Unique Power

Unique Power
115[] Kota Hidup


__ADS_3

Setelah dua hari berjalan, akhirnya mereka mulai merasa lelah.


"Aku.....mulai lelah, bisakah kita beristirahat?"ucap Geani yang sudah kehabisan tenaga,


"Sepertinya kau benar, aku juga mulai lelah"ucap Smarta,


"Kebetulan sekali, beberapa saat lagi sepertinya kita akan sampai di tempat yang menarik"ucap Harnely,


"Tempat apa itu?"tanya Geani,


"Mungkinkah?apakah kita akan sampai?"tanya Smarta,


"Berdasarkan petaku seharusnya sebentar lagi akan terlihat"ucap Harnely.


Beberapa saat kemudian, mereka melihat suatu kota dari kejauhan.


"Itu....apakah itu tempatnya?"tanya Smarta,


"Mana?mana?di mana tempatnya?"tanya Geani yang mulai mendapatkan kembali semangatnya,


"Hmm itu buk–"ucap Harnely,


"Jadi itu ya ahahaha, kita harus cepat"ucap Geani yang mulai berlari menuju kota tersebut,


"Ayo kita segera kesana"ucap Smarta,


"Eh t-tapi........*melihat peta*...hmm?apakah benar itu tempatnya?"ucap Harnely.


Sesampainya mereka di sana, tidak ada seorangpun kecuali berbagai rumah dan beberapa kedai.


"Tidak ada orang? padahal aku sangat yakin ada orang tadi"ucap Geani,


"Hmm sepertinya mereka sedang keluar?"ucap Smarta,


"Hosh..hosh...dasar kalian ini.aku...sangat...le-"ucap Harnely yang tiba-tiba terdiam setelah sampai dan melihat sekitar kota,


' *melihat peta* aku merasa ada yang aneh dengan kota ini'pikir Harnely,


"Tidak ada orang, namun entah kenapa ada banyak makanan yang bisa dimakan hmm"ucap Smarta,


"Harnely, apakah benar kota ini seperti yang kau katakan?"tanya Geani,


"Mengenai itu...seharusnya tempatnya masih jauh berdasarkan arah pada petaku, namun aku tidak tahu ada kota ini"ucap Harnely,


"Hmmm..mungkinkah ini hanyalah ilusi?"ucap Smarta,


"Hmm mungkin saja"ucap Harnely,


"Untuk sekarang bagaimana jika kita berkeliling sebentar untuk mencari tahu?"ucap Geani,


"Ide bagus, aku penasaran dengan tempat ini"ucap Harnely.


Mereka mengelilingi kota yang tidak dikenal tersebut untuk beberapa waktu hingga hari menjelang sore.


"Huft..tidak ada seorangpun di sini"ucap Geani,


"Ini aneh, mungkinkah tempat ini kota tertinggal?"ucap Harnely,


"Mungkin saja telah terjadi sesuatu yang membuat banyak orang pergi meninggalkan kota ini"ucap Smarta,

__ADS_1


"Namun bagaimana dengan makanan di beberapa kedai yang kita lihat?"ucap Geani,


"Justru karena itulah yang malah berbahaya jika kita tidak berhati-hati, mungkin saja ada penyergap di sekitar sini"ucap Harnely,


"Aku setuju, untuk berjaga-jaga mungkin sebaiknya kita segera pergi meninggalkan kota ini"ucap Smarta,


"Baiklah, aku rasa itu lebih baik"ucap Harnely,


"Lalu bagaimana dengan makannya?"tanya Geani,


"Tenang saja, nanti juga kita akan menemukannya di luar sana"ucap Smarta,


"Emm baiklah"ucap Geani.


Lalu mereka pergi untuk meninggalkan kota yang tidak berpenghuni tersebut. Akan tetapi, meski sejauh apapun mereka pergi, mereka hanya kembali ke titik sebelum mereka hendak meninggalkan kota.


"Hmm?tempat ini....bukankah tempat sebelum kita memutuskan untuk meninggalkan kota?"tanya Geani,


"Sepertinya kau benar. aku masih ingat kedai makanan di seberang sana"ucap Harnely,


"Sudah kuduga sepertinya kita sedang berada di dalam suatu ilusi"ucap Smarta,


"Dasar bodoh sedikit-sedikit ilusi....pengelabuan, atau apalah"ucap Blager,


'Apakah kau mengetahui sesuatu?'pikir Smarta,


"Intinya tidak ada jalan keluar di tempat ini"ucap Blager,


'Lalu apa yang harus kami lakukan?'pikir Smarta,


"Cobalah kau cari tahu bocah, aku sedang mencari tahu"ucap Blager,


"Hmm, sepertinya kita harus mencobanya lagi"ucap Smarta.


