
Mendengar hal itu Smarta tidak bisa berkata apa-apa, ia hanya bisa memandang wajahnya. Seseorang yang baru saja menjadi temannya beberapa saat, meskipun kelakuannya dimasa lalu sedikit membuat kesal Smarta, akan tetapi ia tetap memaafkannya, kini pandangannya hanya tertuju pada Glosio.
"Apakah membunuh itu melanggar pada tes ini?"tanya Smarta kepada Marshi,
"Pada tes ini akan ada banyak yang kehilangan nyawa, namun itulah yang namanya Tes Alien Slayer, diluar sana alien memiliki fisik yang bahkan melebihi fisik manusia, oleh karena itu jika di tes ini ia sudah gugur, maka ia sudah tidak layak menjadi anggota"ucap Gradzio,
"Maafkan aku Smarta, aku tidak bisa menyelamatkannya"ucap Klinto dengan kecewa,
"Tidak apa Klin, sepertinya aku akan melakukan hal yang sama padanya"ucap Smarta dengan amarah yang ia coba untuk pendam
"Baiklah untuk urutan selanjutnya silahkan maju ke arena"ucap Marshi,
"Lalu seorang pria dari Tim A dan seorang pria dengan wajah mengantuk dari Tim B maju ke arena pertarungan.
"Sudah siap kuhancurkan?"tanya Srendis dari Tim A,
"Kita lihat saja nanti"ucap Harnely dari Tim B dengan wajah yang mengantuk,
"Baiklah pertandingan dimulai"ucap Marshi
Srendis bergerak dengan cepat menuju Harnely, namun Harnely tidak menghindarinya,mengetahui serangannya tidak dihindari sama sekali menyebabkan Srendis menyerangnya terus-menerus hingga suatu ketika tangannya dipegang oleh Harnely.
"Hanya segini saja?"tanya Harnely dengan wajah yang mengantuk,
"Hah jangan berlagak sok kuat, kau pasti menahan rasa sakit"ucap Srendis dengan penuh percaya diri,
"Hmm mungkin"ucap Harnely.
Lalu Harnely menunjuk ke arah Srendis dan seketika Srendis tidak dapat bergerak.
"Apa yang terjadi?aku tidak dapat bergerak"pikir Srendis,
"Kau baik-baik saja?"tanya Harnely,
"Akan kuhancurkan kau!!"ucap Srendis,
__ADS_1
"Aku akan memberimu hadiah"ucap Harnely sambil mendekat ke arah Srendis.
"Sial aku tidak bisa bergerak"pikir Srendis,
"Bagaimana mungkin?"tanya Smarta,
"Hmm mungkin itu soul drive bocah itu"jawab Gradzio,
"Bagaimana kau tahu?"tanya Smarta,
"Cobalah kau lihat hawa anak itu"ucap Gradzio, begitu Smarta melihatnya ia baru menyadari bahwa anak itu(Harnely) memiliki soul drive ular.
"Lalu ia tidak bisa bergerak?"tanya Smarta,
"Lihatlah disekitar anak itu"ucap Gradzio,
"Owh jadi ular itu yang mengikatnya"pikir Smarta,
"Sial jangan-jangan ini adalah soul drive anak itu"pikir Srendis.
"Kalau begitu"pikir Srendis.
Muncul aura disekitar tangan Srendis yang berbentuk semacam cakar yang seketika membuatnya dapat bergerak kembali,
"Sudah kuduga, soul drivemu adalah kucing"ucap Harnely,
"Bagaimana kau bisa mengetahuinya?"tanya Srendis,
"Karena aku melihatmu waktu itu"ucap Harnely,
"Lalu?"tanya Srendis
Seketika ia melihat aura yang dikeluarkan oleh Harnely, aura tersebut terlihat berbentuk seperti cakar yang lebih panjang darinya,
"Astaga soul drive macam apa ini"pikir Srendis,
__ADS_1
"Sepertinya kau mulai menyadarinya"ucap Harnely,
"Apa yang—"pikir Srendis
Lalu seketika Harnely menusuk tubuh bagian belakang Srendis hingga tumbang lalu pertandingan dimenangkan oleh Harnely.
"Aku kira soul drivenya ular"ucap Gradzio,
"Apa maksudmu?"tanya Smarta,
"Entahlah mungkin aku salah lihat"ucap Gradzio,
"Hmm sejak kapan ular memiliki cakar?"pikir Smarta. Lalu pertandingan dilanjutkan.
Pada pertandingan ini author sengaja mempercepat alur karena jika dijelaskan semua maka akan memerlukan beberapa chapter yang menguras waktu dan pasti berpotensi membuat kalian bosan menunggu, jadi langsung dipercepat hingga pertandingan Smarta. Oke Lanjuut
"Baiklah peserta terakhir silahkan maju"ucap Marshi,
"Giliranmu kawan"ucap Gradzio,
"Baiklah"ucap Smarta.
Lalu Smarta maju ke arena bersama dengan Krenzo,
"Smarta,....hahaha lawan yang sangat mudah"pikir Krenzo sambil menatap Smarta dengan tatapan yang merendahkan,
"Huft Krenzo ya, mungkin aku akan berpura-pura kalah saja"pikir Smarta,
"Kenapa begitu?"tanya Blager,
"Aku tidak ingin terlihat mencolok"ucap Smarta,
"Terserah kau saja nak"ucap Whiger,
"Baik"ucap Smarta.
__ADS_1
"Baiklah, pertandingan terakhir dimulai"ucap Marshi