Unique Power

Unique Power
147[] Setengah Segel Kekuatan Dilepas


__ADS_3

'Asbdor? hmm tunggu dulu sepertinya nama alien ini tidak asing'pikir Fanin.


Karena semakin besar rasa penasarannya yang membuat Fanin hampir tidak tidur semalaman untuk mencari buku yang menjelaskan mengenai alien tersebut.


"Dimana ya...emm...ini....bukan....hmm...."ucap Fanin sambil mencari berbagai macam buku di perpustakaan.


Sementara itu, di posisi Vriln berada, ia merasakan adanya sesuatu yang berbeda dari sebelumnya.


"Apakah ini hanya perasaanku saja?"ucap Vriln sambil melihat sekitar, namun tidak ada yang berbeda,


"Tidak, itu bukan hanya kau saja yang merasakannya"ucap Buldar sambil mengeluarkan sihir pelindung di sekitar tempat masuk tersebut,


"apa yang kau lakukan?"tanya Vriln,


"Tentu saja melindungi tempat ini"ucap Buldar,


"Kenapa kau tidak meletakkannya di gerbang saja?"tanya Vriln,


"Itu akan membahayakan diriku juga"ucap Buldar,


"Wah wah wah rupanya kalian juga di sini"ucap Crigom,


"Heyy tidak kusangka kita akan bertemu lagi ahahah"ucap Winzy,


"Winzy ya.....lama tidak bertemu"ucap Crigom,


"Sepertinya kau baik-baik saja"ucap Winzy,


"Tentu saja"ucap Crigom,


"Siapa dia?"tanya Vriln,


"Oh iya...dia adalah penjaga gerbang masuk kota"ucap Winzy,


"Hmm? penjaga kota? aku pikir Winzy-lah yang merupakan penjaga gerbang kota"ucap Vriln,


"Emm bukan, aku bukanlah penjaga gerbang, aku hanyalah penjaga jembatan ini"ucap Winzy,


"Hmmm....lalu bagaimana denganmu?"tanya Vriln,


"Aku adalah penjaga gerbang masuk"ucap Buldar,


"Ehh? lalu Crigom?"tanya Vriln dengan bingung,


"Aku adalah penjaga gerbang kota"ucap Crigom,


"Hah?....apa bedanya penjaga gerbang kota dengan gerbang masuk?"tanya Vriln,


"Mengenai itu....Crigom penjaga gerbang kota yang berarti penjaga gerbang masuk kotanya, sedangkan aku adalah penjaga gerbang masuk, lebih tepatnya pengantar orang yang hendak memasuki Maskin Town"ucap Buldar,


"hmm? kenapa kau tidak membawaku ke kota? kenapa hanya Smarta saja?"tanya Vriln,


"Kekuatanmu tidak sebesar kekuatan anak itu, aku rasa itu bisa menjelaskan semuanya"ucap Buldar,


"Bagaimana mungkin? padahal aku sangat yakin kalau kekuatanku berada di atasnya"ucap Vriln dengan kesal,


"Benarkah? namun kenapa kekuatanmu tidak mencolok seperti anak itu?"tanya Crigom,


"Kekuatanku tidak mencolok?"ucap Vriln.


Seketika Vriln hanya bisa terdiam saja setelah mendengar hal itu.


"Sudahlah, padahal seharusnya kau berterima kasih kepada kami"ucap Buldar,

__ADS_1


"Untuk apa?"tanya Vriln,


"Jika aku membiarkanmu di sana, aku rasa kau hanya akan menjadi penghambat anak itu"ucap Buldar,


"Dia benar. Maskin Town bukanlah tempat seperti kota pada umumnya, bahkan organisasi Ghesto sekalipun tidak akan berani mengusik alien yang menguasai Maskin Town saat ini"ucap Crigom,


"Ghesto? bukankah mereka adalah alien juga?"tanya Vriln,


"Hanya karena mereka sama-sama alien bukan berarti mereka berteman dengan baik"ucap Buldar,


"Benarkah?"tanya Vriln,


"Daripada kau menghabiskan tenagamu untuk mengoceh, kurasa sebaiknya kau duduk diam dan nikmati saja tekanan pertarungan ini"ucap Crigom,


"Benar juga, tekanan ini...membuatku sedikit gemetar ahahah"ucap Buldar,


"Aaahhh sudah lama aku tidak merasakan tekanan ini, sepertinya mereka telah bertemu dengan alien itu"ucap Winzy,


'Kalau memang benar begitu.....'pikir Vriln.


Setelah mereka berdebat, akhirnya mereka pun diam sambil menikmati tekanan pertarungan.


