
Smarta begitu terkejut dengan banyaknya makhluk yang seperti Frow di dalam ruangan tersebut.
"Hari ini cukup melelahkan ya"ucap Groin,
"Beruntungnya kita bisa melalui itu semua"ucap Vels,
"Dasar kalian ini terlalu gegabah"ucap seseorang di sana,
"Tentu saja, makhluk itu sudah ada di depan mata, mana bisa kita menahan lebih lama lagi"ucap Groin,
"Sebaiknya kita beristirahat sekarang"ucap orang itu,
"Kau benar ketua"ucap Groin sambil menutup ruangan tersebut,
(pintu tertutup)
'Huft sepertinya tidak buruk, setidaknya aku bisa bernafas ahahaahh'pikir Smarta,
"Frow? kau tertangkap juga?"ucap salah satu makhluk di sana,
"Hmm?siapa yang berbicara?"tanya Smarta,
"Ini aku Frow, kau melupakanku?"tanya makhluk di sana,
"Emm maaf, jika kau mengira aku ini Frow, aku rasa kau salah mengenal"ucap Smarta,
"Mana mungkin aku bisa melupakan bentuk unik dari saudaraku"ucap makhluk tersebut,
"Hmm?kau saudara dari Frow?"tanya Smarta,
"Aku rasa memang benar kau bukanlah Frow"ucap makhluk tersebut,
"Itu benar, namun aku sudah bertemu dengannya"ucap Smarta,
"Haah?benarkah!!???"tanya makhluk tersebut dengan begitu terkejut,
"Ngomong-ngomong, namamu siapa?"tanya Smarta,
"Ehmm maaf aku lupa, namaku adalah Zrin senang bertemu denganmu"ucap Zrin,
"Namaku Smarta, senang bertemu denganmu juga"ucap Smarta,
"Jadi bagaimana kau bisa tahu wujud dari kakakku?"tanya Zrin,
"Sudah pasti karena aku sudah bertemu dengannya"ucap Smarta,
"Hmm kalau begitu, bagaimana bisa kau kemari?"tanya Zrin,
'Hmm aku rasa itu bukanlah pertanyaan, seharusnya dia sudah mengetahuinya'pikir Smarta,
"Emm intinya aku menyamar menjadi Frow agar bisa kemari"ucap Smarta,
"Jadi begitu...lalu apa yang akan kau lakukan?"tanya Zrin,
"Hmm entahlah, mungkin aku akan mengumpulkan informasi yang aku rasa berguna untuk saat ini"ucap Smarta,
"Kalau kau mencari informasi, aku rasa tempat ini bukanlah tempat yang bagus untuk hal itu"ucap salah satu makhluk disana,
"Bagaimana mungkin bisa seperti itu?dan siapa kau?"tanya Smarta,
"Dia adalah temanku Ghis"ucap Zrin,
__ADS_1
"Hmm jadi...mengapa kau bisa berkata seperti itu?"tanya Smarta,
"Seperti yang bisa kau lihat, di tempat ini sudah dipenuhi oleh sihir yang membuat kekuatan kami tidak bisa keluar sepenuhnya, bahkan banyak sekali yang tersegel"ucap Ghis,
'Sepertinya dia benar, namun mengapa aku tidak merasa aneh ya'pikir Smarta,
"Dasar kau ini terlalu meremehkan kami"ucap Blager dengan kesal,
"Jadi begitu ya....pantas saja"ucap Smarta,
"Emm apa yang kau bicarakan?"tanya Zrin,
"Emm oh maaf, maksudku...apakah ada hal lain yang kalian ketahui?"tanya Smarta,
"Mudah saya, hilangkan segelnya dan kami akan bebas"ucap Ghis,
"Huh?semudah itu?apakah kau yakin?"tanya Smarta,
"Coba saja jika kau bisa"ucap Ghis,
"Dari perkataanmu sepertinya mereka bukanlah lawan yang mudah ya"ucap Smarta,
"Baguslah kalau kau menyadarinya, segel ini memang mudah dihancurkan, namun untuk menemukan inti segel inilah yang sulit"ucap Ghis,
"Apakah kau tahu di mana letak segelnya?"tanya Smarta,
"Segelnya ada di bagian tengah, saat ini kita ada di bagian paling bawah"ucap Ghis,
"Kita hanya perlu ke atas saja bukan?"ucap Smarta,
"Dari gaya bicaramu sepertinya kau bukanlah makhluk biasa"ucap Ghis,
"Itu benar"ucap Smarta sembari meningkatkan kekuatannya secara terus menerus,
"Tenang saja, aku akan segera membebaskan kalian semua"ucap Smarta,
'Dia tidak mengada-ngada, kekuatannya bahkan seperti tidak berpengaruh dengan segel di sini, siapa dia sebenarnya?'pikir Ghis dengan heran.
