
Setelah pertandingan pertama selesai, maka pertandingan kedua akan segera dilaksanakan.Pada saat pertandingan kedua dimulai, Smarta sedang berada ditoilet. Setelah ia kembali untuk menonton, ternyata pertandingan sudah selesai dsn sekarang sudah dimulai pertandingan ketiga.
"Hei apakah aku melewatkan sesuatu?"tanya Smarta,
"Maaf maksudmu apa?"tanya Pria disampingnya,
"Ini pertandingan kedua bukan?mengapa pesertanya berbeda dari yang kulihat tadi?"tanya Smarta,
"Memang benar, namun ini sudah pertandingan ketiga"ucap pria itu,
"Bagaimana bisa secepat itu?"tanya Smarta,
"Pria itu sangat kuat, sebenarnya tadi baru saja dimulai namun tiba-tiba pertandingan telah usai"ucap pria itu,
"Memangnya apa yang terjadi tadi?"tanya Smarta,
"Entahlah yang kulihat tadi lawannya tiba-tiba terpental lalu pingsan"ucap pria itu.
Setelah itu Smarta mengecek daftar lawannya,ia pun sedikit terkejut bahwa lawan selanjutnya adalah pria kuat itu,
"Aku jadi penasaran seberapa kuat orang itu ya?"ucap Smarta dalam hati,
"Tenanglah, pria kuat itu kekuatannya hanya 500/879"ucap Blager dalam pikiran Smarta,
"Kau bisa mengukurnya juga?"tanya Smarta, "Tentu saja, semua mahkluk didunia ini bisa ku ukur kekuatannya"ucap Blager,
"Tapi kekuatan drive orang itu lebih besar dariku, akankah aku menang?"tanya Smarta,
"Meskipun kekuatan drivemu ini hanya 5, namun kau memiliki fisik yang kuat, kau tidak perlu khawatir"ucap Whiger.
Karena begitu fokus berbicara dengan Blager dan Whiger membuat Smarta tidak memperhatikan pertandingan, hingga tiba-tiba gilirannya bertanding sudah akan dimulai,
"Astaga sebentar lagi giliranku"ucap Smarta dengan sedikit panik,
__ADS_1
"Sudahlah, bersiap-siaplah bocah"ucap Blager.
Lalu Smarta segera menuju arena bersamaan dengan pria yang akan dia lawan, setelah diperhatikan tidak ada yang menonjol dari peserta yang akan dia lawan,
"Ia tidak terlihat kuat, namun aku merasa seperti ada sesuatu yang aneh dari pria ini"pikir Smarta,
Beberapa saat kemudian terdengar bunyi lonceng yang menandakan bahwa pertandingan telah dimulai. Pria itu melesat dengan cepat menuju Smarta dengan sekali melompat, namun Smarta berhasil menangkis serangannya. Setelah berusaha menyerang beberapa kali, pria itu mulai tersenyum,
"Hah sepertinya aku menemui lawan yang sepadan"ucap pria itu,
"Benarkah?sepertinya aku juga"ucap Smarta.
Lalu pria itu mengeluarkan kekuatan yang membuat pergerakannya menjadi semakin cepat.
"Kecepatannya lebih cepat dari sebelumnya" pikir Smarta,
"Hah apakah hanya segini saja kecepatanmu?" tanya Smarta,
"Aku memang wanita, dasar bodoh"ucap Smarta.
Lalu pria itu segera menyerang Smarta dengan kecepatan yang luar biasa. Akan tetapi, Smarta bisa menghindari semua serangan dengan mudahnya.
"Apakah dia benar-benar kuat?"pikir Smarta,
Karena tidak bisa mengenai Smarta maka pria itu mulai kesal,
"Sepertinya aku akan menggunakan kekuatan penuhku hahaha"ucap pria itu
Pria itu mengeluarkan aura berwarna biru diseluruh tubuhnya, lalu pria itu melesat lebih cepat dari sebelumnya yang membuat serangannya menggores sedikit pada tangan Smarta.
"Bagimana ini, pria itu cepat sekali, sepertinya aku akan kalah"pikir Smarta,
"Hey dia sudah mengeluarkan drivenya mengapa kau tidak menggunakan kami?"tanya Whiger,
__ADS_1
"Oh iya kau benar"ucap Smarta sambil mengeluarkan pisau dari sakunya.
Lalu Smarta mengeluarkan aura berwarna hijau karena takut jika mengeluarkan kekuatan penuhnya karena ia merasa bahwa kekuatan itu saja sudah cukup.
"Hah, aura hijau???"ucap pria itu meledek,
"Ini saja sudah cukup"ucap Smarta,
"Haahahh jangan salahkan aku jika kau mati"ucap pria itu.
Lalu pria itu melesat ke arah Smarta dengan posisi ingin menusuk Smarta.
Kejadian yang tidak diduga, tiba-tiba Smarta menghilang dari pandangan pria itu,
"Apa yang terjadi?dimana dia?"pikir pria itu.
Disaat pria itu kebingungan ia menyadarinya setelah merasakan goresan pada tangannya,
"Balasan untuk goresan tadi"ucap Smarta,
"Dasar wanita!!! ....."ucap pria itu.
Lalu Smarta menusuknya dengan kekuatan penuh disaat pria itu sedang berteriak.
Tubuh pria itu mengeluarkan banyak sekali darah yang membuatnya pingsan, maka pertandingan dimenangkan oleh Smarta.
"Hei apakah benar dia wanita biasa?"tanya orang yang sedang menonton,
"Entahlah"jawab orang disebelahnya
Semua peserta lawan yang berada dikelompok Smarta sebagian besar menyerah karena kekuatan mereka yang mereka rasa tidak bisa menandinginya, namun ada satu wanita yang tidak menyerah dan tetap ikut bertanding melawan Smarta.
Lalu Smarta tetap berada di arena untuk melanjutkan pertandingan final, dan pertandingan final segera dimulai.
__ADS_1