#Maskin Town


#Tempat tak dikenal


"Uhuk.....kekuatan alien itu....baru kali ini aku benar-benar kesulitan"ucap Smarta,


"Sepertinya kau bukanlah pemburu biasa. Baru kali ini ada yang bisa bertahan selama ini"ucap alien itu dengan datar namun sedikit terkesan,


'Bagaimana ini.....energiku tidak lama lagi akan mencapai batas'pikir Smarta,


"Jangan khawatir nak, apakah kau lupa?"tanya Blager,


'Meski kau berkata begitu....'pikir Smarta.


"Uhaaakk..........."teriak Smarta,


"Ahahahah kukira kau kuat, rupanya penilaianku salah"ucap alien itu,


'Sial.....terlebih lagi..di mana orang itu?'pikir Smarta,


"Dia lari karena kekuatannya tidak bisa menandingi alien itu bocah"ucap Blager,


'Baguslah, setidaknya fokusku tidak terganggu'pikir Smarta.


Lalu Smarta mulai melawan balik dengan menyerangnya menggunakan pedang esnya.


'Pedang es? dia ingin menyerangku dengan pedang itu?'pikir Alien itu,


Srettt......


" *luka* hmm serangan yang lumayan, namun sepertinya kekuatanmu sudah tidak tersisa lagi ahahah, kau kalah"ucap alien itu,


'Hosh....hosh....yang bisa kulakukan sekarang hanyalah menggunakan kekuatan fisikku saja'pikir Smarta,


"Haruskah kulepas segel kekuatanmu?"tanya Blager,


'Jangan bercanda, bisa-bisa identitas kalian terbongkar'pikir Smarta,


"Hmm benar juga"ucap Blager,


"Namun jika tidak, maka kau akan kalah nantinya"ucap Whiger.

__ADS_1


Alien tersebut semakin cepat melesat dan menyerang Smarta dengan cakarnya yang dilapisi suatu energi.


"Sejak tadi dia hanya menggunakan serangan fisik saja, sepertinya dia tidak bisa menggunakan sihir"ucap Blager,


'Meski begitu....*menangkis*...tingkat kekuatannya bukan main'pikir Smarta.


Seiring berjalannya waktu, serangan Smarta menjadi lemah karena lelah.


'Andai saja aku menyadarinya sebelum memasuki ruangan itu'pikir Smarta,


"Ngomong-ngomong....dari kekuatan yang kau gunakan tadi apakah kau berasal dari Down Town?"tanya alien itu,


"Apa maksudmu?"tanya Smarta,


"Aku hanya ingin memastikan saja sebelum membunuhmu"ucap alien itu,


'Dari ketenangannya, aku rasa dia tingkat damger'pikir Smarta,


"Emm kau salah bocah, tingkatan alien itu lebih tinggi dibandingkan dengan alien danger itu"ucap Blager,


'Kalau begitu....tingkatan alien itu very danger?'pikir Smarta,


"Mungkin saja"ucap Blager,


Smarta terus mencoba untuk menyerang alien tersebut, namun dampaknya kurang kuat untuk melukai alien tersebut.


"Aku mulai bosan huft"ucap alien itu,


'Bagaimana ini, jika aku melepaskan segelnya.....'pikir Smarta,


"Tidak ada cara lain nak"ucap Whiger,


'Baiklah kalau begitu'pikir Smarta,


'Huft sepertinya aku terlalu berlebihan ketika menyiksa mereka di ruangan itu'pikir alien itu,


"Padahal kau petarung yang kuat, namun sayang sekali sepertinya kau akan berakhir di sini"ucap alien itu sambil melesat ke belakang Smarta dan bersiap untuk menebas leher Smarta.


Tepat sebelum cakar itu mengenai Smarta. Tiba-tiba Smarta menghilang dari pandangan alien itu.


'Huh? dia menghilang? kemana dia?'pikir alien itu dengan terkejut.


Di saat ia sedang bingung, tiba-tiba saja punggungnya tertebas.


"Aaarrghhhhg siaaal beraninya kau!!!!"ucap alien itu,


'Dengan begini seharusnya aku bisa menang'pikir Smarta.


#Di luar kota


"Hmm? tekanan apa ini?"ucap Winzy,


"Sepertinya kau benar, ada kekuatan yang bes..hmm tidak, bahkan lebih besar dibandingkan kekuatan alien itu"ucap Crigom,


"Mungkinkah kekuatan dari anak itu?"ucap Buldar,


"Ya benar, ini adalah kekuatan Smarta"ucap Vriln,


"Begitu rupanya, rupanya dia masih menyimpan kekuatannya, kalau begitu kurasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika kekuatan anak itu rupanya sebesar itu?"ucap Crigom,


"Namun kenapa dia menyembunyikan kekuatannya?"tanya Winzy,


"Hmm ada dua kemungkinan di mana mungkin saja dia memang menyembunyikan kekuatannya atau malah menyegel kekuatannya sendiri"ucap Crigom

__ADS_1


"Sepertinya itu akan menjadi pertanyaan setelah ia kemari nanti"ucap Buldar.


'Kau pasti bisa Smarta'pikir Vriln.


__ADS_2