Unique Power

Unique Power
83[] Mengobati Semua Orang


__ADS_3

#Down Town


#Markas Alien Slayer


"Darurat, keadaan darurat!!"ucap Fanin,


"Apakah ada masalah?"tanya Brastino


"Ada suatu kejanggalan pada kota Weight Town"ucap Fanin


"Apakah keanehan yang kau temukan?"tanya Brastino,


"Saat ini terdapat banyak alien disekitar sana"ucap Geani,


"Apakah berbahaya?haruskah kita mengirim bantuan kesana"tanya Brastino,


"Sepertinya tidak perlu, saat ini tim Smarta sedang berada disana, mungkin mereka akan membereskannya"ucap Brastino,


"Hmm apakah mereka sudah mengetahuinya?"tanya Fanin,


"Entahlah, namun sangat aneh mereka sudah berada disana"ucap Brastino,


"Aku penasaran, apakah ini hanyalah kebetulan?"ucap Fanin,


"Mungkin saja"ucap Brastino,


#Weight Town


#Di Suatu Tempat


"Dimana ini?"tanya Smarta,


"Ehm sebelumnya selamat datang dirumahku ehehe"ucap Drakio,


"Kau tinggal disini?"tanya Smarta,


"Begitulah, hal ini sudah wajar sebagai pasukan sepertiku"ucap Drakio,


"Kau tinggal sendiri disini?"tanya Geani,


"Kau benar, sudah lama aku seperti ini, jadi tidak ada yang perlu ditanyakan bukan?"ucap Drakio,


"Emm baiklah"ucap Smarta sambil memasuki rumah tersebut, begitu pula dengan Geani dan Harnely pun memasuki rumah tersebut.


"Silahkan dinikmati minuman ini"ucap Drakio,


"Terima kasih"ucap Geani.


Beberapa saat kemudian mereka batuk dan mengeluarkan minuman yang sudah mereka minum.


"Uhuk....rasanya aneh"ucap Smarta,


"Aku tidak terkejut, memang begitulah rasanya"ucap Drakio,


"Apakah kau sudah terbiasa dengan minuman ini?"tanya Geani,


"Tentu saja"ucap Drakio.


"Sepertinya ada tamu"ucap seseorang yang baru saja memasuki rumah,


"Oh ayah sudah kembali?"tanya Drakio,


"Begitulah...(meminum minuman)..aaaaahh meski aneh namun tetap saja enak"ucap ayah Drakio,


"Tentu saja hahahah"ucap Drakio,


"Apakah mereka teman-temanmu?"tanya ayah Drakio,


"Begitulah, tadi mereka membantuku selagi bertahan dari para alien itu"ucap Drakio,


"Wah wah wah, tidak kusangka ada bantuan, maaf sudah merepotkan kalian"ucap ayah Drakio,

__ADS_1


"Ehm tidak masalah, lagipula kami sedang lewat tadi"ucap Smarta,


"Begitu ya..baiklah kalian boleh kembali"ucap ayah Drakio,


"Hmm?mengapa begitu?"tanya Smarta,


"Emm tidak baik melibatkan kalian lebih jauh lagi, yang ada hanya akan membuat kalian menderita karena alien-alien itu"ucap ayah Drakio,


"Setidaknya biarkan kami disini untuk memperkuat diri kami"ucap Geani,


"Benarkah?baguslah kalau begitu hahahahah"ucap ayah Drakio,


"Lalu apakah kau mengetahui penyebab dari serangan itu?"tanya Smarta,


"Entahlah aku masih belum menemukan akar permasalahan ini, saat itu aku sedang menerobos kedepan barangkali ada sesuatu yang mungkin dapat menghentikan serangan itu, namun yang aku temukan hanya kumpulan alien saja"ucap ayah Drakio,


"Jadi begitu..sudah berapa lamakah hal ini terjadi?"tanya Smarta,


"Aku rasa hampir dua tahun"jawab ayah Drakio,


"Ayah beristirahatlah, kau pasti kelelahan sekarang"ucap Drakio,


"Kau benar hahahah, aku istirahat dulu ya, jika ada yang ingin kalian tanyakan, langsung saja ke anakku, dia tahu lebih banyak"ucap ayah Drakio,


"Baiklah pak"ucap Smarta,


"Ehm bagaimana jika kita mengobrol diluar saja?"tanya Drakio,


"Ehm baiklah"ucap Smarta.


Lalu mereka keluar dan menuju ke suatu tempat disana dimana ada banyak orang yang sedang berkumpul.


"Tempat apa ini?"tanya Smarta,


"Seperti yang kau lihat, disini adalah tempat pengobatan untuk para prajurit yang terluka"jawab Drakio,


"Sebanyak ini???"tanya Geani dengan terkejut,


"Begitulah, lukanya sungguh parah, namun tidak ada yang dapat kami lakukan selain melakukan pengobatan ini saja"ucap Drakio,


"Entahlah, kami tidak bisa menyembuhkan hingga benar-benar pulih"ucap Drakio,


"Hmm......"pikir Smarta.


Karena penasaran, Smarta mencoba menyembuhkan satu orang yang berada didekatnya.


(Healing)


Seketika orang tersebut sembuh, namun tidak dengan energinya.


