
Saat Xhi Wen terbangun dia langsung keluar dari kamarnya dan mencari Ji Nan serta Xioubou .
“Salam kami putri, ada yang bisa kami bantu?” Ucap keduanya saat sudah melihat Xhi Wen mendekat.
“ apakah kalian berhasil?” Tanya Xhi Wen langsung.
“ sudah putri, kami sudah masukkan pill berkata jujur di makanan tabib itu dan kami sendiri yang memastikan dia meminumnya .” Jawab Ji Nan.
“Kerja yang bagus kalo begitu aku akan melanjutkan tidur ku di dunia luar, jika terlalu berlama lama maka akan menimbulkan masalah .”
Setelah mengatakan itu Ji Nan serta Xioubou hanya menunduk tanda memberi hormat dan Xhi Wen pun kembali ke dunia luar dan langsung melanjutkan tidur nya di dunia luar.
2 jam kemudian matahari pun terbit dengan indahnya, burung burung berkicau indah dengan senangnya, dan sinar mentari pagi memasuki kamar Xhi Wen langsung menerpa Xhi Wen sehingga gadis kecil itu terbangun dari tidurnya seketika ia bangun dan menghirup udara segar. Nikmat yang mana lagi kau dustakan keindahan alam memang tiada duanya.
“ perhatian kaisar Jian Po akan memasuki ruangan .” Ucap penjaga ruangan Xhi Wen .
__ADS_1
“ salam yang mulia.. maaf hamba tak sempat untuk turun karena yang mulia sudah ada di hadapan saya .” Ucap Xhi Wen dan langsung berdiri menyambut sang kaisar.
“ tak apa.. zhen hanya penasaran kenapa kau diam saat tabib itu menuduhmu? .” Tanya Jian .
“ sangat tidak heran jika yang mulia menanyakan hal itu, tetapi yang mulia.. saya punya rencana sendiri yang akan mengejutkan yang mulia .”
“ baiklah zhen percaya padamu, dan zhen sangat berterima kasih kepadamu karenamu permaisuri sudah sadar tadi malam dan sudah pulih seutuhnya.”
“Sama sama yang mulia, hamba turut senang akan kabar gembira itu. Akan tetapi yang mulia apakah semua keluarga sudah tau akan kabar ini ?”
“Baiklah yang mulia jika begitu baguslah karena kita belum tau siapa dalang dari masalah ini, untuk sementara waktu biarkan kabar ini di sembunyikan terlebih dahulu sampai nanti saat persidangan usai .”
“Baiklah nona Xhi Wen seperti rencanamu, jika begitu zhen pamit. Selamat bertemu di persidangan nona Xhi Wen , zhen tidak sabar melihat apa rencana nona”
setelah mengatakan itu jian Po pun pergi menyisakan Xhi Wen yang sudah tersenyum sinis, jika saja para pelayan ada di sana saat ia tersenyum seperti itu maka mereka akan merinding karena seringai horor dari Xhi Wen . Syukurnya saat kaisar masuk semua pelayan di suruh keluar semua karena adanya pembicaraan penting.
__ADS_1
***
Saat ini semua anggota dewan dan perwakilan kekaisarn Jian sudah berkumpul di ruang persidangan menunggu kaisar Jian Po.
“ perhatian yang mulia kaisar Jian Po akan memasuki ruangan”
“ perhatian putra mahkota Jian Chu dan putri Jian Ming memasuki ruangan .”
“ perhatian putri Xue Chai dan mentri Xue Bon memasuki ruangan .”
Peringatan peringatan anggota kekaisaran dari penjaga membuat semuanya memberi hormat kepada siapapun anggota kekaisaran.
Hingga sampai peringatan terakhir membuat mereka terpesona meski gadis itu masih berusia 10 tahun, tetapi tidak berlaku untuk mereka yang tidak menyukai gadis itu , entah itu karena dia cantik atau karena mereka iri akan kepintaran gadis itu di persidangan terakhir .Ya siapa lagi kalo bukan Xhi Wen .
Melihat Xhi Wen berjalan anggun layaknya putri kerajaan, ada satu orang yang tersenyum sinis.
__ADS_1
“ gadis kecil aku sangat kagum kepadamu, karena disaat kau akan di hukum kau masih bisa berjalan dengan anggunnya, aku tidak sabar melihat ke angkuhan mu itu lenyap dan berganti menjadi menangis memohon ampun .” Ucap pria tua siapa lagi kalo bukan seorang tabib.