
Ling Ling pun kembali bekerja dan Xhi Wen sudah terlelap dalam tidurnya.
Sedangkan di sebuah ruangan ada seorang pria yang sangat tampan, wajahnya yang memiliki aura pemimpin serta tegas, dan badan yang sangat kekar Menunjukkan bahwa dia adalah seorang pemimpin yang gagah dan perkasa.
Ya tentu saja dia adalah seorang pemimpin prajurit yaitu panglima fang ji huo putra bungsu dari keluarga fang yang sangat terkenal di dunia bawah.
Memiliki sifat sedingin es, bahkan dia memiliki elemen tersebut.
Rambutnya yang berwarna putih keperakan,hidung yang mancung, dan kulit yang putih, Sangat sempurna.
Ia sedang duduk sambil membayangkan wajah cantik seorang gadis yang memiliki hidung kecil tapi mancung, mata yang indah, rambut panjang yang elok dan wangi tubuh wanita itu sangat khas tak ada yang mempunyai aroma seperti itu.
Dan tentu saja yang iya fikirkan tak lain dan tak bukan adalah Xhi Wen.
“ ahhh mengapa aku memikirkan gadis itu, ada apa denganku, mengapa aku menjadi seperti ini. Tidak tidak tidak hilang lah kau hilangggg.” Pekik jin huo.
__ADS_1
“ salam panglima, apa ada sesuatu panglima? Apa yang hilang panglima?” Tanya seorang kasim yang bernama Tian Oh.
Mendapat pertanyaan seperti itu, membuat panglima membalik sikapnya seperti semua. Sejujurnya dia sangat malu, emage nya seketika jatuh.
“ tidak ada kasim Tian Oh, ada kepentingan apakah Kasim yang sangat sibuk ini, menyempatkan waktu ke ruangan panglima kecil ini.” Balas jin huo.
“ hahaha ayolah huo kau tak perlu seperti itu kawan, kau lah yang sangt sibuk makanya aku tak mengganggumu. Bagaimana apakah wanita di desa xhuelian cantik cantik ?” Tanya Tian Oh.
Jin Huo dan Tian Oh sudah bersahabat dari mereka mulai mengenal lingkungan karena mereka tetanggan dan ibunya sering bergaul dengan tetangga sehingga saat anaknya di bawa mereka mulai bermain dengan teman sebayanya.
“ ahh disini sudah sangat membosankan Huo.”
“ ohh yaaa, aku dengar dari para prajurit kita kedatangan Jendral wanita dari kekaisaran Jian ya, bukan kah isunya dia sangat cantik bak seorang dewi.” Sambung Tian Oh.
“ tidak dia biasa saja bagiku.” Balas Jin Huo. Yang sebenarnya dia juga sangat mengagumi kecantikan Xhi Wen. Tetapi dia tidak sadar dan belum mengerti tentang prasaannya dia belum pernah merasakan yang namanya menyukai lawan jenis apalagi cinta.
__ADS_1
Makanya dia belum mengerti meski hati dan fikirannya resah yang terus memikirkan Xhi Wen.
“ heh semua wanita yang ada di depan matamu tak akan terlihat cantik, jika suatu saat kau menyukai seorang wanita, maka aku akan menjadi budak mu selama sepekan.” Ucap Tian Oh dengan lagaknya.
“ hahahaha..” hanya tawa yang di balas oleh Jin Huo dia memang mengakui hal itu.
“ aku akan pergi melihatnya, mari kita lihat secantik apa wanita itu, sehingga isu tentangnya tersebar luas.” Ucap Tian Oh.
Jin Huo yng melihat sikap Tian Oh hanya bisa menggeleng kepala, dan selalu berfikir kapan sahabatnya ini berubah.
Tian Oh pun pergi meninggalkan Jin Huo dengan alasan ingin mencari jendral wanita cantik itu.
Saat Tian Oh melewati pintu, senyuman yang tersisa untuk Tian Oh seketika hilang berubah menjadi panik.
“ hampir saja, ahhhh ada apa dengan hatiku ini, sangat resah tidak bisa tenang.” Ucapnya dan ia memilih untuk tidur.
__ADS_1