
Besoknya semua rakyatpun berkumpul di sebuah lapangan besar guna untuk menyambut perayaan besar maupun tempat eksekusi tahanan.
Seperti yang dikatakan oleh Xhi Wen hari ini tangli akan di hukum seribu kali cambuk.
Semua rakyat yang melihat kedatangan tangli dalam kondisi di rantai pun mencemoohnya, mereka semua tidak sabar melihat tangli dihukum.
Hukuman pun di langsungkan. Jeritan demi jeritan yang dilontarkan oleh mulut tangli yang tak tahan akan rasa sakit akibat cambukan dari seorang prajurit yang bertugas menghukum para tahanan.
Hukuman pun selesai, kini Xhi Wen maju dan mengatakan.
“ perhatian semuanya disini aku Jendral Xhi Wen, akan mengangkat tahanan tangli untuk menjadi orang pribadi ku. Jika adaa yang tidak setuju silahkan angkat tangan.”
Setelah Xhi Wen mengumumkan bahwa dia akan mengangkat tangli menjadi orang nya, tidak ada satu orang pun yang tidak terkejut. Semua tentu terkejut dan bertanya-tanya mengapa?.
Dan tak lama ada seorang pemuda yang memberanikan diri untuk mengangkat tanganyya.
“ apakah kau tidak menyetujui keputusanku?” Tanya Xhi Wen.
__ADS_1
“ bukan begitu Jendral, aku hanya ingin bertanya satu hal.” Ucap pemuda itu.
“ tanyalah”
“ mengapa kau ingin tahanan ini menjdi budakmu, bukankah dia seorang penjahat?” Tanyanya
“ kau benar dia penjahat, tetapi bukn berarti mereka tidak akan berubah bukan. Mungkin benar kini dia belum berubah, tetapi selama dia menjadi orangku, percayalah dia akan setia kepada kekaisaran ini.”
Setelah Xhi Wen mengucapkan itu, semua pun percaya, tidak ada lagi pertanyaan. Bahkan kini mereka menyetujui kehendak Xhi Wen.
Tapi tidak untuk tangli, dia masih bertanya mengapa Xhi Wen mau mengangkat dirinya untuk menjadi orangnya.
**
Pada malam harinya Xhi Wen meminta pengawal untuk membawa tangli ke ruangannya.
“ mengapa kau menginginkan aku menjadi orangmu?” Tanya tangli langsung saat dia sampai di pintu.
__ADS_1
“ kalian keluarlah.” Ucap Xhi Wen kepada pengawal. Dan pengawalpun mundur dan pergi.
“ mengapa kau sangat terburu-buru sekali, duduklah dan minumlah teh yang aku seduh sendiri ini.” Ucap Xhi Wen yang tengah menyeruput teh hijau.
Awalnya tangli sedikit ragu, tetapi dia yang bersikap bodo amatan langsung mengangkat bahu lalu duduk dan meminum teh hijau tersebut.
Seketika matanya melotot ketika meminum satu seruput teh hijau tersebut.
“ si-apa kau sebenarnya?” Tanya tangli langsung.
“ apa kau lupa saat orangku mengatakan bahwa aku siapa pada saat aku menghukum Chang Jin.
Dan saat mendengar balasan Xhi Wen tangli langsung menepuk jidatnya. Bisa-bisanya dia melupakan hal itu.
Memang sejujurnya saat dia menyaksikan tragedi itu dia merasa hal itu tak mungkin, dia berasa mimpi, dan itu hanya khayalan sepanjang ia menunggu di hukum dia seperti orang bodoh yang melamun sepanjang hari seperti kehilangan titik kehidupan. Entah apa yang difikirnya.
“ apakah kau banyak memiliki tumbuhan teh hijau roh ini, bolehkah aku meminta bibitnya?” Tanya tangli seperti anak-anak yang meminta mainan.
__ADS_1
Dengan santainya Xhi Wen menyentil dahi tangli.
“ apakah aku ibumu yang mudah memberikan apapun milikku padamu saat kau meminta? Jangan lupakan aku mengangkatmu menjadi apa.” Ucap Xhi wen.