Unique Power

Unique Power
95[] Menginap


__ADS_3

"Bagaimana mungkin kau mengetahui hal ini?"tanya Glim dengan heran,


"Emm sebaiknya kita tidak membicarakannya di depan umum begini"ucap Smarta,


"Apakah terjadi sesuatu tuan?"tanya penjaga itu,


"Ehm tidak, lanjutkan tugas kalian"ucap Glim,


"Baik tuan"ucap penjaga itu,


"Kalian ikutlah denganku"ucap Glim,


"Baik"ucap Smarta.


Lalu mereka berjalan mengikuti Glim menuju tempat kediamannya.


"Dimana dia tinggal?"tanya Smarta,


"Sebentar lagi kau akan melihatnya"ucap Fradon,


"Aku penasaran dengan kota ini"ucap Harnely,


"Tenang saja, kalian bisa menjelajahi kota ini, kami sangat terbuka dengan pengunjung"ucap Fradon,


"Lebih tepatnya dengan penyelamat kota"ucap Glim,


"Anda bisa saja hahahah"ucap Fradon,


"Hmm?anda?sejak kapan dia menjadi formal?"pikir Smarta,


"Nah kita sudah sampai"ucap Glim,


"Rumah yang ind–"ucap Geani.


Seketika mereka terdiam sekaligus terkejut dengan apa yang mereka lihat.


"Selamat datang kembali tuan"ucap seorang pria,


"Hai, lama tidak berjumpa Roin"ucap Glim,


"Astaga, padahal anda baru saja pergi hahahah"ucap Roin,


"Ehm kau benar hahahah"ucap Glim,


"Sepertinya kau akrab dengannya"ucap Smarta,


"Tidak mengherankan, sudah seharusnya seorang pelayan akrab dengan tuannya"ucap Fradon,


"Huh?pelayan?jangan-jangan Glim ini?"ucap Harnely,


"Itu benar, aku adalah salah satu keluarga kerajaan, sepertinya kalian baru mengetahuinya"ucap Glim,


"Tentu saja, dengan pakaian kumuh seperti itu mana bisa kita tahu bahwa kau adalah seorang keluarga kerajaan"ucap Geani,


"Dasar kau ini selalu saja berbicara tanpa berfikir"ucap Harnely,


"Benarkah?hehehee"ucap Geani dengan bangga,


"Selagi kami sedang menyiapkan makanan, bagaimana kalau kita makan bersama?tidak apa kan Roin?"ucap Glim,


"Tentu saja tuan, selama anda yang meminta pasti akan kami laksanakan"ucap Roin.


Lalu mereka memasuki rumah Glim.


"Waah isinya tidak jauh berbeda dengan rumah Harnely"ucap Geani,


"Emm mungkin karena dia juga keluarga kerajaan"ucap Smarta,


"Hmm aku selalu berfikir apakah kita pernah bertemu?"tanya Fradon,


"Ehm entahlah, aku tidak tahu"ucap Harnely,


"Jadi begitu ya"ucap Fradon,


"Kalian tunggulah disini, dan kau, bisakah kau ikut denganku?"tanya Glim,


"Baiklah"ucap Smarta.

__ADS_1


Sementara mereka menunggu di ruang makan, Smarta dan Glim menuju atap untuk membicarakan suatu hal.


"Apa yang hendak kau bicarakan?"tanya Smarta,


"Kepekaan yang bagus, aku ingin bertanya mengenai waktu yang kau katakan itu"ucap Glim,


"Waktu?maksudmu sihir waktu?"tanya Smarta,.


"Itu benar"ucap Glim,


"Memangnya apa yang ingin kau tanyakan?"tanya Smarta,


"Aku hanya penasaran, bagaimana bisa kau mengetahui sihir itu?dan siapa kau sebenarnya?"tanya Glim,


"Bukankah sudah kukatakan?aku hanyalah seorang pemburu alien, dan kebetulan aku pernah melawan alien dengan keahlian sihir waktu"ucap Smarta,


"Bagaimana bisa kau menyimpulkan bahwa kekuatan itu sihir waktu?"tanya Glim,


"Tentu saja dengan mengamatinya, setelah aku mengalahkan alien itu, seketika aku berpindah ke tempat dengan waktu dimana aku hendak bertemu dengan alien itu"ucap Smarta,


"Begitu ya..hmm sepertinya kau ada benarnya, penjaga itu terakhir kali berbicara padaku tepat dua tahun lalu"ucap Glim.


Hal itu mulai membuat Smarta bingung.


"Tunggu, dua tahun?"tanya Smarta dengan bingung,


"Itu benar, sudah dua tahun sejak tempat ini hancur, dan entah kenapa tiba-tiba kembali seperti saat ini"ucap Glim,


"Mungkin saat itu alien yang menyerang adalah alien dengan sihir waktu"ucap Smarta,


"Mungkin saja..ehmm...baiklah kau bisa kembali ke teman-temanmu, sepertinya lebih baik aku tidak membahasnya dan menganggap semua tidak terjadi"ucap Glim,


"Baiklah"ucap Smarta yang lalu berjalan meninggalkan Glim,


"Ehm terima kasih untuk pertolonganmu waktu itu"ucap Glim,


"Tidak masalah"ucap Smarta.


