
“ oo iya nek, saya ingin bertanya” tanya Xhi Wen.
“Silahkan nona.” Balas nenek.
“ kemana perginya semua warga, mengapa disini sepi sekali nek?”
“ oo mereka ada nona, kami semua bersembunyi di rumah. Karena kami mendengar suara teriakan penghuni hutan seberang, apakah nona tidak tau?.” Tanya nenek itu serius.
“ memangnya ada apa nek?” Tanya Xioubou, dia sangat penasaran dengan apa yang di katakan oleh sang nenek.
Mereka tidak tau saja ini semua ulah mereka, yang mereka pikirkan kejadian tadi yang sempat menggeparkan satu kota itu di sebabkan oleh penghuni hutan itu sebelum mereka datang.
“ benarkah kalian tidak tau?” Tanya nenek itu sekali lagi dan semuanya menggeleng kecuali Xing, dia malah tidak mendengar dan sudah mengantuk karena bosan.
“ penghuni hutan tersebut sangat besar dan menyeramkan, saya juga tidak tau seperti apa bentuknya, karena jika ada manusia sudah masuk kedalam sana, tidak mungkin untuk bisa kembali lagi, Terlebih suami saya juga menjadi korban. Isunya, penghuni hutan itu berbentuk menyerupai kalajengking berkepala anjing, saya tidak tau kabar itu benar atau tidak, sampai sekarangpun belum ada yang berhasil selamat.” Ucap nenek tersebut, dia tidak tau saja penghuni yang dia sebutkan adalah Xing yang ada di depannya, Jika dia tau pasti dia bakalan pingsan.
Mendengar perkataan nenek tersebut membuat semua membulatkan mata dan saling melirik sebagai kode ternyata ini semua ulah kita.
__ADS_1
Nenek yang melihat reaksi merekapun mengkerutkan dahinya.
“ ada apa nona? Tuan tuan? Apakah ada sesuatu.”
“ ah tidak apa-apa nek, ooh iya nek maaf jika pertanyaan saya tidak sopan, kenapa nenek tinggal di gubuk yang paling ujung, bentuk wajah nenek juga sepertinya bukanlah orang yang memang berasal dari gubuk ini.” Tanya Xioubou yang bertele karena takut kata-katanya salah lagi.
“ aaa itu, sebelumnya saya ingin bertanya terlebih dahulu.” Balas nenek tersebut.
“ ya nek?” Jawab Xhi Wen.
“ aah tidak nek kami berasal dari kekaisaran Jian.” Balas Xhi Wen.
“ oo pantas saja kalian tidak tau. Jadi begini saya memang bukan orang yang berasal dari kalangan bawah. Saya adalah permaisyuri yang terbuang dari kekaisaran ini.” Ucap nenek dengan sedikit sedih.
“ lalu apa yang terjadi nek?” Tanya Yinfai.
“ hais kamu bocah, pengen tau saja.” Timpal Xioubou.
__ADS_1
“ ahhh paman aku sudah dewasa.” Balas Yinfai dengan muka cemberut.
“ sudah-sudah kalian mengganggu saja, orang lagi serius. Jika kalian mau bermain-main keluar saja sana.” Ucap Ji nan yang terusik dan membuat mereka terdiam seketika.
“ tapi kenapa nenek bisa dibuang? Bukankah tidak mudah membuang seorang yang sudah di angkat menjadi permaisyuri.” Tanya Xhi Wen.
“ itu karna..” ucapan nenek terpotong karena ada yang masuk dan menghentikannya.
“ ibu jangan beritahu mereka.” Ucap Tan lang yang baru masuk mendengar Xhi wen bertanya dan dia langsung membuka pintu untuk menghentikan ibunya.
“ kita tidak bisa mempercayakan orang asing, bisa saja dia mata-mata laki-laki tua itu.” Ucapnya lagi.
“ eh eh eh kok nuduh-nuduh.” Ucap Xioubou yang tidak terima.
“ duduk lah nak. Ibu tidak akan semudah itu mempercayai orang untuk menceritakan kisah kita.” Ucap nenek tersebut dan meraih tangan anak sulungnya.
“ tapi bu tetap saja, meskipun tidak ada hawa pembunuh dari mereka, kita tidak bisa mempercayainya. Kita tidak boleh mudah percaya kepada siapapun.” Balas Tan lang
__ADS_1