
Di pagi hari mereka sudah bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan penjelajahan mereka.
"Apakah semuanya sudah kalian bawa?tidak ada yang kalian lupa bukan?"ucap Besno,
"Sepertinya tidak ada yang tertinggal"ucap Smarta,
"Apakah kalian benar-benar tidak mau menginap beberapa hari lagi?"tanya Glim,
"Akan sangat menyenangkan jika kami bisa diam lebih lama lagi, sayangnya kami tidak boleh berlam-lama"ucap Smarta,
"Jadi begitu ya....baiklah"ucap Glim,
"Kapanpun itu kami pasti akan menyambut kalian"ucap Besno,
"Kami senang mendengarnya, kami pasti akan kemari jika suatu saat nanti kami melewati tempat ini lagi"ucap Smarta,
"Padahal aku masih ingin disini"ucap Geani dengan menggerutu,
"Sudah, tujuan kita kan menjelajah"ucap Harnely,
"Huft kau benar, aku tidak bisa mengelak"ucap Geani,
"Baguslah kalau begitu"ucap Harnely,
"Oh iya, ngomong-ngomong bawalah ini"ucap Besno sambil memberikan sesuatu kepada Smarta,
"Ini....jangan-jangan"ucap Harnely dengan terkejut,
"Kau bisa memilikinya"ucap Besno,
"Emm apa ini?"tanya Smarta,
"Itu adalah salah satu peninggalan kerajaan ini, raja sendiri yang memberikannya pada kalian"ucap Roin,
"Kalau begitu bukankah seharusnya benda ini sangat langka?"tanya Smarta,
"Nyawa para warga lebih penting dibandingkan benda itu, dan benda itu masih sangatlah belum ada artinya dibandingkan kebaikan kalian dalam melindungi kota"ucap Roin,
"Waaaah aku tidak menyangka ini"ucap Harnely,
"Memangnya apa bagusnya benda itu?"tanya Geani dengan datar,
"Hei sssttt, jangan sampai didengar mereka"ucap Harnely dengan berbisik,
"ngomong-ngomong aku cukup dikenal oleh beberapa kota di luar sana, mungkin saja dengan adanya benda itu kalian bisa mengakses sesuatu dengan mudah"ucap Besno,
"Waah jadi begitu"ucap Smarta,
"Kurang lebih seperti itu"ucap Besno,
"Apakah tidak apa?benda ini sepertinya bukanlah benda biasa"ucap Smarta,
"Tidak perlu khawatir, meski tidak sebanding dengan jasa kalian, hanya itu saja hadiah terbaik yang bisa diberikan oleh pihak kerajaan"ucap Besno,
"Hmm baiklah, kami akan menerimanya dengan senang hati"ucap Smarta,
"Baguslah kalau begitu"ucap Besno,
"Sepertinya sudah waktunya"ucap Harnely,
"Kau benar, kalau begitu kami akan berangkat"ucap Smarta,
"Baiklah, berhati-hatilah di luar sana"ucap Besno,
"Baik"ucap Smarta,
"Jika kau bosan kau bisa kemari dan melihat beberapa buku"ucap Besno,
"Ahahah aku pasti akan kemari jika ada yang ingin aku cari tahu"ucap Smarta,
__ADS_1
"Aku akan menantikannya"ucap Besno.
"Kalau begitu, kami berangkat"ucap Smarta,
"Baik, hati-hati ya"ucap Besno diikuti oleh banyak orang di sana.
Lalu mereka meninggalkan kota.
"Kalian sudah mau berangkat?"tsnya Grem,
"Itu benar"ucap Smarta,
"Sayang sekali, baiklah berhati-hatilah"ucap Grem,
"Baik"ucap Smarta.
Dan pada akhirnya mereka meninggalkan kota dan bersiap untuk menantikan hal baru apa yang akan mereka temui nantinya.
"Aku penasaran kenapa ketua memberikan mereka benda itu"ucap Besno,
"Kita ikuti saja, lagipula perkataan raja tidak pernah salah"ucap Roin,
"Hey...aku dengar ada keramaian pagi-pagi begini, ada apa?"tanya Fradon yang baru saja datang,
"Ups sepertinya kau telah melewatkan sesuatu yang penting"ucap Glim,
"Apa itu?dimana Harnely dan teman-temannya?"tanya Fradon,
"Mereka baru saja berangkat tadi"ucap Besno,
"Haah!!!tidak mungkin!!!"ucap Fradon dengan sangay terkejut,
"Aku benci mengakuinya, namun memang begitulah"ucap Glim,
"Padahal ada yang ingin kusampaikan pada Harnely"ucap Fradon,
"Sayangnya aku tidak memiliki keberanian akan hal itu"ucap Fradon,
"Dasar kau ini, langsung katakan saja padanya"ucap Besno,
"Sudahlah, lupakan saja"ucap Fradon,
"Setidaknya kau masih bisa memiliki ini"ucap Glim sambil memberikan suatu benda padanya,
"I..i...ini....."ucap Fradon dengan terkejut,
"Meski tidak jelas, setidaknya kau bisa mengenali wajahnya"ucap Glim,
"Begini saja sudah cukup, terima kasih kawan"ucap Fradon,
"Tidak masalah"ucap Glim.
