Unique Power

Unique Power
134[] Berpisah Dan Memulai Misi


__ADS_3

"Huuh aku tidak bisa tidur"ucap Smarta,


Di malam itu, Smarta merasa sedikit sulit untuk tidur, padahal saat itu ia sedang lelah.


"Ada apa bocah?"tanya Blager,


"Tidak ada....hanya saja....."ucap Smarta,


"Padahal kau sudah bertemu dengannya. Apa yang membuatmu sedih?"tanya Whiger,


"Tidak ada....aku baik-baik saja"ucap Smarta,


'Hey apakah dia dalam mode tidak bisa diganggu?'tanya Blager melalui telepati,


'Entahlah, sepertinya ada kaitannya dengan temannya itu'ucap Whiger,


'Hmm sepertinya kau benar'ucap Blager,


"Emm semangatlah nak, lagipula dia masih hidup bukan?"ucap Blager,


"Huft sepertinya kau benar"ucap Smarta dengan nada biasa,


' *melirik Whiger* kau ingin menyalahkanku lagi?'tanya Blager dengan datar,


'Emm tidak, tidak akan. Lagipula kali ini tidak ada kaitannya denganmu'ucap Whiger,


'Sejak kapan kesedihannya ada kaitannya denganku hah!!'ucap Blager,


'Emm sejak kapan aku mengaitkanmu sebagai penyebab kesedihannya?'ucap Whiger,


'Haaah terserah kau saja!!!! HMPHHH.......'ucap Blager sambil kembali ke permata,


"Nak? apa yang membuatmu sedih?"tanya Whiger,


"Aku tidak tahu, padahal aku sangat ingin beristirahat namun entah kenapa aku tidak bisa beristirahat"ucap Smarta,


"Apakah ini mengenai temanmu?"tanya Whiger,


"Sepertinya tidak"ucap Smarta,


"Hmm ini masalah yang cukup sulit, jika kau tidak memberitahuku maka masalah ini tidak akan pernah selesai Smarta"ucap Whiger,


'Hah bahkan kau sendiri tidak bisa mencari solusi hahahahah'ucap Blager,


' *menatap dengan tajam* kau bilang apa tadi?'ucap Whiger,


'Emm maaf aku salah'ucap Blager,


"Ayolah nak kau harus beristirahat, bagaimana jika misinya datang besok?"ucap Whiger,


"Sepertinya kau benar"ucap Smarta dengan biasa.


Smarta mulai berusaha untuk tidur meski ia merasa kalau hal itu sangatlah sulit untuk dilakukan saat itu.


"Ingatlah nak, di dunia ini kau akan mengalami banyak sekali hal yang menyedihkan, bahkan menyakitkan secara bertahap seiring berjalannya waktu sebagai seorang penjelajah. Karena di setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan bukan?"ucap Whiger,


"Sepertinya....ada benarnya juga"ucap Smarta.


Beberapa saat kemudian setelah mengatakan hal itu, Smarta pun tertidur.


"Huh? dia tertidur?"ucap Blager dengan heran,


"Sudahlah kau juga harus beristirahat"ucap Whiger,


"Baiklah, bangunkan aku jika kau sudah lelah"ucap Blager,


"Sudah pasti, aku akan menusukmu agar mudah bangun"ucap Whiger,


"Dasar kau ini hahahah"ucap Blager.


#Markas alien slayer


"Kenapa tiba-tiba seperti itu?"tanya Fanin,

__ADS_1


"Aku hanya merasa bahwa aku hanya akan merepotkan saja jika ikut"ucap Geani,


"Bagaimana ini? apakah kita akan tetap menjalankannya?"tanya Fanin,


"Tidak ada pilihan lain. Sepertinya hanya dia saja yang bisa"ucap Brastino,


"Sayang sekali. Lalu siapa yang akan menggantikannya?"tanya Fanin,


"Tidak perlu, sepertinya Smarta saja sudah cukup"ucap Brastino,


"Baiklah, aku akan mengikuti keputusanmu saja ketua"ucap Fanin,


"Terima kasih, dan kau....emm...aku rasa kau bisa kembali"ucap Brastino,


"Baik"ucap Geani.


Lalu Geani meninggalkan ruangan Brastino,


"Apakah kau yakin akan hal ini?"tanya Fanin,


"Tentu saja, lagipula tidak ada pilihan lain selain mencobanya"ucap Brastino,


"Baiklah...selama itu berdampak baik...terserah kau saja"ucap Fanin.


Keesokan harinya, Smarta terbangun karena ada suara ketukan pintu.


"Ini....sudah pagi ya"ucap Smarta sambil berjalan untuk membukakan pintu,


" *pintu terbuka* huh? kau sudah tidur semalam kan?"tanya Gradzio,


"Ehm? itu itu benar....ada apa pagi-pagi begini?"tanya Smarta,


"Ketua memintaku untuk memanggilmu, sepertinya ini ada kaitannya dengan misi"ucap Gradzio,


"Baiklah, aku akan beraiap-siap"ucap Smarta sambil kembali ke dalam untuk bersiap-siap.


