
“Brengsek, kami memang salah meremehkan anak kecil seperti mu, aku tadi belum siap.” Ucap pengawal tersebut kembali berdiri.
“ hahaha di dunia ini tidak ada kata tidak siap dalam pertarungan, kau lengah itu adalah kesalahan terbesarmu.” Balas Yinfai dengan tawanya.
Mendengar perkataan dari Yinfai membuat mereka bertiga pun panas.
“ hei kau cepat kesini, kita gabungkan kekuatan kita.” Ucap pengawal yang berdiam tadinya.
Dengan cepat pengawal yang berlumuran darah itu langsung bergabung dengan kedua temannya.
Dengan posisi segitiga mereka merapalkan mantra dan saling mengeluarkan kekuatan masing masing.
Dari ujung penggabungan kekuatan mereka keluarlah ular raksasa berwarna hijau daun dengan taring yang sangat besar dan panjang.
Xhi wen terdiam
“ Ji nan aku belum pernah menemui hal seperti ini.” Ucapnya bertelepati.
“ seperti itu lah kehebatan gabungan kekuatan putri, kita bersyukur tidak menemui ini saat berperang melawan bandit di kekaisaran Xio. jika hal itu terjadi, aku tidak menjamin kita akan berhasil melawan mereka.” Balas Ji nan.
“ sebegitu hebatkah?” Tanya Xhi wen lagi.
__ADS_1
“ benar putri, keuntungan dari penggabungan ini membuat kekuatan dari ketiganya akan meningkat 10%, apalagi jika digabungkan maka kekuatan mereka sudah sama seperti 2 tingkat di atas kultivasinya.”
“ jadi kekuatan mereka bertiga apakah akan membahayakan Chang'er.?”
“ memang akan sedikit membahayakan, tapi sepertinya Chang'er akan bisa melawannya, meskipun agak menyusahkan dan tak terhindar dari cedera ataupun luka fatal” Balas Ji nan.
Ji nan yang melihat ekspresi khawatir dari junjungannya pun kembali bertelepati.
“ putri tenang saja, kita masih memiliki pil penyembuhan tingkat tinggi, hitung hitung ini bisa melatih kekuatan bertarung Chang'er.”
Xhi Wen pun akhirnya sedikit tenang, memang ini adalah pertarungan pertama Chang an.
“ kak apakah Chang an akan baik-baik saja?” Tanya shu he kepada Yinfai.
“ aku juga tidak tau, jika kak Xhi wen percaya akan kekuatan Chang'er maka akupun juga akan mempercayainnya, kamu tenang saja.”
Melihat mimik muka dari lawannya pengawal itu pun menyeringai.
“ mana wajah songong yang kau perlihatkan tadi kepada kami, apakah kau sudah melihat betapa besar perbedaan antara kita, semut melawan gajah. Haha sungguh konyol sekali.” Ucap pengawal tersebut.
Warga pun mulai berbisik-bisik.
__ADS_1
“ bagaimana ini, aku kasihan kepada anak kecil yang menjadi lawan mereka.”
“ benar, inilah perbedaan besar yang mutlak dari mereka.”
Dan banyak lagi bisikan mereka yang mulai dari mengkasiani Chang an sampai menyayangi pertarungan itu dimana 3 pengawal dewasa melawan anak kecil sendirian.
“ hei kau bermulut besar, apa katamu. Perbedaan besar antara aku dan kalian? Hahahahhahaha.” Tawaan Chang an menggelegar hingga sampai ketelinga kedai arak yang posisinya jauh dari mereka.
“ apa yang kau tertawakan, maut sudah di depan mata tapi masih berlagak.” balas pengawal tersebut.
“ biarkan saja dia tertawa sepuasnya. jangankan tertawa, ingin menangispun nanti dia tidak akan bisa karena sebentar lagi akan mati.” ucap temannya.
“ benar.” Balas satunya.
“ hahahhahahahhahahahha..” tawa Chang an semakin pecah.
Membuat mereka mengernyit aneh, apakah Chang sungguh sudah gila, fikirnya.
“ hahahhahahahha..” kini suara tawa tersebut terdengar berlawanan arah dari arah sebelumnya, semua warga termasuk pengawal dan Shu he pun melihat sumber dari tawa tersebut.
Ya tawa tersebut berasal dari Yinfai.
__ADS_1