
“ baiklah kakak akan coba.”
Xhi Wen pun kembali berdiri.
“ maaf kaisar apakah hamba bisa meminta sedikit waktu untuk berbicara kepada adikku di ruangan ini, ini privasi sekali dan aku juga butuh melihat gege sebelum di kremasi.” Ucapnya tulus, dia berharap Chang An dapat mengembalikan kehidupan Jian Chu.
“ baiklah jika begitu Jendral, kami akan keluar. Zhen juga perlu menyiapkan semua sebelum putra mahkota di kremasi.” Balas kaisar dan semuanya pun keluar, Xhi Wen pun menutup pintu ruangan dan sedikit memasang formasi kedap suara agar tidak terdengar dari luar.
“ nah an'er apa yang bisa kau lakukan, apakah kau bisa mengembalikan kehidupan, gege Jian Chu?” Tanya Xhi Wen yang membawa Chang An menghadap ke mayat putra mahkota.
Melihat putra mahkota yang seperti itu, menyayat hati Xhi Wen, Jian Chu benar menjaganya saat mereka bertiga bersama, benar-benar sosok seorang kakak kepada adiknya.
“ kak, aku tidak begitu yakin aku bisa, aku akan berusaha tapi aku ingin bertanya, apakah kakak memiliki elemen tumbuhan?” Tanya Chang An.
“ yaa kaka punya An'er.”
“ kakak bisa bantu aku menyalurkan kekuatan elemen tumbuhan kakak kepadaku, agar aku bisa lebih kuat untuk menghidupkan gege ini kembali?”
__ADS_1
Dengan cepat Xhi Wen mengangguk.Chang An meletakkan kepala Jiang Chu di atas lehernya dengan lekat.
dan mereka segera melakukannya, Xhi Wen yang menyalurkan kekuatan elemen tumbuhannya, dan Chang An menggabungkan kekuatannya dengan kekuatan yang di berikan Xhi Wen menyalurkannya ke tubuh Jian Chu.
Perlahan lahan kepala jian Chu seperti melekat kembali ke lehernya, seperti tidak ada sayatan lagi di sana.
Hingga sampai 1 hari mereka menyalurkan tenaga mereka sampai ke tenaga dalam mereka kepada Jian Chu. Dan sudah 6 jam kaisar meminta untuk membuka pintu tapi tidak bisa dan akhirnya kaisar memaklumi hal itu di karenakan dia berfikir bahwa Xhi Wen benar-benar berserih sehingga meminta waktu sehari.
Duarrrrrr...
Dan akhirnya mereka berdua pingsan.
Sebelum Xhi Wen kehilangan kesadaran, dia menbuka formasi kedap suara dan membuka sedikit pintu dengan kekuatan elemen anginya, untuk membuat orang bisa masuk kedalan.
Mendengar itu, semua yang ada diluar masuk kedalam, kaisar emang berada di luar ruangan itu, menunggu Xhi Wen dari semalam. Dia tidak masuk karena tidak ingin menganggu Xhi Wen yang mungkin sangat terpukul akan kehilangan Putra mahkota.
Saat mereka semua masuk langsung terkejut, melihat dua orang sudah pingsan.
__ADS_1
Wen'er….
Jendrall...
Pekikan mereka semua saat melihat Xhi Wen sudah tak sadarkan diri. Dengan segera Xhi Wen dan Chang An di bawa keruangan Xhi Wen.
“ panggilkan tabib istana, segera...” pekik Kaisar.
“ menghadap yang mulia.” Setelah mengatakan hal itu, tabib istana langsung memeriksa keadaan Xhi Wen dan Chang An.
“ sepertinya mereka berdua kehabisan tenaga yang mulia, hamba perkirakan mereka akan sadar dalam 14 hari kedepan, karena tenaga mereka terkuras habis.” Ucap sang tabib.
Mendengar tabib istana, membuat kaisar berfikir bahwa Xhi Wen sangat terpukul, dan juga dia sangat kelelahan melawan orang yang di katakan oleh putrinya sangat kuat itu. Sedangkan Chang An, mereka berfikir bahwa Chang An sangat lemah, apalagi dia di bawa kesini dari desa yang telah hancur.
Saat mengingat apa yang terjadi di dalam ruangan putra mahkota menbuat kaisar berdiri langsung dan berlari ke ruangan putranya.
Tentu saja dia khawatir, bukankah ada suara ledakkan yang berasal dari kamar anaknya itu. Semua anggota yang melihat kaisar Jian berlari ikut berlari mengikuti langkah sang kaisar.
__ADS_1