Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Adik kandung(revisi)


__ADS_3

Pemuda tersebut pun pergi meninggalkan anak kecil itu dengan kondisi lebam- lebam akibat kekerasan yang di lakukan oleh pemuda itu.


Xhi Wen yang melihat kejadian tersebut tentu sangat marah. Ia pun keluar dan menemui anak tersebut.


“ siapa kau jangan sakiti akuuu...” pekik anak itu ketakutan.


“ shuuuttt tenang lah dik aku tidak akan menyakitimu, aku kemari ingin menolong mu raih lah tanganku maka kau akan keluar dari tempat ini.” Ucap Xhi Wen lembut sambil mengulurkan tangannya.


“ apakah kau tidak berbohong?”


“ tentu tidak, buktikan lah sendiri maka kau akan temukan jawabannya.”


Dengan sedikit ragu anak kecil tersebut mencoba meraih uluran Xhi Wen.


Saat tangan mereka bersentuhan, Xhi Wen membawa anak tersebut kedalam ruang dimensinya.


“ salam kami putri.” ucap Ji Nan dan Xioubou bersamaan.


Anak tersebut sangat terkejut dan saat mendengar ucapan dua pemuda di depannya membuatnya takut dan bersembunyi di belakang Xhi Wen.

__ADS_1


“ Ji Nan, Xioubou tolong kalian urus anak kecil ini. Buatlah dia senyaman mungkin karena aku mengangkatnya menjadi adik kandungku.”


Ucapan Xhi Wen membuat dua orang pemuda tampan di hadapannya melongo, berbeda halnya dengan anak kecil yang terharu bahkan kini ia telah mengeluarkan air matanya.


Bagaimana tidak dia baru saja bertemu tetapi orang orang yang ada di depannya malah ingin merawatnya bahkan mengangkatnya menjadi adik kandung.


“ sesuai perintah anda putri. Tetapi putri mau kemana?” Ucap Ji Nan.


“ aku masih ingin menyelidiki tambang tersebut.”


Xhi Wen pun kembali ketambang dengan pill penghilang raga lagi. Dia mencari sosok pemuda yang telah merebut kristal qu. Xhi Wen penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh pemuda tersebut.


Saat Xhi Wen mencoba melihat lebih dekat, betapa terkejutnya Xhi Wen melihat wanita itu adalah Chang Jin.


“ aku sangat cinta kepadamu Tangli.” Ucap Chang Jin sambil membelai Tangli.


Dari sikap Chang Jin bisa dipastikan bahwa Tangli sudah menggunakan kristal qu.


Xhi Wen yang melihat situasi ini ingin rasanya tertawa karena Chang Jin yang menginginkah pangeran mahkota malah kini sedang menggoda seorang rakyat jelata yang dipungutnya sendiri.

__ADS_1


“ jika kau mencintaiku maka kau harus melakukannya sendiri.” Ucap Tangli dengan seringainya.


Xhi wen pun merekam aksi mereka berdua dan tak henti hentinya menahan tawa.


“Ternyata kau bukan lah gadis perawan, dan kau hanyalah ******, karena aku tidak puas maka aku ingin kau harus membuat tenda untukku di atas namakan tenda pribadimu, tidak ada yang boleh masuk kecuali kau dan aku, dan oh ya kau setiap malam harus datang ke tenda tersebut dan harus membawa pakaian yang bagus dan makanan yang enak.” Ucap Tangli tegas.


“ cihhh ilfil gue.” Ucap Xhi Wen dengan bola mata yang memutar malas.


Seperti anak yang polos Chang Jin mengikuti ucapan Tangli.


Xhi Wen yang ingin muntah pun kembali kedalam ruang dimensi dia ingin melihat kondisi adik barunya.


“ halo adik kecil bolehkah aku mengetahui namamu?.” Tanya Xhi Wen lembut dan membuat tubuhnya setara dengan anak laki- laki tersebut.


“ namaku adalah yinfai.”


“ berapa umur mu dik?”


“ 4 tahun.”

__ADS_1


Xhi Wen terus bertanya tentang hidup anak kecil itu. Orang tuanya meninggal saat perang besar terjadi di desa mereka.


__ADS_2