"Namun sepertinya akan merepotkan jika melawan para petarung itu"ucap Smarta sambil menurunkan kembali kekuatannya,
"Sepertinya kau benar, apalagi orang berjubah itu, aku merasa kalau dia bukanlah orang biasa"ucap Zrin,
"Kalau tidak salah namanya Ghesto bukan?"ucap Ghis,
"Hmm?Ghesto?aku pikir itu adalah nama dari organisasi itu"ucap Smarta dengan bingung,
"Tentu saja, itu adalah nama dari organisasi sekaligus ketua"ucap Ghis,
#Rumah Frow
"Hmm jadi begitu"ucap Harnely,
"Itu benar"ucap Frow,
"Menurutku, sepertinya tujuan mereka bukanlah untuk menjual kalian saja"ucap Geani,
"Apa yang kau bicarakan Geani?"tanya Harnely,
"Coba kau pikirkan, Frow memiliki tubuh yang unik, aku bahkan belum pernah menemukannya di manapun"ucap Geani,
"Tunggu dulu....kau bilang mereka hanya menjual saja?"tanya Harnely,
__ADS_1
"Tentu saja, aku sangat yakin akan hal itu"ucap Frow,
"Bagaimana jika mereka malah mengandalkan kekuatan kalian?"tanya Harnely,
"Aku tidak mengerti, apa yang kau maksud?"tanya Frow dengan bingung,
"Kekuatanmu meningkat setiap kali kau berubah ke wujud itu, apakah ada sesuatu di balik itu?"tanya Harnely,
"Oh iya itu benar, kekuatan kami meningkat setiap kali kami berubah ke wujud ini"ucap Frow,
"Aku tanya sekali lagi, apakah kau yakin mereka hanya menjual?"tanya Harnely.
Seketika Frow hanya terdiam saja dan berharap saudaranya baik-baik saja. Sementara itu, Smarta mulai mendengar langkah seseorang masuk.
"Huft kesalnya"ucap Vels,
"Sudah jalankan saja perintahnya, kita tidak bisa melawannya"ucap Groin,
(mengambil Smarta dalam wujud makhluk)
"Kau benar, aku harap dia mati nanti"ucap Vels,
"Heey jangan begitu hahhahahah"ucap Groin sambil menutup ruangan tersebut,
"Huft aku harap dia baik-baik saja"ucap Ghis,
"Hmm?apakah mereka membawanya?"tanya Zrin,
"Itu benar, aku sangat penasaran sebenarnya apa yang sedang ia lakukan"ucap Ghis dengan heran akan tindakan Smarta,
"Sudahlah, pada akhirnya para pemberontak akan berubah msnjadi debu bukan"ucap Zrin,
"Itu adalah hal terburuk yang mungkin akan terjadi padanya"ucap Ghis.
Mereka membawa Smarta ke suatu ruangan yang tidak asing dengan ruangan dokter di kota Down Town, hanya saja terdapat sedikit perbedaan.
'Tempat ini....tidak asing bagiku...hanya saja...'pikir Smarta,
"Akhirnya, kau diamlah di sini makhluk yang baik"ucap Vels sambil meletakkan Smarta pada suatu tempat kecil di atas meja,
"Tumben sekali kau baik"ucap Groin,
"Sudah diam!!! aku hanya sedang ingin melakukannya"ucap Vels.
Lalu mereka meninggalkan ruangan tersebut. Beberapa saat kemudian, suatu asap memenuhi ruangan tersebut.
'Hmm?asap apa ini?'pikir Smarta,
"Jangan khawatir bocah, hanyalah asap yang tidak berbahaya"ucap Blager,
"Bagi yang dilindungi bukan?"ucap Whiger,
"Kau benar hahahaahh"ucap Blager,
'Sampai kapan ini akan berlangsung?'pikir Smarta,
"Jangan tanya aku bodoh ahahaahahahh"teriak Blager,
"Ssttt diam, kau bisa memancing keributan"ucap Whiger,
"Uups kau benar"ucap Blager.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian asap tersebut berhenti keluar bersamaan dengan terdengar suatu langkah kaki yang hendak menuju ruangan di mana Smarta berada.