Unique Power

Unique Power
3[] Sampai Di Kota Down Town


__ADS_3

Selama di perjalanan pemandangan yang dilihatnya hanyalah hutan yang sangat luas dan sepi,ia merasa hanya mereka berdua saja yang ada disana,benar-benar tidak ada tanda-tanda kehidupan.


"Hei Grad,mengapa Alien menyerang manusia?ibuku sering bercerita bahwa Alien adalah mahkluk yang baik"tanya Smarta,


"Alien memang mahkluk yang baik, namun dulu ada suatu masalah yang tidak diketahui yang menyebabkan para Alien itu menyerang manusia, tidak ada yang tau apa alasannya"jawab Gradzio,


"Apakah tidak ada petunjuk mengenai kejadian itu?"tanya Smarta,


"Hanya Kepala Pimpinan yang tahu mengenai kejadian itu"jawab Gradzio,


"Ngomong-ngomong,kita sudah cukup lama menaiki kendaraanmu,namun motormu masih belum menggali kedalam tanah"tanya Smarta dengan bingung,


"Siapa bilang kita kedalam tanah dengan menggali?"tanya Gradzio sambil tersenyum melihat Smarta,


"Maksudmu?"beberapa saat setelah Smarta bertanya tiba-tiba ia dikejutkan dengan kemunculan semacam goa, namun tidak terlihat seperti goa,


"Goa apa ini?kecil sekali"tanya Smarta,


"Hei jangan bercanda, kau bahkan tidak tahu alat apa ini?"tanya Gradzio dengan heran,

__ADS_1


"Tidak,memangnya ini goa apa?"tanya Smarta,"Ini bukan goa,melainkan lift",jawab Gradzio sambil berhenti didepan lift,


lalu mereka turun dari kendaraan tersebut, kendaraan tersebut kembali menjadi sebuah pil dan Gradzio meletakkannya kembali kedalam sakunya,lalu mereka diam didalam lift tersebut.


"Apa yang kita tunggu?"tanya Smarta,


"Sebentar lagi kita akan bergerak"jawab Gradzio,


"Mana mungkin tempat seperti ini bisa--",tiba-tiba liftnya bergerak kebawah tanah, Smarta hanya terdiam dengan ekspresi wajah yang begitu terkejut, karena selama dia hidup ia tidak pernah tahu mengenai alat yang benar-benar hebat ini.


Melihat Gradzio yang biasa saja membuat Smarta heran,"Mengapa kau tidak terkejut?" tanya Smarta,


"Memangnya hal ini tidak mengejutkanmu?"tanya Smarta dengan heran,


"Kau tidak boleh terkejut mengenai hal ini sebelum melihat apa yang ada dibawah sana"jawab Gradzio.


Setelah beberapa saat tiba-tiba tidak ada cahaya yang berasal dari arah atas, dengan panik Smarta berteriak


"APA YANG TERJADI!!!... KENAPA TIDAK ADA CAHAYA.......PASTI KITA SUDAH MATI DIBAWAH TANAH,HUWAAAAA...."teriak Smarta,

__ADS_1


"Hei diamlah,telingaku bisa rusak gara-gara suaramu"jawab Gradzio dengan nada biasa,setelah Smarta diam, beberapa saat kemudian dari arah bawah ada cahaya yang menyinari mereka berdua, Smarta tidak bisa melihat kebawah karena silaunya cahaya, hal yang bisa dia lakukan hanyalah menutup matanya.


"Bukalah matamu"ucap Gradzio, begitu Smarta membuka matanya ia dikejutkan dengan banyak reruntuhan, namun tidak terlihat seperti reruntuhan,


"Reruntuhan apa ini?mengapa di reruntuhan bisa ada banyak manusia?"tanya Smarta,


"Itu bukan reruntuhan,melainkan bangunan"jawab Gradzio dengan santai,


"Wooow,apakah ini nyata?"gumam Smarta sambil melihat sekeliling,


"Sampai kapan lift ini akan berhenti?"tanya Smarta,


"Sampai kita melewati tembok itu"jawab Gradzio, setelah melirik ke arah depan ia melihat tembok,


"Temboook waah.....tembok?kita sedang menuju kearah tembok?TEMBOOOK!!!.....Astaga tidak kusangka ternyata aku akan mati menabrak tembok"teriak Smarta sambil menangis,


"Tenang saja,kita akan baik-baik saja"ucap Gradzio dengan santainya,lalu arah lift tersebut berubah arah ke bawah.


Setelah sampai dibawah, mereka turun dari lift,setelah mereka turun dari lift. Smarta melihat ke sekitar dengan wajah yang sangat kagum,lalu ada pria yang tidak dia kenal menyambutnya

__ADS_1


"Selamat datang di Down Town"ucap pria yang tidak dikenal.


__ADS_2