#Markas alien slayer


'Huh? apa yang mereka lakukan di sana?'pikir Smarta,


"Sepertinya mereka ingin memberikan salam perpisahan"ucap Blager,


'Hmm mungkin saja'ucap Smarta,


" *memeluk* bagaimana kabarmu Smarta?"tanya Geani,


"Aku baik-baik saja, emm apa yang kalian lakukan di sini?"tanya Smarta,


"Meski kami tidak bisa ikut, setidaknya kami ingin mengucapkan salam untuk kepergianmu"ucap Harnely,


"Begitu ya"ucap Smarta yang mulai kembali bersemangat.


Lalu mereka memasuki gedung bersama-sama.


#Ruangan Brastino


" *menoleh* wah wah lama tidak bertemu"ucap Vriln,


"Hei Vriln!!!"ucap Geani dengan bersemangat,


"Seperti biasa kalian sangat bersemangat hahahah, sepertinya kalian tidak sabar untuk misi yang akan kalian jalankan"ucap Vriln,


"Emm bukan kami, namun Smarta"ucap Harnely,


"Hmm? lalu bagaimana dengan kalian?"tanya Vriln,


"Aku hanya ingin menemaninya sebelum ia pergi dalam jangka waktu yang lama"ucap Harnely,


"Begitu ya? baguslah kalau begitu"ucap Vriln,


"Dengan adanya kalian suasana menjadi lebih nyaman, lalu bagaimana denganmu Smarta? apakah kau sudah siap untuk menjalankan misi sendiri?"tanya Brastino,


" *melirik Harnely dan Geani* aku siap"ucap Smarta,

__ADS_1


"Baguslah, berdasarkan misi sebelumnya kau berhasil menemukan alien yang menyamar, dna di misi ini aku ingin memberikanmu tugas untuk mencari alien lain di kita yang akan kuberitahu"ucap Brastino,


"Nama kotanya?"tanya Smarta,


"Kotanya berada tepat beberapa hari dari tempat terakhir kalian tinggal, nama kotanya adalah Maskin Town"ucap Brastino,


"Maskin Town ya...emm apakah ada informasi mengenai kota itu?"tanya Smarta,


"Berdasarkan informasi dari kebanyakan orang, kota itu memiliki kelebihan dalam bertarung di mana mereka dapat meningkatkan kecepatan mereka dengan sangat cepat"ucap Fanin,


"Hmm? *melirik Grdzio* sepertinya aku pernah bertemu dengan orang yang memiliki kecepatan luar biasa"ucap Smarta,


"Hmm? maksudmu kau pernah bertemu dengan orang seperti itu?"tanya Vriln,


"Itu benar"ucap Smarta,


"Itu bagus, kau sudah mengetahui sedikit informasi mengenai kota itu, tugasmu hanyalah mencari alien di sana"ucap Brastino,


"Sepertinya itu akan. sedikit sulit"ucap Geani,


"Geani benar, dengan kecepatan tinggi bisa membuat seseorang kesulitan dalam bertarung"ucap Harnely,


"Karena itulah aku menyuruh Vriln untuk menemani Smarta di sana"ucap Brastino,


"Haah? dia? apakah kau yakin ketua?"tanya Geani dengan heran,


"Itu benar, apakah ada yang salah?"tanya Brastino,


"Emm tidak...hanya saja..."ucap Geani,


"Tenang saja, mereka akan baik-baik saja"ucap Fanin,


"Kalau kau yang mengatakannya...baiklah aku percaya kalian pasti akan berhasil"ucap Geani,


"Kuharap semua berjalan dengan baik"ucap Harnely.


Dalam beberapa waktu mereka saling berpelukan sebelum berpisah.


"Kuharap kami bisa ikut"ucap Geani dengan sedih,


"Sudahlah, jika kita ikut yang ada kita hanya akan membuat Smarta kerepotan lagi tau"ucap Harnely,


"Kau benar juga"ucap Geani,


"Dasar kalian ini....setelah ini berlatihlah dengan keras jika kalian ingin bisa bertarung di sisi Smarta"ucap Gradzio,


"Tentu saja, aku pasti bisa"ucap Geani,


"Semangat yang bagus, jangan pernah menyerah"ucap Brastino,


"Tentu saja"ucap Harnely,


"Smarta kau harus bisa ya"ucap Geani,


"Akan kupastikan"ucap Smarta.


Setelah mereka berpamitan, Smarta mulai kembali bersemangat. lalu Smarta dan Vriln pun memulai perjalanan mereka dengan menggunakan kendaraan yang pernah ia naiki sebelumnya.


#Gerbang kota


"Wah wah wah padahal kemarin baru saja sampai"ucap Yenshi,


"Hey Yenshi, Galcin, sepertinya kalian baik-baik saja"ucap Smarta,


"Tentu saja hahahaah"ucap Yenshi,


"Berhati-hatilah kalian"ucap Galcin,


"Kami berangkat!!!"ucap Smarta,


"Semoga berhasil!!!!"teriak Yenshi.


Setelah berpamitan dengan beberapa orang, akhirnya perjalanan Smarta dan Vriln dalam misi mencari alien yang menyamar pun dimulai.

__ADS_1


__ADS_2