
Semua rencana di desa yujing sudah selesai tepat 5 hari.
Semua rakyat menjadi sangat gembira mereka bukan hanya terhindar dari bencana tetapi juga memperindah desa yujing. Dengan bibit pohon yang tumbuh, dan penghasilan yang bertambah akibat banyaknya tempat memancing.
“ terima kasih nona xhi wen, berkat anda desa yujing terhindar dari bencana dan juga memperindah desa kami.” Ucap Zhiang yang kini menggunakan embel nona karena dia sangat menghormati gadis kecil didepannya.
“ ya paman, sebagai manusia kita harus tolong menolong dan saling membahu. Aku berharap desa yujing menjadi makmur aman, nyaman, damai, dan tentram.”
“ semoga..” ucap semuanya.
“ kalau begitu saya pamit untuk membereskan permasalahan lainnya karena masih ada banyak sekali masalah yang perlu di bereskan.”
“ baiklah nona, berhati-hati lah di jalan.” Ucap seorang rakyat wanita paruh baya.
“ terima kasih nek.” Jawabnya dengan senyuman.
“ eh nenek, bukankah kita pernah bertemu saat di pasar?”
“ benar nona.”
__ADS_1
“ nek.. ada yang ingin aku tanyakan kepada nenek.”
“ apa itu nona.”
“ begini nek, batu yang pada waktu itu saya beli, apakah itu bukan batu biasa?”
Mendengar pertanyaan Xhi wen nenek itupun ternyun lembut lalu mengajak Xhi wen menjauh dari rakyat untuk bicara berdua saja, tetapi Ji nan dan Xioubou melihatnya jadi mereka berdua pun ikut, karena mereka harus terus berada di samping Xhi wen.
Melihat Ji nan dan Xioubou membuat nenek itu menatap mereka berdua dengan tatapan tak suka.
“ tenang nek mereka adalah sahabat ku nenek bisa percaya kepada mereka, mereka adalah orang kepercayaanku.”
Mereka bertiga pun mengikuti nenek sampai ke sebuah gubung yang terlihat sudah tua.
“ ini adalah rumah nenek, kalian bisa menganggapnya rumah sendiri.” Ucap nenek sambil mempersilahkan mereka masuk.
Saat mereka masuk nenek pun mempersilahkan mereka berdua duduk.
Liee tolong ambilkan minum untuk tamu nenek.
__ADS_1
“Silahkan diminum dulu nona, tuan.”ucap liee dan ikut duduk di sebelah nenek.
“ nek bolehkah saya bertanya?” Tanya Xhi wen.
“ silahkan nona apa yang ingin nona tanyakan .”
“ apakah batu yang saya beli waktu itu bukanlah batu biasa?, mengapa dia bisa bersinar?” Tanya Xhi wen
“ kau benar nona batu itu bukanlah batu biasa, seperti yang nenek katakan dulu, batu giok itu adalah peninggalan sejarah desa ini. Konon batu itu adalah batu kesayangan pendekar langit yang telah tiada.”
“ batu itu mempunyai kekuatan yang sangat istimewa, jika batu giok tersebut selalu bersama nona maka nona akan bisa mendengar suara batin seseorang. Batu giok ini istimewa hanya kepada manusia yang dipilihnya saja, jika orang yang bukan ia pilih atau juga orang itu mempunyai niat jahat dan mengetahui keistimewaan batu giok ini maka batu giok ini tidak akan berfungsi, maka dari itu tidak ada satupun manusia yang dapat melihat keistimewaan dari batu ini, karena jika manusia yang tak terpilih maka mereka akan melihat batu ini adalah batu giok biasa dan terlihat tidak menarik.”lanjutnya
“Makanya nona bisa sangat tertarik dengan batu giok ini.” Sambungnya.
“ ooo begitu nek.. tak heran lagi jika aku dapat mendengar suara batin seseorang.”
“ tapi nek mengapa dia memilihku?” Lanjutnya.
“ karena batu giok dapat mengetahui identitas nona, batu giok ini tidak pernah salah memilih tuanya ia akan selalu memilih orang yang tepat. Tidak hanya itu saja keistimewaan batu ini ada lagi tetapi benek tidak tau apa itu, nenek hanya tau jika batu ini bisa membantu tuannya mendengar ucapan batin seseorang.” Balas nenek.
__ADS_1