Unique Power

Unique Power
31[] Panggilan Misi Untuk Smarta


__ADS_3

"Apa yang terjadi?apakah alien-alien itu sudah pergi?"pikir Smarta,


"Hei bocah kekuatanmu meningkat hingga 1100/1200, kau tau kan maksudnya?"tanya Blager,


"Aku berhasil membunuh semua alien???bagaimana mungkin meningkat secepat itu?"tanya Smarta


"Kau masih ingat dengan tingkatan alien dan jumlah yang diperoleh dari membunuhnya bukan?"tanya Blager,


"Aku hmm(berusaha mengingat)...ooooh jadi begitu, apakah alien tadi merupakan alien yang kuat?"tanya Smarta,


"Hmm aku lupa karena terlalu fokus dengan pertandingan tadi"ucap Blager,


"Bagaimana denganmu Whig?"tanya Smarta,


"Aku juga sama eheheh"ucap Whiger


"Huft sudahlah, yang penting sekarang kita kembali saja ke kota"ucap Smarta.


Lalu Smarta berjalan menuju kota. Sesampainya di gerbang utama ia disambut oleh Yenshi, Gradzio, dan Klinto,


"Wah lihatlah siapa yang datang"ucap Gradzio,


"Sepertinya kau bertemu dengan musuh yang kuat"ucap Klinto,


"Bagaimana dengan pertandingannya?" tanya Yenshi,


"Hm ehehehe aku bertemu dengan alien yang cukup berbahaya"ucap Smarta,


"Hm? benarkah? berapa tingkat kekuatan alien tersebut?"tanya Klinto,


"Aku lupa, tadi terlalu fokus bertarung"ucap Smarta,


"Syukurlah selama kau masih selamat ahahah"ucap Gradzio,


"Sudahlah, bagaimana jika kau ikut dengan kami?sekalian kami akan mengganti pakaian tempurmu"ucap Klinto,


"Kau benar ehehe"ucap Smarta sambil melihat keadaan pakaian tempur yang sudah rusak seperti piring pecah.

__ADS_1


#Ruangan Fanin


"Ada yang datang di waktu subuh seperti ini"ucap Fanin sambil tersenyum,


"Ahaha seperti biasa"ucap Gradzio,


"Kau menghancurkan pakaian tempurmu lagi?"tanya Fanin,


"Bukan aku tapi...(memperlihatkan Smarta)"ucap Gradzio,


"Haii Smartaa!!!, lama tidak berjumpaa"ucap Fanin dengan begitu semangat,


"Padahal baru 2 hari"pikir Smarta,


"Hmm ehehe aku ingin memperbaiki pakaian tempurku"ucap Smarta,


"(melihat-lihat keadaan pakaian tempur)Kau pasti bertemu dengan alien yang kuat bukan?"tanya Fanin,


"Hmm lumayan kuat dan merepotkan"ucap Smarta,


"Apakah kau bertemu alien dalam jumlah besar???"tanya Gradzio dengan terkejut,


"Apakah....bla bla bla(pertanyaan yang banyak)"tanya Gradzio,


"Hei berilah dia ruang"ucap Fanin,


"Eheheh maaf"ucap Gradzio dan Klinto dengan menunduk


"Jadi bagaimana Smarta?"tanya Fanin,


"Aku tidak begitu ingat, namun yang pasti alien tadi memiliki pola serangan seperti...hmm..angin yang tajam mung–"ucap Smarta,


"Jangan bilang kau bertemu dengan alien berpola serangan tebasan angin dalam jumlah besar!!?"ucap Gradzio dengan kaget,


"Tunggu,mengapa kalian terkejut?"tanya Smarta,


"Alien itu adalah alien tingkat Rare, kekuatannya setara dengan common alien, namun karena jumlahnya yang banyak membuatnya menjadi alien tingkat rare"ucap Gradzio

__ADS_1


"Benarkah?lalu apa hubungannya dengan kalian yang terkejut?"tanya Smarta,


"Intinya alien yang kau lawan sebelumnya adalah alien yang sangat berbahaya, bagaimana kau bisa mengalahkan mereka?"tanya Gradzio,


"Aku menggunakan pedangku saja"ucap Smarta,


"Ooh begitu......(berfikir sejenak)..Haaah? bagaimana mungkin?"tanya Gradzio dengan begitu terkejut,


"Aku hanya menebas mereka saja dengan melapisi es dipedangku"ucap Smarta,


"Oh jadi begitu"ucap Gradzio,


"Baiklah kalau begitu kau kembali saja ke rumah, biar aku yang menangani pakaian tempurmu"ucap Fanin,


"Baiklah terima kasih"ucap Smarta,


"Mau kuantar?"tanya Gradzio


"Tentu"ucap Smarta.


Lalu Smarta kembali kerumahnya


#Di Kamar Smarta


"Hei Blag mengapa aku harus merahasiakan mengenai jurus tadi?"tanya Smarta,


"Jurusmu itu sangat berbahaya jika dimiliki oleh orang yang salah, intinya kau harus merahasiakannya"ucap Blager,


"Baiklah, aku tidak akan memperlihatkan pada siapapun"ucap Smarta.


Lalu Smarta tertidur


Beberapa saat setelah tidur ia dibangunkan oleh ketukan pintu dari luar, begitu mengeceknya Gradzio memberikan satu buah surat kepadanya,


"Apa ini?"tanya Smarta,


"Panggilan dari pusat, bersiap-siaplah untuk kesana"ucap Gradzio,

__ADS_1


"Baiklah"ucap Smarta dengan keadaan masih mengantuk.


__ADS_2