Unique Power

Unique Power
116[] Menelusuri


__ADS_3

Hal tersebut masih belum mereka percayai karena mereka sangat yakin bahwa kota yang dibicarakan Smarta hanyalah cerita khayalan di kota Down Town.


"Aku masih tidak percaya kalau kota ini adalah itu"ucap Harnely,


"Aku....lapaar..tidak bisakah kita memakan makanan yang ada di sana?"ucap Geani,


"Jangan, itu hanyalah jebakan"ucap Smarta,


"Lalu bagaimana kita bisa bertahan di sini?"ucap Geani,


"Sihir, berkeliling, tidak membantu sama sekali, yang ada hanya membuang-buang energi kita saja"ucap Harnely,


"Hmm....bagaimana jika kita berkeliling lagi, namun kali ini kita amati bila perlu sentuh setiap bangunan di sekitar kita"ucap Smarta,


"Aku tidak mengerti apa yang kau rencanakan, namun baiklah, mari kita coba"ucap Harnely,


"Dan Geani ambillah ini"ucap Smarta sambil memberikan makanan pada Geani,


"I-ini....darimana kau mendapatkannya?"tanya Geani,


"Tentu saja dari kota sebelumnya"ucap Smarta,


"Aku tidak menyangka kau bahkan sempat menyimpan makanan di sana, padahal aku tidak ada berfikir begitu sedikitpun"ucap Harnely,


"Sudahlah, waktu kita tidak banyak, jika kalian mencoba merasakannya, semakin lama energi kita semakin terserap"ucap Smarta,


"Hmm......kau benar, kita harus cepat"ucap Harnely.


Lalu mereka menyentuh setiap bangunan di dekat mereka untuk memastikan apakah ada kelainan pada bangunan di kota itu.


"Hmm..rasanya sama saja seperti bangunan pada umumnya"ucap Smarta,


"Aku juga begitu"ucap Geani,


'Hmm....bagaimana ini....disekitar sini ada banyak sekali bangunan dengan makanan yang banyak di dalamnya, apa yang harus kami lakukan?'pikir Smarta,


"Tidak makan......"ucap seseorang dari kejauhan,


"Hmm? siapa di sana?"tanya Smarta,


"Apakah ada seseorang?"tanya Geani,


"Aku tidak mendengar apapun di sekitar sini"ucap Harnely,


'Tidak makan? apa maksudnya ini?'pikir Smarta,


"Jangan lupakan kata-kata itu bocah"ucap Blager,


'Aku tidak mengerti untuk apa aku harus mengingatnya'pikir Smarta,


"Kau mendengarnya nak?"tanya Whiger,


'Itu benar, apakah kalian tidak mendengarnya?'pikir Smarta,


"Itu benar, tidak ada suara siapapun sejak tadi"ucap Blager,


"Hmm hanya orang tertentu saja?"ucap Smarta,


"Apa maksudmu dengan orang tertentu saja?"tanya Harnely,

__ADS_1


"Emm apakah kalian mendengar suara seseorang selain kita di sekitar sini?"tanya Smarta,


"Hmm aku tidak mendengar siapapun"ucap Geani,


"Aku juga, tidak ada suara apapun selain suara dari kota yang sunyi ini"ucap Harnely,


'Memangnya kesunyian memiliki suara ya?'pikir Geani dengan bingung,


"Untuk sekarang sepertinya kita hanya perlu berkeliling dan mencari sesuatu yang mungkin bisa menjadi petunjuk"ucap Smarta,


"Seperti rumah yang berbeda dari bangunan selama kita berkeliling itu?"tanya Geani sambil menunjuk ke suatu rumah yang berbeda dari yang lain,


" *menoleh* nah itu benar, kurang lebih seperti rumah yang berbeda dari yang la–"ucap Smarta.


Tiba-tiba mereka terdiam untuk beberapa saat setelah melihat sesuatu yang dirasa bisa menjadi petunjuk. Dan tanpa berfikir panjang dengan sigap Smarta dan Harnely melemparkan bola energi ke arah rumah yang berbeda dari bangunan lainnya.


DUAARRR............


"Hancur? apa yang akan terjadi sekarang?"ucap Smarta,


"Apakah itu bangunan aslinya?"tanya Geani,


"Emm bukan bangunan yang asli, namun bangunan yang memiliki keterkaitan dengan inti kota"ucap Harnely.


Beberapa saat kemudian, rumah yang telah hancur tersebut kembali utuh seperti semula, namun ketika mereka mencoba kembali untuk menghancurkannya, hal itu tidak dapat dilakukan lagi.


