
Gradzio melesat ke arah alien tersebut dengan cepat, setelah mencobanya berulang kali, ia hanya bisa memberi luka yang sia-sia, sementara dia sendiri mengalami luka yang mulai sedikit mengkhawatirkan.
"Sial, alien ini tidak ada habisnya"ucap Smarta,
"Smar..ta"ucap Harnely,
"Tenang saja Harnely, alien yang membuatmu seperti ini ada tepat didepan kami, bertahanlah sedikit lagi"ucap Smarta.
Di lain sisi, dibagian tengah kota, para alien slayer mulai kelelahan.
"Bagaimana ini? mereka benar-benar kuat"ucap Galcin,
"Aku tidak mengerti, tiba-tiba saja mereka lebih kuat dari yang tadi"ucap Yenshi,
"Kalian jangan menyerah, kita pasti bisa "ucap Vriln,
"Meskipun begitu...."pikir Vriln,
"Aku tidak menyangka serangan kali ini membuatku kerepotan"pikir Brastino,
"Apakah kau baik-baik saja ketua?"tanya Klinto,
"Tidak apa, kita hanya perlu membersihkan mereka semua, namun menghancurkan intinya adalah tujuan utama"ucap Brastino,
"Aku sudah berkeliling ke segala arah, yang kutemukan hanyalah portal, sepertinya ada kaitannya dengan pilar diatas?"tanya Klinto,
"Hmm?bukankah itu?"pikir Brastino yang memandang ke langit lalu mulai menyadari sesuatu.
Seiring berjalannya waktu, alien tersebut benar-benar semakin kuat, kini semua serangan dari Gradzio mulai tidak berdampak.
"Ada apa ini?"pikir Gradzio,
__ADS_1
"Sepertinya alien tersebut semakin kuat"ucap Blager,
"Apa maksudmu Blager?"tanya Smarta,
"Alien itu sudah hampir mencapai batas, segera bunuh sebelum ia mencapai batas atau berakhir sudah pria itu"ucap Blager,
Sial, alien-alien ini tidak berhenti berdatangan, bagaimana caraku untuk bisa mendekati mereka?"pikir Smarta,
"Pergilah, jangan khawatirkan aku"ucap Harnely,
"Tidak akan, kami pasti akan menghilangkan itu"ucap Smarta,
"Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan"ucap Harnely,
"Pokoknya kau harus bertahan"ucap Smarta.
Lalu Smarta mengaktifkan skill sarang pedangnya karena energinya sudah habis.
Smarta mengeluarkan pelindung pada Harnely agar tidak ada alien yang mengganggunya sehingga ia hanya oerlu berfokus pada satu hal, yaitu mengalahkan alien tersebut.
"Sepertinya ada lawan baru disini hahahhah"ucap alien tersebut,
"Kau sudah membuatnya menderita hingga saat ini, akau kuhancurkan kau"ucap Smarta dengan kesal,
"Dua lawan satu hahahah jangan kau pikir bisa menandingiku"ucap alien tersebut.
Alien tersebut telah mencapai batasnya sehingga wujudnya berubah menjadi lebih besar.
"Ngomong-ngomong tubuhku ini tidak hanya besar, namun...."ucap alien tersebut sambil berpindah ke samping Smarta tanpa disadari,
"Sial aku tidak semp–"pikir Smarta yang terkena serangan alien tersebut.
__ADS_1
Healing........
"Hooh?sepertinya kau memiliki keunikan hahahah"ucap alien tersebut,
"Tidak akan kubiarkan kau membuat temanku menderita"ucap Smarta,
"Coba saja kau membunuhku, semakin kau menyerangku kau hanya akan membuatnya semakin parah ahahahah"ucap alien tersebut.
Lalu alien tersebut melesat kearah Smarta, namun Gradzio berhasil menahan serangan alien tersebut.
"Cih dasar penghalang"ucap alien tersebut,
"Kita harus cepat Smarta, energiku tidak banyak lagi"ucap Gradzio,
"Tidak untuk sekarang"ucap Smarta.
Energi dari semua orang berhasil dipulihkan Smarta sehingga mereka dapat menahan kumpulan alien tersebut.
"Apa ini??"ucap Klinto,
"Nampaknya dia sudah menggunakannya, jangan sia-siakan energi yang diberi Smarra "ucap Brastino sambil mengeluarkan pelindung pada seisi kota,
"Baik ketua"ucap Vriln.
Dengan bantuan Smarta, mereka dapat menahan kumpulan alien tersebut lebih baik dari sebelumnya, namun mereka tidak punya banyak waktu.
"Jangan sia-siakan jurus itu bocah, kau hanya memiliki satu am sebelum jurus itu hilang"ucap Blager,
"Apa maksudmu?bukankah seharusnya satu hari?"tanya Smarta,
"Kau menggunakannya untuk memberi energi pada semua orang, tentu saja butuh energi yang sangat besar"ucap Blager,
__ADS_1
"Sial, waktu yang kumiliki tidak banyak"pikir Smarta.