Time Travel ;Jendral Xhi Wen

Time Travel ;Jendral Xhi Wen
Siasat(revisi)


__ADS_3

“ lalu bagaimana.” Tanya panglima kembali.


“ karena kita tak kekurang pasukan jadi kita bisa mengepung mereka, aku cukup percaya juga bahwa mereka cukup atau bahkan sangat kuat dari kalian. Jadi pasukan kita hanya perlu melawan para bandit saja sedangkan aku, Tangli, panglima dan para kasim akan melawan yang lebih kuat.” Ucap Xhi Wen dia fikir itu cukup efesien.


“ jika tidak berhasil lalu apa rencana B.” Jin Huo harus tau secara detail agar nantinya bisa langsung mengerti langkah apa yang dia ambil dalam situasi apapun.


“ rencana B adalah kalian bersembunyi saja.”


Jawabn dari Xhi Wen membuat semuanya tercengang.


“ yang benar saja Jendral.” Mereka semua tentu berpendapat sama dengan yang di katakan oleh Jin Huo.


“ aku serius kalian bersembunyi bukan hanya sekedar menghindari mereka malah sebaliknya kalian menyerang mereka.” Ucap Xhi Wen.

__ADS_1


“ maksud jendral?”


“ sebelum kita berperang nantinya kalian harus sediakan busur di setiap semak ataupun atas pohon. Kita akan tetap melakukan rencana A ketika sekiranya mereka lebih kuat, kalian hanya perlu membidik mereka menggunakan panah yang akan aku berikan, aku sudah menyiapkan panah tersebut. Dan tentu saja bukan panah biasa itu sudah ku racik dengan racun jadi lawan akan menjadi lemah pada saat itu kita bisa menghajarnya lagi.” Dari penjelasan itu membuat semuanya takjub dan ngeri terhadap Xhi Wen.


Dia bahkan telah menyiapkan racun jika dibutuhkan untuk membunuh lawannya.


“ tapi para bandit itu rata-rata seorang kultivator takutnya racun tidak akan mempan untuk mereka.” Ucap Jin Huo lagi.


Setelah mendengar kepercayaan diri Xhi Wen mereka akhirnya setuju, meskipun masih banyak yang ragu tetapi mereka tidak punya pilihan lain ataupun memiliki rencana yang lebih bagus.


Malam pu tiba kini mereka semua berkumpul melingkar dan di tengah tengahnya sudah tersedia api unggun untuk menghangatkan malam yang dingin.


Jin Huo duduk di samping Xhi Wen karena dia orang yang sangat meragukan rencana Xhi Wen.

__ADS_1


“ jendral aku bukannya tidak percaya padamu, tetapi aku tidak yakin dengan rencanamu.” Akhirnya Jin Huo membuka suara karna dia benar benar harus mendiskusikannya.


“ ada masalah apa dengan rencanaku, atau kau memiliki rencana lain?” Xhi Wen sebenarnya kesal dengan pikiran Jin Huo tapi Xhi Wen masih besikap tenang.


“ baru kemarin ku pingsan karna hanya di tendang oleh seorang pelayan jadi aku juga takut rencanamu malah tidak membuahkan hasil.” Ucapan Jin Huo membuat dia kesal.


“ baiklah, jika begitu bagaiaman kalau kita bertaruh saja.” Ucap Xhi Wen dia sebenarnya sangat marah, ucapan Jin Huo seperti menghinanya dan tentu saja kata kata tersebut memang penghinaan buat dia.


“ sepertinya menarik.” Ucap Jin Huo.


“ jika rencanaku berhasil maka kau harus memenuhi 5 permintaan dariku, sebaliknya jika rencanaku tidak berjalan baik maka kau bisa memintaku memenuhi keinginanmu?” Xhi Wen rasanya ingin menghantam wajah Jin Huo sayang itu hanya angannya saja.


“ setuju.”

__ADS_1


__ADS_2