
Smarta melaju dengan kecepatan maksimalnya, akan tetapi ia selalu dihalangi oleh tebasan berupa angin dari alien tersebut,
"Sial sulit sekali mendekatinya"pikir Smarta,
"Dekati saja bocah, bukankah kau lupa tujuanmu keluar"ucap Blager,
"Kau benar, kalau begitu..."ucap Smarta sambil menerobos tebasan angin tersebut sambil mendekati alien tersebut.
Sesuai yang diharapkan, pakaian tempur tersebut tidak tergores sedikitpun,
"Huh seperti yang kuharapkan"ucap Smarta sambil tersenyum.
Lalu Smarta berhasil mendekati alien tersebut. Setelah alien tersebut tertebas, tiba-tiba tebasan dari arah yang lain mengenai Smarta,
"Sepertinya aliennya bukan hanya satu, namun lebih dari satu"pikir Smarta,
"Nak lihatlah sekelilingmu!!!"ucap Whiger,
"Apa?(melihat sekeliling)mengapa ada banyak sekali?"pikir Smarta
"Sudahlah nak, selama ada kami kau baik-baik saja"ucap Blager,
"dengan jumlah sebanyak itu aku harus bagaimana?aku mulai kehabisan stamina"ucap Smarta,
"Bagaimana jika kau gunakan sihirmu?"ucap Whiger,
"Ide bagus, gunakan bocah"ucap Blager,
"Baiklah...Magic water,Ice Sword
(pedang tersebut terlapisi air yang membeku).
Lalu Smarta melesat ke arah alien-alien tersebut.
Karena begitu banyak yang menyerang menyebabkan pakaian termpur Smarta mulai robek sedikit demi sedikit,
"Astaga pakaian tempurku"pikir Smarta,
"Kau harus cepat bocah, jangan sampai kau mati ditempat seperti ini"ucap Blager,
"Sial tidak ada pilihan lain..Magic water protection"pikir Smarta
(muncul air diseluruh tubuh lalu membeku dengan bentuk seperti zirah)
"Sial, apa yang harus aku lakukan?"pikir Smarta yang sudah sangat kelelahan
Para alien tersebut menyerangnya tanpa henti,sihir pelindung Smarta tidak bisa menahannya terlalu lama,
"Aku harus menyelesaikannya secepat mungkin"pikir Smarta,
"grrr...GRRRRRAAAAAAAAA"teriak alien tersebut.
Seketika sebagian alien tersebut melesat ke arah Smarta, dan sebagian lagi menyerangnya dengan tebasan angin, kedua tipe serangan tersebut membuat Smarta sedikit kewalahan.
__ADS_1
"SIAL SIAL SIAL SIAL SIAAAL, betapa lemahnya diriku"pikir Smarta,
"Awas nak dibelakangmu"ucap Whiger,
(menoleh kebelakang)
Salah satu alien tersebut menyerang Smarta dengan serangan berupa cakaran yang menghancurkan sihir bahkan menembus hingga merobek kulit Smarta.
"Uhukkk...."Smarta terbaring merasa tak berdaya,
"Nak bertahanlah"ucap Whiger,
"Maafkan aku...ternyata aku masih sangat lemah ahahah"pikir Smarta.
Smarta memaksakan diri dan berusaha menyerang alien disekitarnya, namun serangannya hanya berdampak sementara, setelah itu luka tersebut akan pulih kembali dengan bantuan Whiger.
(Disaat sibuk menyerang)
"Alien itu mengapa hanya duduk?"pikir Smarta,
"Mungkinkah itu tubuh inti mahkluk itu?"tanya Whiger,
"Tidak salah lagi, hei bocah coba kau bunuh alien yang diam itu"ucap Blager.
Smarta berusaha mendekatinya, namun selalu dihalangi oleh alien-alien tersebut,
"Sial bagaimana aku bisa mendekatinya sedangkan mereka selaku menghalangiku"pikir Smarta,
Tiba-tiba Smarta mendapatkan sebuah ide dalam kondisi kritis tersebut,
"Magic water"
(melempar air tersebut)
"Freeze"
(tepat setelah dilempar air tersebut membeku)
Es tersebut berhasil ditebas oleh tebasan angin alien tersebut, namun es tersebut tetap melaju dengan cepat hingga mengenai alien sesuai dengan yang ditargetkan Smarta
Dari semua alien yang diserang, hanya alien yang diam itu saja yang tidak tergores sedikitpun.
"Aku benar-benar kehabisan akal"ucap Smarta,
"Tenanglah nak, kita pasti bisa"ucap Whiger,
"Jangan menyerah bocah, kami sedang memikirkan sesuatu"ucap Blager,
"Memangnya apa?"tanya Smarta sambil menghindari serangan para alien tersebut,
"buatlah pelindung disekitarmu"ucap Blager,
"Baik"ucap Smarta
__ADS_1
"Magic water wall "
(kumpulan air disekeliling Smarta yang membentuk seperti tembok)
"lalu?"tanya Smarta,
"bekukan sekeras mungkin"ucap Blager,
"Freeze"
(seketika air tersebut membeku)
"Apakah kau bisa menggunakan sihir api?"tanya Blager,
"Hanya api kecil, energiku tersisa sedikit lagi"jawab Smarta,
"Itu sudah lebih dari cukup"ucap Blager
"Apa yang harus aku lakukan?"tanya Smarta,
"Aku akan meminjamkan kekuatanku"ucap Blager.
Lalu Smarta merasakan energi yang cukup kuat mengalir ditubuhnya.
"Ini...."pikir Smarta,
"Kumpulkan dan padatkan api ditanganmu, lalu lapisi dengan es, setelah itu lempar ke atas setelah pelindungmu hancur"ucap Blager,
"Baiklah"ucap Smarta.
Lalu Smarta mengeluarkan api dalam jumlah besar, memadatkannya, lalu melapisinya dengan es. Setelah pelindung yang dibuat Smarta hancur, ia melakukan apa yang Blager katakan sebelumnya,
"Setelah itu?"tanya Smarta,
"Buat pelindung itu lagi"ucap Blager,
"Magic water wall....Freeze"ucap Smarta
beberapa saat kemudian ia merasakan sebuah getaran yang cukup kuat, yang beberapa saat kemudian membuat pelindung yang dibuatnya hancur,
"Sial pelindungnya hancur"pikir Smarta,
"Tenanglah nak, kau baik-baik saja"ucap Blager,
"Apa maksudmu?"tanya Smarta,
"Lihatlah sekitarmu"ucap Blager,
"Memangnya ada ap–"tiba-tiba Smarta terdiam karena tidak ada yang menyerangnya lagi,
"Apa yang terjadi?(menoleh sekitar)"pikir Smarta dengan bingung.
Semua alien disekitarnya tiba-tiba menghilang, yang tersisa hanyalah kumpulan bekas darah disekitar area ia bertempur.
__ADS_1