
"Para penjaga sudah mulai kelelahan"ucap Geani sembari melawan banyak alien di depan,
"Kau benar, bahkan para pasukan juga mulai kelelahan"ucap Glim,
"Wah wah wah sepertinya kalian melawan banyak alien ya hahahah"ucap seseorang di belakang mereka,
"Tidak kusangka kau akan keluar"ucap Glim,
"Sudah seharusnya bagiku untuk muncul jika ada yang menarik"ucap orang itu,
"Siapa dia?"tanya Geani,
"Salah satu penjaga yang terkuat di kota ini, Grem"ucap Glim,
"Sepertinya ini akan menarik, jumlahnya lumayan banyak"ucap Grem,
"Baiklah, ayo kita bereskan para alien itu"ucap Geani.
#Sisi Smarta
Suatu hal yang tidak diduga dimana alien tersebut mengeluarkan sihir pada tangannya dan membentuk suatu pedang.
"Bagaimana mungkin???"ucap Fradon dengan terkejut,
"Sepertinya ini akan sedikit sulit, kita harus lebih cepat"ucap Smarta.
Smarta melesat pada alien tersebut, namun sebelum ia menyerang, tiba-tiba alien tersebut berada di belakangnya.
(kedua pedang yang saling beradu)
"Dia cepat"ucap Smarta,
"Kekuatannya benar-benar berada di atasku"pikir Fradon,
"Yang lebih mengejutkan lagi dia bahkan bisa menangkis serangan alien itu"ucap Roin dengan heran,
"Sepertinya kau perlu melawannya langsung jika kau pikir kekuatannya hanya sampai di situ"ucap Harnely,
"Tidak mungkin, sungguh diluar akal"pikir Roin.
#Gerbang kota
"Kalian masih bisa bertahan?"tanya Grem,
"Jangan meremehkanku hahahah"ucap Geani,
"Kumpulan alien ini tidak ada apa-apanya, namun yang menjadi masalah adalah mereka tidak ada habisnya"ucap Glim,
"Mungkin saja ada portal di depan sana, aku akan segera kembali"ucap Grem sambil melesat dengan cepat ke depan,
"Dia asal maju tidak jauh beda dengan Smarta"pikir Geani,
"Kita harus bisa menahannya, jangan sampai memasuki kota"ucap Glim,
"Tentu saja"ucap Geani sembari mengaktifkan sihir penguat.
#Pusat kota
"Bagaimana ini, bahkan Smarta tidak bisa menyentuhnya"ucap Roin,
"Kita belum menemukan kelemahan alien itu"ucap Harnely,
"Seingatku saat itu sangat mudah mengalahkan Glim, sepertinya alien ini sedikit berbeda"pikir Smarta,
"Yang kau lawan saat itu adalah manusia berwujud alien, sedangkan saat ini adalah alien"ucap Whiger,
"Benarkah?berarti dia bukan korban seperti Glim?"tanya Smarta,
"Sepertinya bukan"ucap Whiger,
"Cukup jelas, kalau begitu"pikir Smarta.
Lalu Smarta meningkatkan kekuatannya hingga suatu aura berwarna ungu keluar dari tubuhnya.
__ADS_1
"Aura ungu!!!!"ucap Roin dengan sangat terkejut,
"Pantas saja Glim dengan aura biru tidak dapat melawannya"pikir Fradon,
"Ayo kita selesaikan semua ini"ucap Smarta.
Lalu Smarta bergerak lebih cepat dari sebelumnya sehingga ia lebih mudah melukai alien tersebut.
"Kekuatan yang luar biasa Smarta"ucap Fradon,
"Terima kasih"ucap Smarta,
"Tapi aku tidak mau kalah"ucap Fradon.
Fradon meningkatkan kekuatannya hingga aura biru.
"Meski tidak terlalu membantu, setidaknya aku bisa membantu"ucap Fradon,
"Tidak masalah, kita akan mengalahkannya bersama-sama"ucap Smarta,
"Aku akan ikut juga"ucap Harnely,
"Bahkan kau juga???"ucap Fradon,
"Aku tidak selemah itu hahaha"ucap Harnely,
"Baguslah, sekarang akan menjadi lebih mudah"ucap Smarta.
Mereka bertiga menyerang alien tesebut dari arah yang berbeda sembari mengalihkan perhatian alien tersebut.
"Sepertinya dampak serangan kita mulai melebihi batas regenerasi alien itu"ucap Fradon,
"Jangan berhenti, serang terus"ucap Smarta,
"Tentu saja"ucap Fradon.
"Aku tidak heran dengan Fradon, dia memanglah kuat, namun kedua orang itu....aku tidak tahu apa jadinya kota ini jika mereka(Down Town) adalah lawan kami"ucap pikir Roin.
