Unique Power

Unique Power
33[] Melindungi Gerbang Timur


__ADS_3

"Hmm?Smarta kau juga ikut?"tanya Yenshi,


"Tentu saja"ucap Smarta dengan penuh percaya diri,


"Bagaimana situasinya?"tanya Gradzio,


"Hmm lumayan parah, padahal hanyalah tingkat uncommon, namun aku tidak menyangka akan merepotkan seperti ini hahaha"ucap Yenshi,


"Sudahlah, bukalah pintunya"ucap Gradzio.


Yenshi membentuk sebuah pelindung sepanjang 2 kaki dari gerbang,


"Untuk apa?"tanya Smarta,"Kau akan melihatnya nanti"ucap Gradzio,


"Kalian sudah siap?"tanya Yenshi,


"Kapanpun itu"ucap Gradzio,


"Baiklah selamat berjuang"ucap Yenshi sambil membukakan pintu gerbang.


Beberapa saat kemudian kumpulan bola api,air,dan listrik yang terlempar hingga hampir mengenai mereka, untunglah Yenshi membuat pelindung sehingga serangan tersebut tidak mengenai mereka,


"Huft syukurlah, jadi ini maksudnya"ucap Smarta,


"Ahahah, sudahlah, perang pertama kali adalah hal yang spesial"ucap Yenshi.


Lalu mereka segera menuju keluar dan gerbang ditutup kembali.


"(Hey kau)sepertinya aku mengenal suara ini"pikir Smarta.


Beberapa saat kemudian ia melihat Harnely dan Geani sedang bertarung melawan alien.


"Hey Smarta lama tidak berjumpa"ucap Geani sambil menebas para alien,


"Sudah berapa lama kau disini?"tanya Smarta,


"Baru saja"jawab Geani,


"Hey jangan hanya mengobrol, ayo cepat bantu"ucap Harnely,


"Baik"ucap Smarta

__ADS_1


Mereka menghabisi para alien dengan mudah,akan tetapi alien tersebut tidak ada habisnya,


"Sial mereka tidak ada habisnya"ucap Geani,


"Bukankah itu bagus?kita jadi mendapatkan banyak exp"ucap Harnely,


"Hm mungkin kau benar"ucap Geani


"Melihat cara bertarung mereka hmm mungkin itu bisa"pikir Smarta,


"Jangan..."ucap Blager,


"Memangnya


kenapa?"tanya Smarta,


"Kau hanya akan membuang-buang tenagamu dasar bodoh"ucap Blager,


"Lalu harus bagaimana?"tanya Smarta,


"Aku bisa merasakan keberadaan alat dengan sihir yang cukup kuat"ucap Blager,


Disaat yang lain sedang sibuk, Smarta menggunakan teknik pemadatan api dan es dan mencoba melempar ke arah sesuai dengan yang dikatakan oleh Blager,


"(wuusss)Semua menunduk!!!"teriak Smarta,lalu semua orang menunduk.


Beberapa saat kemudian terjadi suatu ledakan yang cukup besar yang efeknya hampir mengenai Harnely yang berada di barisan terdepan


"Apa itu tadi?"tanya Harnely,


"Entahlah, mungkin seseorang menggunakan jurus api yang cukup kuat?"ucap Geani,


"Omong kosong, tadi bahkan tidak ada api"ucap Harnely,


"Hmm ehehe entahlah"ucap Geani,


"...Smarta?"ucap Gradzio.


Smarta hanya tersenyum,


"Sudah kuduga"ucap Gradzio

__ADS_1


Beberapa saat kemudian dari jarak yang cukup jauh dari mereka muncul sebuah alat menyerupai pintu yang diduga merupakan penghubung dunia alien dan dunia manusia,


"Baiklah tiba saatnya untuk pengakhiran"ucap Gradzio,


"Apa yang harus kita lakukan?"tanya Geani,


"Di dalam sana ada sebuah kristal yang membuat pintu tersebut aktif"ucap Gradzio,


"Apakah kristal itu harus dihancurkan?"tanya Harnely,


"Tentu saja tidak, jika kalian bisa,ambillah kristal itu"ucap Gradzio


Tanpa basa basi Harnely melesat dengan cepat menuju pintu tersebut, begitu sampai didalam ia melihat sebuah permata berwarna biru,


"Astaga semudah ini huh"pikir Harnely.


akan tetapi, ketika ia hendakmengambilnya tiba-tiba sesuatu muncul dari sana. Harnely terpental dibuatnya hingga ke tempat mereka berada,


"Uhuk uhukk"Harnely terluka parah,


"Astaga bahkan pakaian tempur tidak bisa menahan serangannya?"pikir Geani,


"Heal"ucap Klinto


Lalu semua luka-luka Harnely pulih kembali, namun tidak dengan pakaian tempurnya.


"Apakah kau baik-baik saja?"tanya Smarta,


"Untuk sekarang aku baik-baik saja"ucap Harnely,


"Blag apakah ada yang kau ketahui?"pikir Smarta,


"Ada sesuatu yang cukup kuat dari sana"ucap Blager,


"Kekuatannya?" tanya Smarta,


"Alien itu hanya tingkat uncommon, namun fisiknya mencapai 1100"ucap Blager,


"Sepertinya misi ini akan sedikit sulit"ucap Klinto


"Baiklah saatnya rencana B"ucap Gradzio.

__ADS_1


__ADS_2