
#Markas alien slayer
" *seseorang mengetuk pintu* masuklah"ucap Brastino,
"Apakah kau sedang sibuk ketua?"tanya Fanin,
"Tidak....ada apa?"tanya Brastino,
"Aku penasaran dengan kejadian yang menimpamu di tempat di mana Smarta melaksanakan misinya sekarang"ucap Fanin,
"Apa yang membuatmu penasaran?"tanya Brastino,
"Emm....sebenarnya apa yang ada di sana?"tanya Fanin,
"Sebenarnya tempat itu tidaklah berbahaya..."ucap Brastino,
"Benarkah? lalu kenapa kau tidak bisa menyelesaikan misi yang diberikan kepadamu dulu?"tanya Fanin,
"Huh? bagaimana kau bisa mengetahui hal itu?"ucap Brastino dengan terkejut,
" *menunjukkan suatu kertas* aku menemukannya di mejamu kemarin malam di saat kau keluar menemui Vriln"ucap Fanin,
"Begitu ya...kurasa tidak ada yang perlu disembunyikan sekarang"ucap Brastino,
"Apakah insiden itu ada kaitannya denganmu?"tanya Fanin,
"Aku tidak bisa memberikan jawaban pasti mengenai hal itu"ucap Brastino,
"Hmm baiklah tidak masalah"ucap Fanin sambil pergi mrninggalkan ruangan Brastino.
Setelah Fanin pergi, Brastino melihat keluar melalui jendela.
'Andai saja saat itu aku tidak ikut ke sana.......'pikir Brastino.
#Ruangan Fanin
Fanin diam di ruangannya sambil memperhatikan suatu kertas yang berisi gambaran yang di dalamnya terdapat Brastino dan 13 orang lainnya.
#Maskin Town
#Ruangan tak dikenal
"Ruangan apa ini...."ucap Smarta,
"Energinya berhenti sampai di sini saja"ucap Zexun,
"Mungkinkan aliennya ada di ruangan ini?"ucap Smarta,
"Hmm dari kondisi ruangannya aku rasa tidak mungkin ada alien di sini"ucap Zexun.
Tiba-tiba pintu tertutup dan terkunci dengan suatu segel.
"Pintunya tertutup"ucap Zexun,
"Sepertinya alien yang kita lawan ini bukanlah alien common ataupun uncommon"ucap Smarta,
"Aku rasa kau salah, dengan kekuatan seperti itu sepertinya alien ini setingkat danger"ucap Zexun,
"Sepertinya begitu"ucap Smarta.
Lalu ruangan tersebut kembali dipenuhi dengan energi seperti ruangan sebelumnya.
"Cara yang sama tidak akan berhasil"ucap Smarta.
Lalu Smarta mencoba untuk menghilangkan pola pada pintu tersebut, akan tetapi pola tersebut berbeda seperti sebelumnya.
'Polanya berbeda dari sebelumnya, namun tidak ada masalah Selama ada Whiger'pikir Smarta.
Lalu Smarta menghilangkan pola tersebut dengan mudah tanpa ada hambatan sekalipun.
__ADS_1
*melemparkan sihir api*
DUARR............
*Pintu tidak hancur*
"Hmm? sihirku tidak mempan?"ucap Smarta,
"Sepertinya pintu itu mengandung sesuatu yang membuat beberapa sihir tidak mempan terhadapnya"ucap Zexun,
"Begitu rupanya..."ucap Smarta.
Lalu Smarta mencoba beberapa sihir pada pintu tersebut, namun tetap tidak mempan.
"Sial....bahkan semua sihir tidak mempan"ucap Smarta dengan kesal,
"Terlebih lagi...sejak kapan kau bisa menggunakan segala macam sihir?"ucap Zexun dengan heran,
"Tentu saja dengan gelang ini"ucap Smarta,
"Begitu rupanya"ucap Zexun,
"Hmm bagaimana ini...."ucap Smarta sambil berusaha memikirkan sesuatu,
'Meski dia bisa menggunakan banyak sihir, pasti dibutuhkan energi yang besar....orang ini sepertinya memang bukanlah orang biasa seperti pemburu pada umumnya....siapa dia?'pikir Zexun,
"Ehh? tunggu dulu, jika sihir tidak mempan...."ucap Smarta.
Lalu Smarta melesat dan memukul pintu tersebut dan ternyata pintu tersebut berhasil dihancurkan.
"Sepertinya segel-segel itu digunakan untuk menahan serangan berdasarkan segel yang digunakan"ucap Smarta,
"Mungkin itu adalah jawaban yang tepat"ucap Zexun,
"Kita harus cepat"ucap Smarta sambil berlari keluar.
