Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
bersandiwara?


__ADS_3

" tidak ada dia sudah pulih hanya butuh 2 hari untuk memulihkan keadaanya" ucap xhi Wen.


"benarkah ? apa kau yakin ?" tanya Jian PO panik.


" iyaa kau bisa melihatnya sehat setelah ini. tetapi yang mulia ada yang ingin saya bicarakan padamu" ucap xhi Wen.


" ada apa gadis kecil? "


" seperti yang yang mulia ketahui bahwa tabib yang ada di istana hanyalah seseorang yang menyamar. jadi anda dan permaisuri harus bersandiwara terlebih dahulu"


" bersandiwara? "


Jian PO tidak mengerti apa yang di katakan xhi Wen.


xhi Wen yang tersadar bahwa dia di dunia yang berbeda menepuk jidatnya.


" maksud saya begini yang mulia, anda harus pura pura bersedih agar tidak ketahuan olehnya, sedangkan permaisuri akan tetap tertidur selama 2 hari untuk benar benar memulihkan tubuhnya."


" bagaimana bisa Zhen menahan amarah? sedangkan rencana Zhen tadi setelah keluar paviliun ini akan mengeksekusikan dia di hadapan rakyat agar tidak ada hal buruk yang terjadi lagi!"


" yang mulia anda harus berfikir lagi, jika tabib itu kita eksekusi kan maka kita tidak akan tahu siapa dalang dari semua ini. dan lagi belum tentu kejahatan tidak terjadi lagi sedangkan dalang nya dan rekannya tidak di temukan, alhasil kita hanya membunuh krikil. yang mulia kita harus tau dalang dari kejahatan ini dan apa tujuan mereka melakukan ini."


" kau benar, Zhen sangat emosi Zhen tidak bisa melihat orang yang Zhen sayang terluka seperti ini. " keluh Jian PO.

__ADS_1


" ooh iya gadis kecil kau sangat pintar dan berbakat, Zhen belum tau siapa namamu?" sambungnya yang kini sudah terlihat sedikit tenang.


" nama saya Xhi Wen yang mulia "


" Xhi Wen, sepertinya tidak asing di telinga Zhen."


" yang mulia mengenali saya?" tanya xhi Wen.


" Zhen juga tidak jelas, tetapi namamu sepertinya tidak asing bagi Zhen " ucapnya yang tengah berfikir.


" ahh sudahlah lupakan saja. oh iya nona Xhi Wen apakah kau mau menemaniku ke ruang sidang?" tanya Jian PO.


" apakah saya di izinkan yang mulia?"


" seperti keinginan mu yang mulia" ucapnya sambil menunduk, dan mereka pun menuju ruang sidang.


" perhatian yang mulia kaisar Jian PO memasuki ruangan " teriak penjaga ruang sidang memberi tahu kedatangan kaisarnya.


" perhatian yang mulia putra mahkota Jian chu memasuki ruangan "


" perhatian yang mulia putri Jiang ming memasuki ruangan"


" perhatian Mentri kanan Xue Bon dan putrinya Xue chai kekaisaran Jin memasuki ruang " mendengar teriakan itu membuat jantung putra mahkota berdegub kencang dan meriuhkan ruangan tersebut.

__ADS_1


dengan sombongnya serta dengan anggunnya Xue chai memasuki ruangan .


" perhatian Mentri kanan chuai si dan panglima perang shi Rui memasuki ruangan "


"perhatiannn...."


disela teriak penjaga membuat yang di dalam ruang sidang lebih riuh karena bertanya tanya siapa tamu yang di undang ke ruang sidang, sebab tidak sembarang orang yang bisa memasuki ruangan tersebut.


" siapa kali ini " ucap pengawal A


" aku tidak tau juga, aku bahkan tidak mendengar ada tamu yang datang" ucap pengawal B.


" aku mendengar bahwa ada seorang gadis kecil yang mengaku sebagai alchemist" ucap pengawal C.


" apa jangan jangan dia akan di hukum karna telah mempermainkan kaisar" ucap pengawal B .


" ehem " deheman panglima membuat mereka terbungkam dan tegap seketika.


"... nona Xhi Wen memasuki ruangan " lanjut penjaga.


melihat gadis kecil yang sudah seperti bidadari surga membuat mereka terpesona terutama para pria. Meskipun wajahnya tertutup cadar auranya masih dapat dirasakan dan dilihat oleh semua orang.


sedangkan ada seorang wanita yang melotot dan emosi melihat gadis mungil itu.

__ADS_1


__ADS_2