"Tidak mungkin!!!bagaimana kau melakukannya???"ucap Drakio,


"Ehm aku tidak menyangka hanya dengan sedikit sihir saja sudah cukup untuk menyembuhkan segala luka"pikir Smarta,


"Tentu saja karena bantuanku dasar"ucap Whiger,


"Begitu ya"pikir Smarta,


"Namun tenang saja, menyembuhkan mereka semua bahkan tidak perlu bagiku untuk turun tangan"ucap Whiger,


"Baiklah kalau begitu"pikir Smarta,


"Aku mohon, bisakah kau sembuhkan mereka semua? aku akan memberikan apapun untuk membalasnya"ucap Drakio,


"Ehm baiklah tidak masalah"ucap Smarta.


Semua prajurit yang terluka berhasil disembuhkan, bahkan Smarta menuju ke segala tempat disana yang dirasa memerlukan pertolongan.


"Baiklah sepertinya ini yang terakhir"pikir Smarta.


Lalu orang tersebut berhasil pulih.

__ADS_1


"Aku benar-benar berterima kasih, sebagai gantinya kau bisa meminta apa saja disini"ucap Drakio,


"Wah wah wah, benarkah?apapun itu?"tanya Smarta dengan bersemangat,


"Ehm selama masih berada dalam jangkauan kemampuan kami hehehe"ucap Drakio,


"Emm sudahlah, aku melakukannya atas kemauanku"ucap Smarta,


"Tidak mungkin!!!benarkah???"ucap Drakio,


"Anggap saja sebagai hadiah karena membiarkanku menang saat itu"ucap Smarta,


"Padahal saat itu aku sudah sekuat tenaga melawanmu"ucap Drakio,


"Sudahlah, terlebih lagi, apakah kau sudah mempersiapkan rencana untuk besok?"tanya Smarta,


"Entahlah, yang kami lakukan hanyalah menahan serangan demi mempertahankan daerah ini, selebihnya tidak ada yang bisa kami lakukan"ucap Drakio,


"Hmm begitu ya.."pikir Smarta.


Setelah cukup lama berfikir, Smarta mendapatkan suatu rencana yang ia rasa dapat menjadi solusi dari permasalahan yang dialami kota ini.


"Hmm sepertinya aku memiliki rencana"ucap Smarta,


"Apakah itu?"tanya Drakio,


"Kumpulkan semua ketua secepatnya"ucap Smarta,


"Baiklah"ucap Drakio.


Tidak membutuhkan waktu lama, Drakio telah mengumpulkan sebanyak 9 ketua dengan cepat.


"Aku tidak percaya kau mengumpulkan mereka secepat ini"ucap Smarta,


"Tentu saja, demi kedamaian kota ini. Jadi..apa yang ingin kau sampaikan?"tanya Drakio,


"Sebelumnya aku ingin mengetahui semua nama-nama ketua disini agar aku mudah membagi tugasnya"ucap Smarta,


"Baiklah, dimulai dari ketua yang pertama, namanya adalah tuan Rasydo, lalu ini tuan Tris, tuan Dinlo, tuan Warden, tuan Cynde, tuan Sargo, tuan Jaiden, tuan Sraig, dan yang terakhir adalah tuan Wrign.


"Hmm baiklah, aku akan mencobanya, namun sebelumnya, dimanakah tugas kalian selama melindungi kota?"tanya Smarta,


"Selama ini kami hanya melindungi bagian depan secara melingkar saja"ucap Rasydo,


"Hmm tidak adakah yang mencoba mencari petunjuk untuk menghentikan serangan?"tanya Smarta,


"Ayahku sudah mencobanya, namun seperti yang kau dengar, dia tidak menemukan apapun"ucap Drakio,


"Baiklah kalau begitu, rencananya cukup sederhana, kalian cukup lindungi saja bagian kota seperti biasa"ucap Smarta,


"Lalu apa yang akan kau lakukan?"tanya Warden,


"Aku akan berkeliling untuk mencari keanehan disekitar, selama aku menjumpai serangan yang selalu muncul secara bertahan diwaktu yang sama, biasanya ada yang mengatur hal itu untuk terjadi"ucap Smarta,


"Maksudmu bagaimana?"tanya Rasydo,


"Setiap serangan yang sama secara bertahap disetiap harinya seharusnya memerlukan rencana yang matang"ucap Smarta,


"Jadi maksudmu ada seseorang yang merencanakannya?"tanya Drakio,


"Mungkin saja, namun kita lihat saja nanti"ucap Smarta,


"Aku tidak menyangka anak ini bisa memikirkan hal itu"ucap Sraig,


"Aku hanya teringat akan beberapa serangan yang kota kami alami juga, dan mungkin saja hal itu terjadi disini"ucap Smarta,


"Tidak buruk, kita akan mencoba rencanamu besok"ucap Rasydo,


"Kuharap semua ini segera berakhir"ucap Sargo,


"Aku juga berharap demikian"ucap Wrign,

__ADS_1


"Sudahlah, sekarang kembali ke tempat masing-masing, kita akan berperang besok"ucap Rasydo,


"Baik ketua"ucap semua ketua.


__ADS_2