Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
kultivasi (revisi)


__ADS_3

" cukup menarik, lalu apa selanjutnya Ji Nan?" ucapnya yang kini sudah antusias.


"Untuk lebih lanjut, yang mulia putri bisa membaca dalam buku yang berada di perpustakaan di sayap kiri istana, hamba akan menunjukan jalannya yang mulia." ucap Ji nan sambil mengarahkan tangannya penanda untuk mempersilahkan junjungannya jalan.


tersentak saat membalikkan badan xhi Wen terbelalak melihat istana tersebut.


yah dia emang tidak terlalu memperhatikan semuanya saat bangun yang jelas saat dia bangun terdapat ruangan yang sangat unik karena dekorasinya di mix modern dengan kuno.


" Ji Nan ini, ini istana milik siapa, sungguh besar siapa yang memilikinya?" tanya nya dengan mulut ternganga jika sudah ada lalat pasti sudah masuk di mulutnya itu.


" jelas saja ini milik yang mulia putri yang diturunoan oleh dewi kematian terdahulu. Dan semua fasilitas yang berada di dalam dan didunia dimensi ini, memang sudah disediakan untuk sang pemilik, bahkn jika rusak mereka akan bagus dengan sendirinya, sama halnya dengan sumber daya yang ada di dunia ini juga tidak akan ada habisnya karena akan terus mengisi. Apakah yang mulia pangeran Yuan Fang belum memberitahukannya kepada yang mulia putri? " ucapnya sopan terlihat ada tanda bahagia di mata dan ekspresi ji nan seperti terlepas dari rasa kesepian selama bertahun tahun di dalam dimensi ini.


" Yuan Fang? siapa dia? " tanya xhi Wen yang kini telah mengernyit tidak mengerti. jelas saja tadi yang di katakan pamannya ruang dimensi ini hanya miliknya seorang.


"aish pasti yang mulia pangeran Yuan Fang belum memperkenalkan dirinya yang di dunia ini, nama asli paman Jeffry itu bernama Yuan Fang yang mulia putri" jawabnya sembari tersenyum hangat.


"hoalah begitu, jadi nama paman adalah Yuan Fang, baik-baik. Tapi tunggu-tunggu mengapa kau selalu menyebutkan namaku dengan embel-embel yang mulia itu sangat mengusik telingaku, sebaiknya kau memanggilku dengan putri saja Ji Nan. Meskipun kau ditugaskan untuk menjadi bawahanku, tapi aku menganggap kau adalah keluargaku, so jangan memanggilku dengan embel-embel yang membuat aku kesal, mengerti?" ucap xhi Wen yang langsung nyerocos Tampa mendengarkan Ji nan.


yahh dia tau pasti ji nan akan membatahnya makanya dia langsung menjelaskan agar Ji Nan tidak bisa membantah.


dengan berat hati ji nan menurut, tapi di dalam hatinya dia sangat terharu dengan ucapan Xhi Wen yang menganggap dirinya sebagai saudara.


“Baiklah putri.” Ucapnya dengan senyuman yang mengambang.


“Haish kau ini, senyummu itu, jangan seperti itu terlalu sering kepadaku ataupun orang lain, itu membuatku jengkel.” Ucap Xhi Wen yang memalingkan mukanya yang kesal.


Ya dia memang kesal karena jantungnya seperti mau berpindah tempat saking tak sanggup melihat senyuman manis Ji Nan.

__ADS_1


setalah obrolan itu tidak ada lagi yang berbicara sampi mereka di tempat perpustakaan.


"apa ini Ji Nan bagaimana bisa perpustakaan sebesar ini ada, dan juga ini lebih besar dari perpustakaan negeri, gila si siapa yang sanggup membaca semua ini?”ucap Xhi Wen yang masih melotot melirik kanan kiri.


"ya semua ini adalah buku-buku penting yang di jaga dan dipelajari oleh dewi terdahulu. Ada berbagai macam buku, ada buku tingkatan kultivasi, ada buku tentang alchemist, ada buku tentang racun, ada juga buku berbagai jurus yang tersegel karena takut auranya bisa keluar dan membuat semua menginginkannya, dan buku pedang ."


" buku pedang ?".


" ya putri buku pedang ada banyak disini, seperti buku pedang naga penghancur, buku kapak gila, buku pedang kematian dan ada banyak juga buku sihir. Seperti yang mulia pangeran Yuan Fang yang dijuluki pendekar naga penghancur. "


" what?? Serius?? Demi apa?? Wah keren batt my uncle aku harus memintanya mebgajariku. "


"Putri bisa langsung belajar dari buku putri"


'aku harus bisa lebih dari paman ' batin xhi Wen


" baik-baik, lanjutkn penjelasanmu".


mendengar itu dengan semangat xhi Wen mlangkah dan mencari buku.


buku pertama yang dia ambil adalah buku tingkatan kultivasi .


sedangkan ji nan hanya mengekori junjungannya.


terlihat di sampul buku


'kultivasi terdiri dari' :

__ADS_1


dasar tingkat 1-9


mortal 1-9


bumi 1-9


langit 1_9


dunia 1-9


Dewi/Dewi 1-9


gold 1-9


illahi 1-9


rengkarnasi 1-9


" waw banyak banget tingkatan kultivasi, ini pasti bakal seru, ohh ya Ji Nan aku sekarang berada dimana?"


"Maaf putri dikarenakan kini umur putri sedang berada di umur 2 tahun maka putri belum mencapai tingkat apapun"


"ooo lalu paman ada ditingkat berapa?"


"Yang mulia berada di langit tingkat 8 putri"


"Jauh juga, tapi aku harus bisa melampaui paman"

__ADS_1


Xhi Wen pun mulai mempelajari dengan serius. dengan mengkomsusi Pill yang diberikan pamannya tadi Xhi Wen pun lebih cepat paham.


hanya dengan membalikan setiap helai buku sudah bisa dimengerti oleh nyaa.


__ADS_2