Lalu mereka mencoba kembali berkeliling untuk mencari jalan keluar dari kota tersebut, namun dengan hasil yang sama seperti sebelumnya di mana mereka malah kembali ke tempat awal.


"Huft tempat ini lagi"ucap Smarta,


"Firasatku buruk mengenai hal ini, sepertinya akan terjadi sesuatu"ucap Geani,


"Bukan hanya kau saja yang merasakannya, aku bahkan hampir kehabisan akal"ucap Harnely,


"Akan lebih baik jika kita melawan alien dibandingkan dengan situasi terjebak menyebalkan seperti ini"ucap Smarta,


"Itu dia.."ucao Geani,


"Apakah kau mendapatkan suatu ide Geani?"tanya Harnely,


"Tentu saja, aku sudah mendapatkan solusi mengenai ini"ucap Geani,


"Apa ide yang kau dapatkan?"tanya Smarta,


"Kita harus mencari tempat dari pembuat ilusi ini, bagaimana menurut kalia? ide yang bagus bukan?"ucap Geani dengan bersemangat,


"Emmm aku bahkan tidak merasakan adanya sesuatu apapun di kota ini"ucap Smarta,


"Kau benar, aku juga tidak merasakan adanya keberadaan seeorang ataupun alien"ucap Harnely,


"Hmm bagaimana jika kita hancurkan saja tempat ini?"ucap Geani,

__ADS_1


"Hmm sepertinya layak dicoba"ucap Smarta.


Dengan energi yang cukup kuat, Smarta melemparkan sihir api di sekitar kota sehingga banyak bangunan yang hancur karena ledakan dari sihir api tersebut.


"Hmn tidak buruk, dengan begini kita bisa keluar"ucap Harnely,


"Baguslah"ucap Geani.


Lalu mereka mencoba kembali kekuar dari kota tersebut, namun hasilnya sama saja di mana mereka malah kembali lagi di tempat tersebut.


"Tempat ini lagi?? bagaimana mungkin bisa begini?"ucap Geani dengan terkejut,


"Hmm sepertinya ini bukanlah kota biasa"ucap Smarta,


"Aku penasaran mengenai siapa yang memperbaiki semua ini menjadi kembali normal?"ucap Harnely,


"Sepertinya pembuat tempat ini memiliki keahlian dalam menyembunyikan hawa keberadaannya"ucap Smarta,


"Mungkin saja, kalau begitu, ayo kita coba keluar lagi"ucap Harnely.


Mereka kembali mencoba untuk keluar di mana kali ini mereka mengeluarkan sihir mereka di sepanjang perjalanan keluar dari kota, hingga mereka kembali ke tempat tersebut.


"Sial tempat ini lagi"ucap Harnely,


"APA YANG SEBENARNYA TERJADII!!!!........"teriak Geani dengan kesal,


" *melihat sekitar* hmm bisakah kita mencobanya lagi?"ucap Smarta,


"Hmm baiklah tidak masalah"ucap Harnely.


Untuk yang ketiga kalinya mereka mencobanya lagi dengan berkeliling kota sambil menghancurkan apapun dengan sihir angin, api, maupun gas peledak sepanjang jalan dan melakukannya hingga tiga kali.


"Hosh...hosh...energiku..."ucap Geani,


"Hmm aku rasa itu sudah cukup"ucap Harnely,


"Kau benar, mengeluarkan sihir hanya akan membuang-buang waktu saja"ucap Smarta,


" *Tidak ada kerusakan* sepertinya semua serangan yang kita lancarkan sia-sia"ucap Geani,


"Tentu saja, aku tidak terkejut akan hal itu"ucap Smarta,


" *melihat sekitar* hmm...tempat ini...aku rasa pernah membacanya namun aku lupa di mana"ucap Harnely,


"Emm kota mati?"tanya Smarta,


"Tidak, memang hampir sama, namun kota ini seperti....emmmm"ucap Harnely.


Beberapa saat kemudian, tiba-tiba kota tersebut bergetar seperti gempa dan terdapat lubang di tengah kota dengan banyak gigi tajam di dalamnya.


"Gigi?.pantas saja, aku sudah tahu sekarang"ucap Smarta,


"Apakah kau sudah mengetahui bagaimana keluar dari ini?"tanya Harnely,


"Emm aku rasa itu mustahil"ucap Smarta,


"Mengapa begitu?"tanya Harnely,


"Itu benar, memangnya apa yang membuatmu yakin akan hal itu Smarta?"tanya Geani,

__ADS_1


"Tentu saja, karena saat ini kita sedang berada di kota hidup"ucap Smarta.


__ADS_2