Unique Power

Unique Power
107[] Melawan Ghesto


__ADS_3

Orang yang memasuki ruangan tersebut merupakan orang yang tidak asing baginya.


'Orang itu.....kalau tidak salah yang memiliki kekuatan penyembuh itu bukan?'pikir Smarta,


"Mungkin saja"ucap Whiger,


"Apa yang kau bicarakan?sudah jelas itu adalah dia"ucap Blager,


'Kau benar ahahah, untuk sekarang aku hanya akan mengikuti alurnya saja'pikitr Smarta,


"Terserah kau saja"ucap Blager,


'*terkejut* hmm? bagaimana mungkin dia tidak pingsan?'pikir orang itu,


"*menyadari sesuatu* ooh jadi begitu ya"ucap orang itu,


'Apa yang sedang dia bicarakan?'pikir Smarta,


"Entahlah, namun aku rasa dia menyadari sesuatu"ucap Blager,


'Aku merasa ada yang tidak beres'pikir Smarta,


"Kau ini.......bukanlah makhluk itu bukan?"ucap orang itu,


"Apa yang kau bicarakan?aku tidak mengerti"ucap Smarta,


"Singkatnya kau ini bukanlah bangsa makhluk itu"ucap orang itu,


'Bagaimana mungkin aku bisa ketahuan?'pikir Smarta,


"Apa yang kau bicarakan?"tanya Smarta,


"Singkatnya sepertinya kau menyamar, aku tahu itu"ucap orang itu,


"Aku tidak menyangka kau bisa mengetahui hal itu"ucap Smarta sambil merubah wujudnya semula,


"Ahahahah sudah kuduga, pantas saja aku merasa ada yang aneh sejak kemarin"ucap orang itu,


"Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?"tanya Smarta,


"Hmm sepertinya lebih baik kau putuskan apakah kau ingin bertarung atau kembali"ucap orang itu,


"Bagaimana kalau kau bebaskan para makhluk itu?"ucap Smarta,


"Tidak masalah"ucap orang itu.


Smarta sedikit terkejut dengan keputusan orang itu, ia pun dibuat bingung dengan apa yang baru saja orang itu katakan.


"Apa maksudmu?apakah kau yakin?"tanya Smarta,


"Aku tidak bohong, sejak awal tujuan kami bukanlah untuk menjualnya untuk sekedar informasi"ucap orang itu,


"Apa maksudnya ini?sudah jelas sekali kau mengurung mereka di sana!!!"ucap Smarta dengan kesal,


"Apa yang kau bicarakan?kami ini hanya membawa mereka ke tempat yang lebih baik"ucap orang itu,


"Dan tempat itu adalah?"tanya Smarta,


"Tentu saja ke rumah mereka"ucap orang itu,


'Apa maksudnya ini?'pikir Smarta,


"Aku yakin kau sedang di tengah kebingungan sekarang"ucap orang itu,


"Apa sebenarnya tujuanmu membawa para makhluk itu?"tanya Smarta,


"Hmmm aku tidak tahu, aku hanya memerlukan mereka sebagai penghasil uangku"ucap orang itu,


"Jadi kau menjual mereka?"tanya Smarta yang mulai kesal,


"Dasar....tenanglah jangan mengamuk begitu, aku tidak menjual mereka"ucap orang itu,


"Apa yang akan kau jelaskan lagi sebagai pembelaan haah?"ucap Smarta,


"Aku hanya menjual sisik mereka saja"ucap orang itu,

__ADS_1


"Itu sama saja dengan menyiksa sialan!!!"ucap Smarta.


Set.........set.......set.......


Dengan cepat Smarta melesat ke orang tersebut karena amarah yang meningkat tanpa berfikir panjang.


trang....trang.....


'Kekuatan wanita ini bukan main'pikir orang itu,


Sring.....sring.....


"Uhuk...uhuk.....kekuatannya sungguh luar biasa"ucap orang itu.


Pertarungan tersebut membuat adanya sedikit guncangan yang membuat banyak anggota yang memeriksanya ke bawah.


"*membuka pintu* hey apa yang terjadi ketua?"tanya Groin,


'Ketua???jadi dia Ghesto ya?'pikir Smarta,


"Tidak ada masalah, hanya ada sedikit kendala saja"ucap Ghesto,


"Jadi kau Ghesto ya"ucap Smarta.


Lalu kekuatan Smarta semakin meningkat.


"Wanita macam apa ini?kekuatannya meningkat tiada henti"ucap Ghesto dengan terkejut,


"Ini buruk....kita harus segera menjauh ketua"ucap Groin,


"Ini justru bagus, aku bisa mengujinya sekarang"ucap Ghesto.


Lalu Ghesto mengeluarkan sesuatu dari kantongnya, suatu cairan ia minum tanpa ragu. Tiba-tiba kekuatannya meningkat pesat.


