Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Mengapa kau menghukumku(revisi)


__ADS_3

“ baiklah-baiklah jadi apa alasanmu mengangkatku menjadi orangmu. Bukankah aku adalah seorang tahan apalagi kau lebih mengetahui apa perbuatanku kepada Chang Jin.”


“ apa kau fikir aku bodoh seperti chang Jin. Kau memang mantan putra mahkota tetapi darah bangsawan terus melekat pada dirimu. Kau tidak mungkin memberikan tubuhmu untuk di kotori, dan apalagi tubuh seorang jal*ng.” Ucap Xhi Wen.


Tangli yang mendengarpun tersenyum sinis.


“ jelaskan secara detail, Aku ingin lihat seberapa jauh kau mengetahui kebenarannya.” Balas tangli


“ kau tidak hanya mencuri kristal qu dari anak kecil itu, tetapi kau telah mempermainkan Chang Jin setiap dia berhubungan pasti yang berhubungan adalah pria lain. Kau membuat kristal qu merubah pria itu seperti kau, sehingga kau leluasa untuk mempermainkan Chang Jin. Aku tau tujuanmu, kau ingin membalaskan perbuatan Chang Jin yang tak senonoh itu.” Ucap Xhi Wen.


“ ya kau benar, aku sudah muak dengan tingkahnya. Aku sebenarnya tidak ingin melukai anak itu, tetapi aku takutkan adalah jika dia berteriak maka Chang Jin akan mengetahui keberadaan Kristal qu. Sejujurnya selepas aku menggunakan kristal Qu aku terus mencari keberadaan anak kecil itu, tetapi sayangnya sampi sekarang aku tak menemukannya.”


“ dan tunggu kau mengetahuinya, tetapi mengapa kau menghukumku?” Tanya tangli.

__ADS_1


“ kau memang sebenarnya tidak bersalah dalam hal itu, tetapi kau tetap bersalah karena melukai anak kecil itu, karena itulah aku menghukummu. Apa kau tau cambuk seribu kali adalah hukuman ku yang paling kecil.”


“ bergabunglah bersamaku, aku tau kau difiknah atas persekutuan organisasi rahasia itu, aku juga tau betapa pentingnya kau di dalam kekaisaran itu, sehingga dirimu terus dituduh dalang dari setiap masalah. Dan aku juga tau pengkhianat sebenarnya adalah kakakmu, dia cemburu padamu karena kau yang mendapatkan gelar putra mahkota padahal dia yang anak sulung.”


Ucapan Xhi Wen mampu membuat tangli menunduk sedih.


“ kau tenang lah dan percayalah selama kau bergabung denganku maka kita akan membalaskan dendam kepada mereka.” Ucap Xhi Wen.


“ kau benar, baiklah aku akan bergabung denganmu, dari semua pengetahuan dan keahlian mu aku percaya bahwa kemenangan pasti ditangan kita.” Balas tangli.


“ aku sudah mencarinya untuk meminta maaf dan bertanggung jawab, tetapi aku tidak dapat menemukannya.”


“ tenang lah kini dia sudah aman, dan dia sudah ku angkat menjadi adik kandungku.”

__ADS_1


“ benarkah? Apakah dia adik kandungmu?” Tanya tangli.


“ benar dia adalah adik kandungku, awalnya tidak setelah beberapa mantra baru kami resmi menjadi adik kakak.”


“ baiklah pertemukan aku denganya, Aku benar-benar bersalah terhadapnya.” Balas tangli.


Xhi Wen pun membawa tangli kedalam ruang dimensi. Dan dia kembali terkejut, rasanya hari ini dia rasa akan memiliki serangan jantung, karena terus terkejut, dan kini ia berjanji untuk tidak terkejut.


“ apakah ini ruang dimensimu?,” tanya tangli.


“ ya benar ini ruang dimensiku.” Balas Xhi Wen.


“ sangat besar tetapi tidak sebesar ruang dimensi dewa kehidupan.” Ucap tangli.

__ADS_1


“ apa?” Tanya Xhi Wen sedikit terkejut dia tidak tau di dunia yang ia tempati sekarang bukan hanya dia yang menjadi seorang dewi tapi juga ada dewa lainnya.


“ ya dewa kehidupan, jangan bilang kau tidak tau.” Ucap tangli dan tak dapat jawaban dari Xhi Wen.


__ADS_2