Unique Power

Unique Power
139[] Gerbang Kota


__ADS_3

Setelah mendengar hal itu, Smarta hanya diam saja.


"Apakah ada yang salah dengan ucapanku?"ucap Buldar dengan bingung setelah melihat reaksi Smarta,


"Emm maksudmu saat ini kita sedang berada di Maskin Town?"tanya Smarta,


"Emm ya, lalu?"tanya Buldar,


"Apakah kau mengada-ngada?"ucap Smarta,


"Apa maksudmu dengan mengada-ngada?"tanya Buldar,


" *menatap* ya kau mengada-ngada"ucap Smarta,


"Apa yang kalian bicarakan? aku tidak mengerti"ucap Crigom,


"Katakan padaku di mana ini?"tanya Smarta,


"Ehm mengenai itu...emm oh iya tentu saja inilah dia Maskin Town"ucap Buldar dengan yakin,


"Bagaimana aku bisa mempercayaimu?"tanya Smarta,


"Emm kau...namamu?"tanya Crigom,


"Smarta"ucap Smarta,


"Aah iya Smarta..emm bagaimana ya caraku menjelaskannya....saat ini kau berada di ruangan..ehh..emmm bukan...emm maksudku itu...emm AAAAAARRRGGHH SIAAAL!!!!"ucap Crigom dengan kesal,


"T-tenanglah kawan jangan sampai kau kehilangan kendali"ucap Buldar dengan panik,


"Apakah terjadi sesuatu padanya?"tanya Smarta,


"Ehm iya....sebenarnya......"ucap Buldar dengan sedikit ragu,


"Jangan khawatir katakan saja, mungkin aku bisa membantu"ucap Smarta,


"Sebenarnya dia memiliki sedikit masalah dalam mengendalikan energinya karena suatu hal"ucap Buldar,


'Hmm tidak bisa mengendalikan energi? apa kaitannya dengan berbicara?'pikir Smarta,


"Tentu saja ada, bahkan hal itu sangatlah berpengaruh dalam berbicara"ucap Blager,


'Apa kaitannya energi dengan berbicara?'pikir Smarta,


"Singkatnya...dalam berfikir secara tidak sadar sebenarnya kita menggunakan sedikit energi karena otak memerlukannya dalam menyalurkan ide"ucap Whiger,


'Aku baru mengetahuinya'pikir Smarta,


"Dan masalah yang dia hadapi aku rasa ada kaitannya dengan mental"Blager,


'Apa-apaan ini? mental dan energi? aku tidak mengerti'pikir Smarta dengan bingung,


"Itu benar, dengan mental yang baik seharusnya seseorang bisa mengendalikan energinya dengan baik pula, dan kedua hal itu merupakan yang terpenting"ucap Whiger,


'Hmm jika dia tidak mampu mengendalikan energinya...mungkinkah ada masalah dengan mentalnya?'pikir Smarta,


"Bisa saja"ucap Whiger,


"Emm Smarta? apakah kau sedang memikirkan sesuatu?"tanya Buldar,


"Emm iya itu benar..lalu mengenai Crigom...apakah kau pernah mengalami sesuatu hal buruk yang membuatmu serasa seperti memiliki tingkah yang aneh?"tanya Smarta,


"Emm maaf aku tidak mengerti maksudmu"ucap Crigom,


"Hmm kalau begitu...apakah dulu kau pernah mengalami suatu hal buruk?"tanya Smarta,


"Emm mengenai itu ada...em..ehh...tunggu dulu.....bagaimana bisa kau mengetahuinya?"tanya Crigom dengan heran,


"Tentu saja, dan aku sudah tahu bagaimana cara memulihkanmu"ucap Smarta,


"B-BENARKAH!????"ucap Buldar dengan terkejut,

__ADS_1


"Tunggu dulu kenapa malah kau yang terkejut?"ucap Smarta,


"Ehh ahahah maaf "ucap Buldar,


"Apakah itu benar?"tanya Crigom,


"Mudah saja...selama kau mengikuti apa yang kukatakan seharusnya ini akan berhasil"ucap Smarta,


"Benarkah?"tanya Crigom,


"Tentu saja"ucap Smarta,


'Apakah kau yakin mengenai hal ini?'pikir Smarta,


"Jangan khawatir bocah kau bisa mengandalkan kami"ucap Blager,


'Baiklah kalau begitu, ku mohon'pikir Smarta.


Lalu Smarta menyuruh Crigom untuk mengumpulkan energi sebanyak yang ia bisa sementara Smarta mengamatinya.


"Hmm tekanan energi yang tidak beraturan...."ucap Smarta,


"Benarkah? lalu apa yang harus dilakukan?"tanya Buldar,


"Hmm aku rasa kita harus memperbaiki bagian dalam dulu"ucap Smarta,


"Bagian dalam? bagaimana caranya?"tanya Buldar,


"Aku akan menyalurkan energiku untuk memeriksanya"ucap Smarta.