"Sudah hampir 5 hari Smarta di dalam sana, apakah dia baik-baik saja?"ucap Vriln,
"Jangan terlalu dipikirkan, lagipula tidak ada jawabannya meski kau menanyakannya berulang kali"ucap Winzy,
"Meski begitu...."ucap Vriln,
"Melihatmu begini mengingatkanku dengan seseorang...."ucap Winzy,
"Hmm? siapa itu?"tanya Vriln,
"Ada seseorang....namun kejadian itu sudah lama sekali. aku merindukannya"ucap Winzy,
"Sepertinya dia adalah orang yang penting"ucap Vriln,
"Tentu saja"ucap Winzy,
"Apa yang terjadi?"tanya Vriln,
"Mengenai itu.......aku tidak tahu"ucap Winzy,
"Begitu ya........kuharap kalian bisa bertemu suatu saat nanti"ucap Vriln,
"Aku juga berharap begitu"ucap Winzy.
#Sisi Smarta
Beberapa kali Smarta dan Zexun mencari alien itu di berbagai ruangan, namun alien tersebut tak kunjung ditemukan selain energi asing yang ada di mana-mana. Hingga pada suatu ketika.
"Tunggu dulu..."ucap Smarta,
"Kenapa kita berhenti?"tanya Zexun,
"Aku merasa ada yang aneh di sini"ucap Smarta,
__ADS_1
"Hmm? apa maksudmu?"tanya Zexun,
"Seharusnya ruangan ini merupakan ruangan pertama yang kita masuki bukan?"ucap Smarta,
" *memperhatikan* Kau benar, ruangan ini memang sudah kita datangi, bahkan ruangan pertama yang kita masuki"ucap Zexun,
"Berapa banyak ruangan yang ada di sini? apakah kau tahu?"tanya Smarta,
"Tentu....seingatku di tempat ini ada sekitar 50 ruangan yang memiliki fungsinya masing-masing dan satu ruangan khusus yang digunakan sebagai tempat untuk mengurung seseorang"ucap Zexun,
" Mengurung seseorang? untuk apa?"tanya Smarta,
"Tentu saja untuk mengurung orang yang melanggar. Apakah kau tidak tahu itu?"tanya Zexun,
"Hmm lalu bagaimana dengan jumlah ruangan yang sudah kita datangi?"tanya Smarta,
"Seharusnya ini sudah yang ke-50"ucap Zexun,
"Hmmm.....*mencoba memikirkan sesuatu*......ehh? tunggu dulu, tempat ini sudah terbengkalai sejak lama bukan?"ucap Smarta,
"Emm iya itu benar, sejak alien itu menyerang tempat ini, kini sudah tidak ada seorang pun di sini"ucap Zexun,
"Bagaimana dengan seorang penjaga? apakah mereka juga tidak ada?"tanya Smarta,
"Tentu saja mereka tid–"ucap Zexun.
Tiba-tiba mereka teringat sesuatu mengenai ruangan di mana mereka dikurung dan terdapat seorang penjaga yang menjaga mereka.
" *menyadari sesuatu* Jika memang ruangan ini sudah lama tidak ditempati"ucap Smarta,
"Dan sudah tidak ada orang karena alien yang menguasai tempat ini..."ucap Zexun.
"Maka alien yang sebenarnya adalah penjaga yang menjaga kita di kurungan itu"ucap Smarta dan Zexun secara bersamaan,
Tepat setelah mereka menyadari hal itu, tanpa membuang-buang waktu Smarta dan Zexun segera menuju ruangan di mana mereka sadar pertama kali.
#Di suatu ruangan
#Ruangan kurungan
" *mendengar suara Smarta dan Zexun* sepertinya mereka sudah menyadarinya"ucap penjaga itu,
" *di ujung lorong* akhirnya ketemu juga"ucap Smarta,
"Rupanya benar....sial andai saja kita mengetahuinya sejak awal"ucap Zexun dengan kesal,
"Sepertinya kalian bersenang-senang"ucap penjaga itu,
"Tidak perlu membuang-buang waktu, ayo kita bertarung"ucap Smarta sambil mengeluarkan pisaunya yang berubah menjadi pedang dan dilapisi sihir es,
"Ahahahah jangan terburu-buru begitu"ucap penjaga tersebut.
Lalu penjaga itu berubah wujud menjadi suatu makhluk seperti yang dilihat Smarta dan Zexun di ruangan pertama itu akan tetapi terdapat sedikit perbedaan pada wujud alien itu.
"Kau yang bulang tidak ingin membuang-buang waktu bukan? ayo kita mulai saja"ucap alien itu sambil melesat ke arah mereka.
#Down town
#Ruangan Fanin
" *melihat kertas misi milik Brastino* hmm aku penasaran namun tulisannya tidak bisa kub–"ucap Fanin.
Tiba-tiba kertas tersebut jatuh .
'Ups aku menjatuhkannya'pikir Fanin sambil mengambil kembali,
'Hmm? tunggu dulu...*membaca dengan mengarahkan ke arah lampu* tulisannya bisa kubaca'pikir Fanin,
"Ayo kita lihat....tulisannya....emmm misi pembasmi alien tingkat very danger.....Asbdor?"ucap Fanin.
__ADS_1