Unique Power

Unique Power
55[] Berkunjung ke Perpustakaan


__ADS_3

Keesokan harinya, Smarta hendak mengunjungi perpustakaan dikarenakan ada beberapa informasi yang ingin ia cari tahu. Di perjalanan, ia bertemu dengan Fanin,


"Hey Smarta"ucap Fanin sambil membawa banyak barang,


"Hai Fanin, apa yang sedang kau lakukan?"tanya Smarta


"Kebetulan sekali, ini bawalah"ucap Fanin sambil memberikan beberapa barang yang ia bawa kepada Smarta,


"Barang-barang ini mau dibawa kemana?"tanya Smarta


"Ke ruanganku, kau bisa membantuku kan?"tanya Fanin


"Baiklah tidak masalah"ucap Smarta.


#Ruangan Fanin


"Barang-barang apa ini?"tanya Smarta


"Oh ini, hanya pemberian dari markas alien slayer, jadi setiap barang yang dirasa tidak menarik akan dibawa ke sini"ucap Fanin


"Untuk apa kau mengumpulkan barang-barang ini?"tanya Smarta


"Ehehe aku hanya suka mengumpulkan barang-barang, mungkin saja ada sesuatu yang bisa menjadi informasi"ucap Fanin


"Jadi begitu"ucap Smarta


"Ngomong-ngomong, kau mau kemana?"tanya Fanin,


"Ada yang ingin aku cari tahu, jadi aku hendak ke perpustakaan"ucap Smarta,


"Ide bagus, bagaimana kalau kita kesana sekarang?"tanya Fanin


"Baiklah, ayo kita–"ucap Smarta.


Tiba-tiba Blager meminta Smarta untuk mengambil satu alat yang ia tunjuk disana,


"Hey bocah bisakah kau minta alat itu padanya?"tanya Blager,


"Untuk apa?"tanya Smarta


"Tolonglah, aku beritahu kau nanti"ucap Blager

__ADS_1


"Baiklah, aku akan. coba memintanya"ucap Smarta,


"Hei Smarta apa yang kau tunggu?kemarilah kita bersama-sama ke perpustakaan"ucap Fanin


"Ehm Fanin ehm bagaimana ya caraku mengatakannya"ucap Smarta


"Ada apa? oh apakah kau tertarik dengan alat-alat disana?"tanya Fanin


"Itu benar, aku ingin meminta alat yang ini, apakah boleh"ucap Smarta sambil menunjuk ke arah alat yang dikatakan Blager,


"Oh itu, aku tidak begitu mengerti tujuanmu, tapi kau bisa mengambilnya, lagipula aku tidak tertarik dengan alat itu"ucap Fanin


"Baiklah, terima kasih"ucap Smarta


"Tidak perlu begitu, sejak awal memang barsng yang tidak begitu penting"ucap Fanin,


"Namun penting bagi kami"ucap Blager,


"Kalau begitu bagaimana kalau kita ke perpustakaan sekarang?"tanya Smarta,


"Baiklah"ucap Fanin.


Sesampainya mereka di perpustakaan, mereka bertemu dengan Harnely secara kebetulan,


"Hai hehehe bagimana keadaanmu?"tanya Smarta,


"Tidak begitu baik"ucap Harnely,


"Apakah terjadi sesuatu padamu?"tanya Smarta,


"Ehm tidak ada, hanya saja aku masih mengantuk akibat bertapa kemarin"ucap Harnely,


"Hmm?berapa lama kau bertapa Harnely?"tanya Fanin,


"Aku lupa, mungkin sekitar dua belas jam"ucap Harnely,


"Pantas saja, seharusnya kau tidur lebih lama dari lamanya kau bertapa untuk memulihkan energimu secara utuh"ucap Fanin,


"Hmm?apakah kau serius?"tanya Harnely,


"Tenang saja, kau hanya kelelahan, namun saranku seperti itu"ucap Fanin,

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, aku kembali dulu ya"ucap Harnely,


"Baiklah"ucap Smarta,


"Ayo kita lanjutkan"ucap Fanin,


"Baik"ucap Smarta.


Lalu mereka menuju ke dalam perpustakaan, dimana berbagai informasi berada,


"Lalu?informasi apa yang ingin kau ketahui?"tanya Fanin,


"Ehm, aku mencari...emmm..(sedang memikirkan)"ucap Smarta,


"Apakah kau sudah tahu akan informasi apa yang ingin kau cari?"tanya Fanin,


"Oh iya, aku ingin mencari tahu mengenai efektivktas dari sarung pedang"ucap Smarta,


"Jadi begitu, hmm (memilih buku)....sepertinya ini bagus"ucap Fanin sambil memberikan buku pada Smarta,


"Terima kasih Fanin"ucap Smarta,


"Sama-sama"ucap Fanin.


Lalu Smarta mencari tempat duduk yang sudah tersedia untuk membaca disana,


"Hmm aku masih bingung, aku tidak dapat memahami buku ini"ucap Smarta dengan sedih,


"Ada apa?"tanya Fanin sambil meletakkan buku yang hendak ia baca


"Aku sedang mencari informasi mengenai ini"ucap Smarta sambil memperlihatkan sarung pedangnya pada Fanin.


Setelah melihatnya, Fanin terkejut bukan main akan apa yang baru saja ia lihat,


"Tunggu dulu...apakah ini benar?"tanya Fanin,


"Itu benar"ucap Smarta,


"Bisakah kau ceritakan padaku?"tanya Fanin


"Baiklah, tidak masalah"ucap Smarta.

__ADS_1


Lalu Smarta menceritakan semua yang ia alami selama menjalani misi di goa misterius hingga latihan yang ia lakukan seharian penuh kepada Fanin di ruangan perpustakaan tersebut.


__ADS_2