"Apakah kau sudabmh menemukannya?"tanya Geani,
"Aku rasa semua ini bukan disebabkan oleh alien tipe prnyihir, Namun alien yang tidak biasa"ucap Grem,
"Apa maksudmu?"tanya Geani dengan bingung,
"Ini tidak ada habsnya jika kita tidak menyelesaikan akarnya langsung"ucap Grem sambil memandang ke arah kota,
"Mungkinkah??"ucap Geani,
"meski begitu kita harus tetap di sini, kita serahkan saja pada mereka"ucap Grem,
"Smarta, aku mengandalkanmu"pikir Geani.
#Sisi Smarta
Smarta mulai menghilangkan sihir es-nya karena lumayan menguras energi.
"Dia sudah menghilangkan es pada pedangnya, namun hal itu membuat tidak ada dampak apapun pada serangannya"pikir Fradon,
"Kita harus cepat"ucap Roin,
"Sial regenerasi alien itu mulai meningkat lagi"ucap Harnely,
"Mempertahankan sihir di tengah pertarungab rupanya sangat menguras energi, apa yang harus kulakukan sekarang?"pikir Smarta,
"Dasar kau ini, sepertinya selalu merepotkan kami saja"ucap Blager.
"Alien itu akan semakin kuat seiring berjalannya waktu"ucap Whiger,
"Lalu, bagaimana caraku mengalahkannya?"tanya Smarta,
"Seranglah lagi, aku akan membantumu"ucap Blager.
Lalu Blager mengeluarkan suatu sihir yang menyelimuti alien itu.
__ADS_1
"Sihir apa itu?"pikir Fradon,
"Untuk pertama kalinya aku melihat sihir berwarna hitam"ucap Roin,
"Sejak kapan Smarta bisa menggunakan sihir berwarna hitam?"pikir Harnely,
"Waktumu hanya satu menit nak"ucap Whiger.
Tiba-tiba serangan Smarta berdampak sangat kuat dari sebelumnya yang bahkan membuat alien itu kehilangan tangannya meski sudah menangkis serangan Smarta.
"Kita tidak boleh berlama-lama"ucap Smarta,
"Ayo kita kalahkan alien itu"ucap Harnely,
"Tentu saja sudah seharusnya"ucap Fradon.
Selagi alien itu melemah, mereka segera menyerang habis-habisan alien tersebut dan akhirnya berhasil mengalahkan alien tersebut.
"Apakah berhasil?"ucap Roin,
(Alien tersebut sudah tidak bergerak lagi)
"Sepertinya kita berhasil"ucap Smarta,
"Benarkah?"ucap Fradon,
"Huft, sepertinya ini sudah berakhir"ucap Geani,
"Sekarang tinggal bagian luar kota"ucap Smarta,
"Itu benar, terdapat banyak alien di luar sana"ucap Roin,
"Kita harus ke sana"ucap Fradon,
"Kalian pergilah tanpaku, aku merasa ada yang tidak beres"ucap Smarta,
"Baiklah kalau begitu"ucap Fradon.
Lalu mereka segera menuju keluar di mana Geani berada, sementara Smarta kembali ke rumah Glim karena merasakan suatu keberadaan misterius dengan sinyal yang diberitahu oleh Whiger.
#Sisi Geani
"Kalian sudah berhasil?"tanya Geani smabil mengalahkan alien di sekitarnya,
"Sepertinya begitu"ucap Harnely,
"Mengapa kumpulan alien ini belum berhenti?"tanya Roin,
"Sepertinya kalian melupakan satu hal"ucap Harnely,
"Aku sudah memeriksanya, namun tidak ada portal apapun di depan sana"ucap Grem,
"Benarkah?lalu bagaimana mereka bisa muncul?"tanya Harnely,
"Sepertinya ada alien lain yang memiliki sihir pemanggil"ucap Geani,
"Bagaimana kau mengetahuinya?"tanya Harnely,
"Tentu saja, exp-ku tidak bertambah sejak tadi"ucap Geani,
"Sepertinya kau benar, pantas saja"ucap Harnely,
"Lalu siapa yang memanggil kumpulan alien ini?"tanya Fradon,
"Tunggu dulu...kalau itu benar sihir pemanggil......sial!!!"ucap Glim sambil melesat dengan terburu-buru ke kota,
"Hey kau mau kemana?"teriak Fradon,
"Jangan lengah, para alien disini cukup kuat"ucap Grem,
"Sial, kenapa dia berlari dengan tergesa-gesa begitu"pikir Fradon,
"Sihir pemanggil?jangan-jangan???"pikir Roin.
__ADS_1