#Luar kota
"Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang?"tanya Geani,
"Mungkin menunggu masalah baru"ucap Smarta,
"Sampai kapan kita melakukan ini?"tanya Geani,
"Tentu saja sampai semua tempat sudah kita datangi"ucap Smarta,
"Huft, pasti akan memakan waktu cukup lama"ucap Geani,
"Tenang saja, ngomong-ngomong kita sudah menjelajahi setidaknya beberapa persen dari planet ini"ucap Harnely,
"Huft masih sedikit"ucap Geani,
"Tenang saja, seharusnya menyenangkan jika kita dapat mengunjungi berbagai tempat bukan?"ucap Smarta,
__ADS_1
"Itu benar, aku harap ada hal yang menarik selanjutnya"ucap Geani,
"Tentu saja, seiring berjalannya waktu kita pasti akan menemukan hal yang menarik"ucap Harnely,
"Aku harap begitu"ucap Geani.
Sementara itu, di kota Down Town, Gradzio baru saja sampai di gerbang kota Down Town.
"Selamat datang hahahah"ucap Yenshi,
"Dasar kau ini masih saja seperti itu"ucap Galcin,
"Setidaknya kita harus ramah bukan?"ucap Yenshi,
"Meski begitu seharusnya kau bisa jaga bahasamu"ucap Galcin,
"Hehehe maaf"ucap Yenshi,
"Apakah semua baik-baik saja?"tanya Galcin,
"Entahlah, ada banyak hal yang masih harus kita teliti"ucap Gradzio,
"Padahal yang kau lakukan hanyalah keliling-keliling tidak jelas hufttt"ucap Vriln dengan kesal,
"Tentu saja aku harus melindungimu dari bahaya"ucap Gradzio,
"Meski begitu aku tetap tidak akan pernah menerima hal ini"ucap Vriln dengan kesal,
"Sudah-sudah, lagipula kita ini satu tim, sudah seharusnya saling membantu"ucap Klinto,
"Terserah kau saja"ucap Vriln dengan kesal,
"Ngomong-ngomong melijat kelakuan kalian mengingatkanku dengan anak itu"ucap Galcin,
"Hmm?siapa?"tany Vriln,
"Siapa lagi kalau bukan anak itu"ucap Galcin,
"Aah maksudmu Smarta?"ucap Gradzio,
"Tcih, bisa-bisanya dia masih mengingat wanita itu"pikir Vriln,
"Aku rasa kau benar, sudah cukup lama ya sejak mereka bertiga pergi"ucap Klinto,
"Aku penasaran sudah sejauh mana mereka menjelajahi planet ini"ucap Gradzio,
"Meski begitu, aku rasa mereka akan baik-baik saja"ucap Vriln,
"Aku juga berharap begitu, namun setelah banyaknya alien yang kita tangani....apakah kalian yakin akan hal itu?"tanya Klinto,
"Tidak perlu khawatir, aku sudah cukup lama mengenal Smarta, dan aku tahu persis bagaimana dan seberapa kuatnya dia"ucap Gradzio,
"Hmm sepertinya kau benar, bahkan turnamen ilegal berhasil dimenangkannya hahahah"ucap Klinto,
"Tetap saja ia masih belum cukup kuat untuk menerobos itu"ucap Gradzio,
"Dasar, hal itu mana mungkin bisa ia lakukan"ucap Vriln,
"Mungkin tidak sekarang, namun bagaimana jika hal itu terjadi?"ucap Klinto.
Mereka pun terdiam bahkan sampai mereka tiba di markas.
"Hey, apakah kau mengerti apa yang mereka bicarakan?"tanya Yenshi,
"Aku berharap kau tidak menanyakan hal itu dan tidak mencari tahunya"ucap Galcin,
"Huft...kalau kau yang mengatakan hal itu...baiklah aku tidak bisa melawan"ucap Yenshi,
"Syukurlah kau pengertian"ucap Galcin.
__ADS_1