"Luar biasa!!!!....."ucap Ghesto dengan kekuatannya yang meningkat.


set....set...


trang......trang......


'Aku terkena goresan?'pikir Smarta,


"Kekuatannya meningkat"ucap Smarta,


"Bukan hanya kekuatan saja"ucap Ghesto.


Tiba-tiba luka yang disebabkan oleh Smarta pulih seketika dan kekuatannya semakin meningkat.


"Kekuatan ini....jangan-jangan........"ucap Smarta,


"Kau baru menyadarinya?hahahahahh"ucap Ghesto dengan bangganya,


"Jadi kau menggunakan sisik mereka lalu mengekstraknya menjadi suatu cairan penguat kekuatan?"ucap Smarta,


"Wah wah wah kau tahu banyak ya, baiklah sebagai ganti dari pengetahuan itu aku rasa sebaiknya kau mati saja"ucap Ghesto.


Ghesto melesat lebih cepat dari sebelumnya, namun Smarta tidak kalah cepat, ia bahkan lebih unggul dibandingkan dengan Ghesto.


"Apa yang harus kita lakukan?"tanya Vels,


"Jangan tanya aku"ucap Groin,


"Huft...apa yang terj–"ucap Yhen yang tiba-tiba terkejut dan hanya bisa menontonnya saja,


'Dengan kekuatan itu, bahkan kami seperti semut, tidak ada yang bisa dilakukan sekarang'pikir Ghion.


Sementara itu, Ghesto mulai kesal dengan kekuatan Smarta.


"Padahal dia tidak menggunakan obat sepertiku, bagaimana bisa kekuatannya masih jauh di atasku!!?"pikir Ghesto dengan kesal,


"Ngomong ngomong.........*menebas*......mengandalkan obat hanyalah kesia-siaan"ucap Smarta,


"Uhuk...uhukk....siaaal!!!....bagaimana mungkin kekuatanmu lebih besar dariku?!!!!"ucap Ghesto,


"Karena....kau lemah bukan?"ucap Smarta,

__ADS_1


"Awas saja kalau kau menyesal nanti!!!!"ucap Ghesto.


Berulang kali Ghesto menyerangnya namun yang ada ia hanya menerima serangan saja.


"*menebas*..hiiyaaaahhh!!!!"teriak Ghesto,


"*Terluka*...dia mulai kuat"ucap Smarta,


"Ahahahah mudah sekali, semakin lama kau membunuhku maka semakin cepat kau mati ahahahahahhh"ucap Ghesto,


"Sepertinya rumor mengenai sisik itu memanglah benar"ucap Smarta,


set....set...set.....


'Dia semakin cepat!!??'pikir Ghesto,


'Wanita itu.....sepertinya ada yang salah dengannya'pikir Yhen,


"*Mengeluarkan aura ungu*aku benci membuang-buang waktu"ucap Smarta,


"Aura ungu!!??tidak.....mungkin....."ucap Ghesto dengan terkejut,


"Sudah kuduga ada yang tidak beres dengannya"ucap Groin,


"Pantas saja kita kewalahan melawan wanita yang satu itu"ucap Ghion,


"Kalau begini caranya......."ucap Groin.


Mereka memegangi Smarta hingga tidak dapat bergerak.


'Mereka mulai bermain licik'pikir Smarta,


"Sekarang kau akan mati hahahahahh"ucap Ghesto dengan senangnya.


set...set....set....


*sesuatu menangkis serangan Ghesto*


"Apa yang terjadi???"ucap Ghesto,


"Bantuan sudah datang"ucap Goslimo,


"Kau!!!bagaimana bisa!!!"ucap Groin,


"Haah......."ucap Goslimo,


"Apakah dia menghancurkan penghalangnya?"ucap Vels,


"Sepertinya begitu, dasar.....rupanya mereka bukanlah orang biasa"ucap Yhen.


'*pintu terbuka* siapa itu?'pikir Ghis,


"*membuka pintu*huft akhirnya terbuka juga"ucap Geani,


"*melesat dengan cepat* Zrin!!!!!"ucap Frow,


"Apa yang sebenarnya terjadi?"ucap Zrin,


"Mengenai itu...."ucap Frow sambil melirik Harnely,


"Tenang saja semuanya baik-baik saja"ucap Harnely,


"Sekarang tinggal Smarta saja, aku harap dia segera menyelesaikannya"ucap Geani,


"Tenang saja, dia bisa menanganinya dengan mudah"ucap Harnely.


Sementara itu, keadaan semakin memanas dengan adanya Goslimo.


"Kau!!!....."ucap Ghesto,


"Rupanya kalian cepat juga"ucap Smarta,


"Tidak perlu khawatir, yang jelas untuk sekarang yang perlu kita lakukan adalah membereskannya"ucap Goslimo,


"Huft....sepertinya kau benar"ucap Smarta.

__ADS_1


__ADS_2