Di ruang makan, mereka sudah makan lebih dulu selagi Smarta dan Glim berbincang-bincang.


"Sayang sekali kau terlambat Smarta, makanan ini enak sekaliii"ucap Geani dengan sangat senang,


"Kalau begitu makanlah lebih cepat hahahah"ucap Geani dengan meledek,


"Dasar kau ini!!!"ucap Harnely,


"Makanlah sepuas kalian, makanannya masih banyak"ucap Roin,


"Apakah tidak apa?"tanya Smarta,


"Kami sudah mendengarnya dari Fradon, kami sungguh berterima kasih pads kalian"ucap Roin,


"Makanlah sepuas kalian, ini rasa terima kasih kami"ucap Glim,


"Baiklah kalau begitu"ucap Smarta.


Dengan lahap Smarta pun makan dengan sangat cepat.


"Heey nanti cepat habissss"ucap Harnely,


"Kenapa kau tidak makan dengan cepat juga?"tanya Geani,


"Tidak terima kasih, aku akan makan dengan santai"ucap Harnely,


"Baiklah"ucap Geani yang dengan cepat mengambil bagian Harnely,


"Itu kesukaanku!!!!"ucap Harnely dengan kesal,


"Makan yang cepat hahahah"ucap Geani,


"Dasar"pikir Harnely.


Dan pada akhirnya Harnely pun ikut makan dengan cepat, hingga beberapa saat kemudian seseorang datang memasuki ruangan.


"Apakah kalian suka dengan makannya?"tanya seorang pria,


"Kami sangat menyukainya"ucap Smarta,

__ADS_1


"Baguslah kalau begitu"ucap pria itu,


"Em anda siapa?"tanya Geani,


"Astaga maaf, namaku adalah Besno ayah dari anak yang merepotkan itu"ucap Besno,


"Ayaahh jangan mempermalukanku!!"ucap Glim,


"Sudahlah, lagipula memang begitu hahahha"ucap Besno,


"ngomong-ngomong, apakah kau menemukan sesuatu yang menarik?"tanya Besno,


"Emm tidak ada"ucap Glim,


"Begitu ya....sudahlah yang penting kau tidak apa-apa"ucap Besno,


"Kehidupan kalian pasti sangat damai ya"ucap Smarta,


"Tentu saja, kita ini keluarga, harus akrab bukan?hahahahahh"ucap Besno,


"Besno, sepertinya aku pernah mendengar nama itu"pikir Harnely.


Setelah mereka selesai makan malam, mereka menuju kamar yang sudah tersedia untuk menginap.


"Apakah tidak apa?"tanya Smarta,


"Semua baik-baik saja, jika ada yang kalian perlukan katakan saja"ucao Roin,


"Baiklah"ucap Smarta.


#Kamar


"Ruangan yang besar, bahkan cukup untuk lima orang"ucap Geani,


"Sudah pasti, lagipula seorang keluarga ternama sudah pasti memiliki ruangan yang pasti luas"ucap Harnely,


"Kau benar, mirip seperti kamar Harnely"ucap Smarta,


"Lalu apa yang akan kalian lakukan disini?"tanya Geani,


"Sepertinya aku akan berkeliling kota"ucap Smarta,


"Aku akan mencari informasi di perpustakaan di daerah ini"ucap Harnely,


"Lalu bagaimana denganmu Geani?"tanya Smarta,


"Hmm aku rasa aku akan...emm...entahlah, mungkin aku akan ikut Harnely mencari informasi"ucap Geani,


"Begitu ya..baiklah"ucap Smarta.


Lalu mereka beristirahat dan akhirnya tertidur.


#Kamar Glim


"Hmm cerita yang rumit, namun hal itu memanglah tidak mustahil"ucap Besno,


"Apakah ayah yakin?bagaimana mungkin hal itu nyata?"tanya Glim,


"Dari ceritamu sepertinya masuk akal adanya pengguna sihir waktu, namun digunakan oleh alien"ucap Besno,


"Lalu bagaimana dengan sistem waktu dunia ini?"tanya Fradon,


"Itu mudah, intinya di sekitar suatu daerah yang ditandai pemilik sihir terdapat suatu penghalang yang membuat segala sesuatu didalamnya tidak bekerja, dan sepertinya yang dihentikan oleh alien itu adalah waktu"ucap Besno,


"Bagaimana ayah bisa mengetahui hal itu?"tanya Glim,


"Entahlah kau akan percaya atau tidak, sebelumnya ayah juga pernah bertemu dengan alien seperti itu"ucap Besno,


"Pantas saja ayah tidak terkejut"ucap Glim,


"Hal itu memang tidak masuk akal, namun begitulah sistem kerja yang ayah tahu"ucap Besno,


"Jadi begitu"ucap Glim,


"Sekarang kau beristirahatlah, sudah larut malam"ucap Besno,


"Baik ayah"ucap Glim.

__ADS_1


#Kamar Smarta


"Aku masih penasaran, Glim....siapa ya?"pikir Harnely.


__ADS_2