Lalu Smarta menyalurkan energinya dan mencoba untuk memeriksanya.


'Hmm....energi ini...mirip seperti yang pernah dialami oleh Harnely'pikir Smarta,


"Sedikit tepat, namun terdapat sedikit perbedaan"ucap Blager,


'Bagaimana ini?'pikir Smarta,


'Baiklah'pikir Smarta.


Semakin dalam energi Smarta masuk, ia mulai merasakan adanya sesuatu yang mencurigakan.


'Aku merasakan ada energi asing'pikir Smarta,


"Hancurkan energi itu"ucap Blager,


'Baiklah'pikir Smarta.


Dengan bantuan Blager, Smarta berhasil menghancurkan suatu energi asing yang terdapat di tubuh Crigom.


" *menghilangkan aliran sihir* aku rasa itu sudah cukup"ucap Smarta,


" *berdiri* huh? tubuhku....aku merasa sedikit berbeda dari sebelumnya"ucap Crigom,


"Coba kau keluarkan energimu"ucap Buldar.


Setelah mencoba mengeluarkan sihir, ternyata energinya sudah kembali stabil.


"Energiku...bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi??"ucap Crigom dengan begitu terkejut,


"Siapa kau sebenarnya?"tanya Buldar,


"Emm aku hanyalah seorang pemburu alien"ucap Smarta,


"Pantas saja, ngomong-ngomong kenapa kau mendatangi tempat ini?"tanya Buldar,


"Emm aku mendapatkan misi dari ketua"ucap Smarta,


"Hmm apakah kau dari alien slayer?"tanya Crigom,


"Itu benar"ucap Smarta,

__ADS_1


"Brastino ya...."ucap Buldar,


"Jadi kau mengetahui ketua?"tanya Smarta,


"Itu hanyalah masa lalu saja"ucap Blager,


"Begitu ya...."ucap Smarta,


"Aku minta maaf sebelumnya karena sudah berlaku kasar"ucap Crigom,


"Emm tidak masalah, lagipula aku tidak begitu memikirkan hal itu"ucap Smarta,


"Kau orang baik, sekaligus kuat, sepertinya tidak ada yang perlu dilakukan lagi, kau lulus"ucap Buldar,


"Hmm? apa yang kalian maksud?"tanya Smarta,


"Ahahah sepertinya kau memang orang baru...sebenarnya kami hanyalah penjaga biasa"ucap Buldar,


"Aku sudah tahu itu...aku penasaran dengan tes yang kalian berikan...memangnya tes apa itu?"tanya Smarta,


"Tadi kami hanya mengetesmu saja mengenai seberapa besar tingkat sensitivitasmu dengan energi"ucap Buldar,


"Begitu ya...."ucap Smarta,


"Sebelumnya ada juga orang yang memiliki energi yang mirip sepertimu...namun....hmm...aku sudah lupa....itu sudah lama sekali"ucap Crigom,


"Huh? siapa it–"ucap Smarta,


"Pokoknya kau sudah lulus, sebaiknya kau segera agar tidak menguras waktumu"ucap Buldar sambil mengeluarkan sihir yang memunculkan pintu didekatnya,


"Ehm baiklah kalau begitu"ucap Smarta sambil memasuki pintu tersebut.


Lalu pintu tersebut menghilang.


"Hmm apakah dia akan baik-baik saja?"ucap Buldar dengan sedikit ragu,


"Tenang saja, dia bisa menghilangkan energi asing di tubuhku, sepertinya dia akan berhasil"ucap Crigom,


"Kuharap begitu, namun alien sialan itu..."ucap Buldar,


"Meski peluangnya kecil...seharusnya masih ada harapan"ucap Crigom,


"Sepertinya aku akan kembali"ucap Buldar,


"Baiklah"ucap Crigom.


Lalu Buldar terbang dan meninggalkan Crigom.


'Smarta....hmm....aku merasa seperti pernah melihat seseorang dengan wajah yang mirip dengannya...namun siapa ya...'pikir Crigom,


#Sisi Vriln


"Anak itu...apakah dia akan baik-baik saja?"tanya Winzy,


"Dasar kau ini....tentu saja, aku sangat yakin"ucap Brastino,


"Itu adalah yang ke-18 kalinya kau mengatakannya"ucap Winzy,


"Ahahah ayolah kawan, kali ini seharusnya bisa tau"ucap Brastino,


"Terserah kau saja"ucap Winzy,


"Kau tidak kembali?"tanya Brastino,


"Aku akan tetap di sini sampai dia kembali"ucap Vriln,


"Lakukanlah sesukamu, aku akan kembali"ucap Brastino sambil meninggalkan mereka,


" *Berjalan* ngomong-ngomong mengenai anak itu..emm Smarta.....apakah kau memikirkan apa yang kupikirkan?"tanya Winzy,


"Mungkin saja"ucap Brastino.

__ADS_1


__ADS_2