing. Tapi jika begitu mengapa tadi Tan lang mengatakan kami mata*-mata pria tua itu. Pria tua siapa?, agrhhh pusing.” Batin Xhi wen menerawang.


“ apakah kalian mempercayai kami?” Tanya Xhi Wen pada akhirnya dia benar-benar sangat kepo saat ini, dia benar-benar di buat pusing memikirkan kejanggalan itu.


“ jika kami memberitahukan masalah kami, apakah kau bersedia untuk membantu kami?” Tanya permaisyuri yang bersemangat.

__ADS_1


Xhi wen tampak diam untuk berfikir sejenak. Dan tak lama dia pun mengangguk meng-iyakan permintaan sang permaisyuri karena jika difikir-fikir tak ada salahnya membantu toh dia tidak seburu-buru itu.


Melihat anggukan Xhi wen membuat wajah permaisyuri itu berseri-seri karena senang dia memiliki harapan yang telah lama hilang itu.


__ADS_2