"Hmm begitu ya...."ucap Smarta,


"Aku tidak mengerti sama sekali, jalan keluarnya sangatlah rumit"ucap Harnely,


"Aku rasa begitu, bagaimana denganmu Smarta?"tanya Geani,


" *melihat sekitar* hmm sepertinya kita harus mencari rumah itu lagi"ucap Smarta,


"Walau bagaimanapun, hanya itu saja satu-satunya cara untuk bisa keluar dari tempat ini"ucap Smarta,


"Apa maksudmu? aku tidak mengerti"ucap Harnely,


"Untuk sekarang kita cari saja dulu, aku akan jelaskan nanti jika memang benar sesuai dengan dugaanku"ucap Smarta,


"Baiklah"ucap Harnely.


Lalu mereka berkeliling kota untuk mencari rumah tersebut, hingga lewat beberapa saat akhirnya mereka berhasil menemukan rumah itu lagi.


"Sepertinya itu rumahnya"ucap Smarta,


"Bagaimana mungkin kau bisa mengetahuinya?"tanya Harnely dengan heran,


"Mudah saja, di kota ini hampir semua rumah berisi makanan yang siap untuk dinikmati bukan?"ucap Smarta,


"Itu benar, dan itu adalah jebakan...lalu?"tanya Harnely,


"Cobalah kau perhatikan rumah itu"ucap Smarta,


" *memperhatikan*....tunggu dulu...sepertinya ada yang berbeda"ucap Harnely,


"Akhirnya kau juga mulai menyadarinya ya"ucP Smarta,


"Jadi maksudmu rumah yang tidak berisi makanan merupakan bagian inti dari kota ini?"tanya Geani,

__ADS_1


"Seharusnya seperti itu, karena hanya itu saja petunjuk yang aku dapatkan"ucap Smarta,


"Baiklah kalau begitu (sihir ledakan)"ucap Harnely


DUARR.........


"Apa selanjutnya?"tanya Geani,


"Tentu saja......."ucap Smarta.


Dengan energi yang tersisa mereka mencari bangunan yang mereka rasa merupakan inti dari kota tersebut dan mereka telah berhasil menghancurkan sekitar sepuluh bangunan yang sama.


"Ini yang kesepuluh (sihir ledakan)"ucap Harnely,


"Kita sudah menghancurkan sepuluh bangunan, namun masih belum terjadi apa-apa"ucap Geani,


"Hmm sepertinya kau benar, mungkinkah ada faktor lain yang harus dilakukan?"ucap Smarta,


"Tunggu apa lagi, kita harus segera keluar dari kota ini sebelum hari menjelang sore"ucap Harnely,


"Kau benar, kita harus cepat"ucap Smarta.


Lalu mereka mencari kembali rumah tersebut, namun kali ini mereka menemukan keanehan.


"Emm apakah kalian masih ingat bangunan pertama yang kita hancurkan?"tanya Smarta,


"Tentu saja sama persis seper–"ucap Harnely sambil menunjuk ke arah rumah dengan wujud yang sama seperti bangunan pertama yang mereka hancurkan.


Merekapun kembali dibuat bingung dengan pemandangan tersebut dan kembali terdiam untuk beberapa saat.


"Rumah itu....bukankah kita sudah menghancurkannya tadi?"tanya Geani,


"Sepertinya kau benar...sial mungkinkah semua yang kita lakukan sia-sia?"ucap Harnely dengan kesal,


'Apa yang terjadi? aku kira semua akan segera selesai'pikir Smarta,


"Semua itu kembali lagi bocah"ucap Blager,


'Apakah kau melihatnya juga?'pikir Smarta,


"Tentu saja, sepertinya ada sesuatu yang harus dilakukan agar dapat keluar dari sini, bukan hanya menghancurkannya saja"ucap Blager,


'Apa yang harus kulakukan'pikir Smarta,


"Hmm jika dipikir-pikir...tidakkah kau merasa aneh dengan makanan di kota ini?"tanya Blager,


'Apa yang kau maksud Blager?'pikir Smarta,


"Aku hanya berfikir bahwa makanan dengan jumlah yang sama di setiap bangunan di kota ini aku rasa bukanlah suatu kebetulan"ucap Blager,


'Apa kaitannya jumlah makanan dengan rumah yang tidak berisi makanan?'pikir Smarta,


"Hmm bagaimana ya caraku memberitahumu"ucap Blager,


"Intinya periksalah jumlah makanan di setiap bangunan dengan bangunan yang berbeda sendiri itu"ucap Whiger,


'Hmm? aku tidak mengerti tapi... *memasuki rumah*'pikir Smarta,


"Apa yang dia lakukan ke dalam sana?"ucap Harnely,

__ADS_1


"Entahlah, sepertinya dia sedang mencari petunjuk"ucap Geani.


Setelah melihat ke dalam, akhirnya Smarta mulai menyadari sesuatu yang lain.


__ADS_2