
melihat ekspresi keduanya membuat Xhi Wen tak bisa menahan tawa. ia pun tertawa terbahak bahak sambil memegang perutnya yang sakit.
brakkkkkkk.
" hemm aku hitung sampai 3 sepatu Mahal sudah ada di kaki ku, dan aku mau ruang pribadi ini kosong sekarang juga, aku ga mau tau! " ucap seorang wanita yang parasnya sangat cantik hanya saja dandanan nya sangat menor seperti badut. Sedangkan sepatu nya sudah berada di tengah meja Xhi Wen dan bawahannya.
melihat wajah yang menor itu membuat muka xhi Wen memerah menahan tawa.
' badut Ancol.. sejak kapan ada disini haha apakah dia di rengkarnasi di tubuh wanita ini ' batinnya sambil mengatup bibirnya kuat agar tak tertawa.
melihat tidak ada pergerakan dari mereka bertiga membuat wanita itu geram.
" pengawal "
ia memberi kode agar pengawal ini mengenalkan dirinya kepada mereka bertiga.
" hei kalian sangat lancang sekali tidak mematuhi tuan putri Xue Chai." bentak salah satu pengawal Xue Chai.
Xioubou pun meletakkan sendok dan menyeka bibirnya lembut dengan anggun menggunakan sapu tangan yang entah dari mana. ia melipat sapu tangan itu dengan anggun dan menatap Xue Chai dengan menyungging senyumnya sinis.
__ADS_1
Xue Chai merasa di lirik pun ikut melirik betapa terpesonanya dia melihat pemuda tampan di depannya itu, dia mulai menatap Ji Nan dan Xioubou dengan tatapan penuh nafsu yang membuat keduanya dan Xhi Wen merasa jijik. Saat ia melihat ke arah Xhi Wen yang begitu cantiknya membuat wanita itu semakin emosi karena merasa tersaingi. Yang padahal dia sudah kalah telak dengan kecantikan bak dewi Xhi Wen.
Para pengawal pun melihat Xhi Wen dengan pandangan penuh nafsu yang tinggi, difikiran merekapun sudah traveling memikirkan Xhi Wen sebagai pemuas.
Xhi Wen yang bisa mengetahui fikiran mereka yang terlihat jelas dari mata mereka di tambah air liur yang menetes begitu jijik.
‘Sepertinya aku tidak bisa tidak memakai cadar, lihat lah mereka para anjing liat ini yang sudah tidak ingat umur melihat badanku yang masih berusia 10 tahun mereka masih ingin menjadikan ku pemuas nafsu sungguh menjijikan.’ Gumamnya dalam hati.
" siapa kah nona ini sampai kami harus mematuhi keinginan nona" ucapnya sopan namun setiap kata katanya di tekan.
mendengar itu Xue Chai merasa jatuh, padahal ia di kenali sebagai wanita paling cantik di kekaisaran Jin, bahkan ia sebentar lagi akan menikah dengan putra mahkota Jian Chu kekaisaran seberang yaitu kekaisaran Jian .
" pengawal " ucapnya memberi kode lagi.
" kalian benar-benar mencari mati, yang mulia putri kami adalah putri kesayangan Mentri kanan kekaisaran Jin dan sekaligus calon permaisuri dari putra mahkota kekaisaran Jian. jadi apapun kehendak tuan putri kalian harus mematuhinya jika kalian tidak ingin kenapa-kenapa"ucap tegas pengawal itu.
" ohhh jadi seorang anak mentri dan calon permaisuri yaaa" ucap Xioubou sambil mengangguk dan berdiri.
mendengar ucapan Xioubou membuat Xue Chai semakin membusungkan dadanya dan menegakkan kepalanya sombong.
__ADS_1
" masih anak mentri dan calon permaisuri yang bahkan belum menjadi permaisuri anda harus di hormati oleh junjungan saya ? sekuat apakah kalian terhadap junjungan saya. dan lagi apa?? kami yang akan kenapa-kenapa?. lebih baik lagi jika kalian cepat pergi jika tidak ingin kenapa kenapa " ucapnya sambil duduk lagi.
mendengar itu Xue Chai sangat marah.
" begitu sombongan dan tidak tau diri, tadinya aku masih sempat berfikir untuk mengampuni kalian sebagai budak dan pemuas ku, tapi ketidaktahu dirinya kalian membuatku menjadi murka. pengawal habiskan mereka semua jangan sampai mereka hidup!" teriak Xue Chai.
" hahhh apa kau sedang bermimpi ingin menghabisi kami? apa kau takkan menyesal kelak?"
kini Ji Nan lah yang berbicara dia cukup sabar awalnya karna dia hanya menganggap angin lalu. tetapi saat wanita badut itu mengatakan akan menghabisi mereka ah bukan itu yang di khawatir kan lebih tepat nya menghabisi junjungannya maka neraka lah tempatnya berada.
" sudah Ji Nan, Xioubou kenapa kalian sangat peduli terhadap wanita badut dan para kecoa ini." ucapnya
"kauuuuu......"
belum sempat ia melanjutkan ocehannya tangan kanan Xue Chai yang tadinya menunjuk terjatuh begitu saja tampa tau siapa yang melakukannya.
“ yang mulia putri Xue!!” Pekik mereka yang panik.
“ a.. apaa ini bagaimana bisa, ayaahhh.. hiks siapa yang berani melakukan ini kepadaku, cepat keluar, apa kalian tidak tau siapa aku haaa.” Pekik Xue Chai yang sudah menangis.
__ADS_1
Dan tepat setelah teriakan itu terjadi tiba-tiba tangan Xue Chai kembali utuh membuatnya merasa tenang dan langsung kabur dan tak lupa sebelum pergi dia masih mengancam Xhi Wen dan bawahanya dengan cepat karena dia merasa bahwa ada seorang pendekar kuat yang terganggu dengan keributannya. Yang dia tidak tau bahwa yang melakukan hal itu adalah Xioubou yang tak tahan junjungannya ditunjuk apalagi di bentak.
"kaliann tunggu dan lihat saja , lain kali kalian tidak akan selamat" ucapnya sambil berlalu pergi.