
Hari semakin gelap tidak ada tanda-tanda adanya bintang, dinginnya malam membuat siapa saja yang disana enggan untuk meninggalkan kasur dan selimutnya. Serigala terus mengaung di atas bukit membuat orang yang masih terjaga akan bergiddik ngeri.
Slet slet slet ( suara seseorang yang tengah berlari seperti angin)
“ milik siapa tenda ini mengapa sangat unik dan menarik? Aku penasaran siapa pemiliknya.” Ucap seseorang yang entah itu pria ataupun wanita karena tertutup oleh cadar dan pakaiannya serba hitam membuat ia tak terlihat jika berada di tempat gelap.
“ siapa disana jangan berani berani nya mendekati tenda junjunganku!” Pekik Ji nan yang melihat ada aura yang bisa membahayakan junjungannya karena Dia merasakan aura yang sangat tinggi tingkat kultivasi yang tak dapat dilihat olehnya. Yang berarti bahwa tingkat kultivasi yang dimiliki oleh seseorang itu tidak lah sederhana.
Mendengar pekikkan Ji nan, Xioubou menyadarkan ia yang sedang tertidur pulas. Dia yang juga merasakan hal yang sama pun merubah diri menjadi naga api.
“Sial kenapa ada binatang spirit best yang sangat istimewa dan merupakan spirit best paling tinggi di tingkat 2 di dunia ini. Siapa yang menjalin kontrak dengannya? Sepertinya aku lebih baik pergi.”ucap seseorang itu.
“Kau jangan lariiiii!!!” Pekik Xioubou yang melihat pergerakan seseorang yang misterius itu.
“ hentikan Xioubou kau jangan mengejarnya. Berubahlah kebentuk semula , sepertinya para prajurit mendengar teriakan mu.”
Xioubou pun mengubah dirinya dan benar saja prajurit semuanya keluar karena mendengar pekikkan Xioubou .
“ apa yang terjadi ?” Ucap kasim.
“ tadi ada penyusup yang ingin melukai junjungan kami.” Ucap Xioubou yang sangat marah.
“Junjungan?” Tanya kasim
__ADS_1
“ ahh tidak maksud dia adalah saudara kami.” Ucap Ji nan sambil menginjak kaki Xioubou yang menbuat Xioubou kenahan nafasnya.
“ ada apa ini kenapa kalian sangat berisik? Mengganggu tidur ku saja!” Ucap Xhi wen yang baru keluar dan langsung marah.
Xhi wen paling tidak suka jikalau ada yang mengganggu saat dia sedang tidur.
“ maafkan kami putri tadi kami melihat penyusup yang ingin masuk ketenda putri.” Ucap Ji nan.
“ siapa?”
“ kami juga tidak tau putri yang kami tau jika orang itu tidaklah sederhana.”
“ pria atau wanita?”
“ kami juga tidak begitu jelas putri. Dia memakai hanfu serba hitam, memakai cadar juga bewarna hitam serta rambut panjangnya juga hitam.”
“ maksudnya putri?” Tanya Ji nan.
“ tidak ada. Kalian semua kembali lah tidur.”
“ baik nona/putri” ucap mereka kompak.
Xhi wen pun kembali ke tenda nya
__ADS_1
“ siapa orang itu kenapa dia sangat misterius? Dan kenapa dia ingin masuk ketenda ini. Ahh apa jangan jangan itu adalah salah satu pasuka organisasi bunga ungu?” Ucap Xhi Wen yang menggaruk kepalanya.
“ ahh tidak penting lebih baik aku tidur saja. Dasar pecundang beraninya menyerang saat aku sedang tertidur.” Ucapnya lalu kembali tidur.
Sedangkan di tempat lain.
“Xioubou kau sangat ceroboh bagaiman jika nanti identitas putri diketahui maka akan sangat berbahaya nanti jika sudah tersebar. Takutnya masih banyak yang mengintai dantian pemilik dewi kematian nantinya, putri sekarang memang sudah kuat tetapi kita tidak akan tau jika ada yang lebih kuat dariny dan akan membahayakannya nyawanya .” Ucap Ji nan.
“ maafkan aku, aku tadi sedang dalam emosi.”
“ kau harus pandai menjaga mulutmu.”
“Yaya baik baik.”
***
Matahari pun terbit dengan indahnya, angin sepoy sepoy yang mengayunkan pepohonan di tempat mereka mendirikan tenda membuat pagi itu sangat sejuk.
“ huaaaammm good morning everybody, hoaamm sangat enak tidur di desa yang masih asri namun sayang sekali karena salah strategi membuat desa ini menjadi buruk.” Ucap Xhi wen yang baru saja terbangun dari tidurnya.
Saat Xhi wen sudah berada di luar tenda terlihat olehnya rakyat sedang memberikan masakan mereka kepada para prajurit dengan senyum tulus.
Mereka sangat berharap jika masalah di desa yujing akan terselesaikan
__ADS_1
** tenda milik xhi wen.