
Setelah Yenshi pergi, Smarta melakukan latihan yang membuatnya benar-benar kelelahan disetiap harinya. Hari demi hari dia habiskan untuk berlari dilapangan itu selama seminggu,setelah itu ia beristirahat selama sehari, lalu melanjutkan latihannya lagi.
Selama 6 bulan ia melakukan hal itu, hari demi hari ia tidak mengalami perubahan sedikitpun,yang ada hanyalah rasa lelah yang begitu kuat,karena merasa tidak ada kemajuan ia pun berhenti melakukan latihan karena tubuhnya yang sudah kelelahan,
"Hosh...hosh...hosh...padahal...aku sudah...melakukan...latihan ini....tapi aku....tidak merasakan......perbedaan sedikitpun....."ucap Smarta didalam hati.
Beberapa saat kemudian Gradzio datang secara tiba-tiba dibelakang Smarta,
"Sedang berlatih?"tanya Gradzio yang muncul secara tiba-tiba, karena begitu lelahnya sampai-sampai ia tidak tahu bagaimana harus meresponnya,
"........."Smarta hanya memandanginya saja,
"Apakah kau baik-baik saja?"tanya Gradzio,
"Aku sudah berlatih selama 6 bulan, namun tidak ada perubahan sedikitpun"ucap Smarta dengan wajah kecewa.
Setelah Gradzio memperhatikan Smarta dengan teliti, lalu ia menyuruhnya untuk segera berdiri dari tempat duduknya,
"Apakah kau yakin?cobalah kau berdiri disana"ucap Gradzio sambil menunjuk ke arah tengah lapangan,
"Apa yang akan kau lakukan?"tanya Smarta dengan bingung
"Sudahlah lakukan saja apa yang aku katakan"ucap Gradzio.
Lalu Smarta menurutinya dan berdiri ditengah lapangan,
"Aku sudah berdiri disini, lalu apa?"tanya Smarta. (Gradzio melempar batu ke arah Smarta secara mendadak),
werrrrrr,(Smarta berhasil menghindarinya),"Hei apa yang kau lakukan?aku hampir saja kena batu itu"ucap Smarta sambil marah,
"Syukurlah kau tidak apa"ucap Gradzio dengan nada santai,
setelah itu Smarta hendak memukul Gradzio, namun sebelum ia memukulnya,
"Apakah kau tau?"tanya Gradzio,
__ADS_1
"Apa?"tanya Smarta kebingungan,
"Tadi aku melemparnya dengan kecepatan yang hampir setara dengan kecepatan peluru"ucap Gradzio,
"Apa itu peluru?"tanya Smarta.Gradzio mengeluarkan senjata dari sakunya,
"Jadi itu peluru?"tanya Smarta.
Lalu Gradzio mengarahkan senapan ke arah pohon,
derrrr.....,"Apakah kau bisa melihat benda yang baru saja keluar?"tanya Gradzio,
"Iya aku melihatnya, bentuknya elips namun sedikit runcing di bagian depannya, dan warna peluru itu adalah warna merah, memangnya kenapa?"tanya Smarta,
Gradzio dibuat sedikit terkejut karena selama ini belum pernah ada orang yang bisa melihat peluru yang sedang melesat,
"Itu adalah peluru....!!..(diam sejenak) Bagaimana kau bisa melihatnya?"tanya Gradzio dengan kaget,
"Siapapun bisa melihatnya karena gerak peluru itu sangat lambat"jawab Smarta dengan nada malas,
Setelah beberapa lama berpikir akhirnya Smarta baru menyadari bahwa hasil dari latihannya selama 6 bulan ini adalah "reflect",dimana ia bisa menghindari serangan dengan kecepatan tinggi sekalipun,
"Bagaimana mungkin?"tanya Smarta dengan kaget,
"Selama ini kau hanya berlari bukan?"tanya Gradzio,
"Iya, selama ini aku hanya berlari, apakah ini adalah hasil kerja kerasku selama berlari?"tanya Smarta dengan wajah yang bersemangat,
"Untuk mencapai level sepertimu hanya bisa dicapai setelah kekuatanmu mencapai bintang 1 biru, namun kau bisa melakukannya bahkan sebelum menerima soul drive"ucap Gradzio,
"Wow, jenis latihan apa lagi yang kau tau selain ini?"tanya Smarta,
"latihan yang penting sebagai Alien Slayer adalah lari, memukul, bertapa, dan tidur"jawab Gradzio,
"Tunggu dulu, apa itu bertapa?"tanya Smarta,"Bertapa itu seperti ini"Gradzio duduk, lalu melakukan hal yang sama seperti yang Yenshi lakukan,
__ADS_1
"bukankah itu hanya bisa dilakukan setelah menerima soul drive?"tanya Smarta,
"Memang benar, bertapa hanya berfungsi untuk meningkatkan soul drive, jadi untuk sekarang latihan yang harus kau lakukan adalah memukul"jawab Gradzio,
"Lalu tidur juga latihan?"tanya Smarta,
"Tidur adalah latihan untuk mengurangi rasa lelah"jawab Gradzio,
"Jadi tidur bisa meningkatkan kekuatan?"tanya Smarta,
"Tidur bisa meningkatkan jika dan hanya jika kau sudah melakukan latihan yang benar-benar membuatmu lelah seperti yang biasa kau lakukan selama 6 bulan ini"jawab Gradzio.
Smarta begitu senang karena latihan yang selama ini dia lakukan memberikan hasil yang baik, bahkan lebih dari yang dia harapkan.
"Baiklah, kalau begitu latihan memukul itu seperti apa?"tanya Smarta,
"Latihan memukul itu seperti ini"Gradzio mendekati pohon didekat situ lalu memukulnya dengan memberi tenaga pada tangannya, lalu menempelkannya pada pohon didepannya,seketika pohon itu tumbang,
"Wow kekuatan yang hebat"Ucap Smarta dengan kagum,
"Kau hanya perlu memukul pohon ini sampai tumbang"ucap Gradzio,
"Baiklah aku akan berlatih memukul mulai besok"ucap Smarta.
Karena mereka terlalu lama mengobrol higga tanpa mereka sadari hari sudah sore, maka Gradzio dan Smarta kembali kerumah mereka masing-masing.
#Di Suatu Ruangan Di Gedung Alien Slayer
"Apakah kau sudah mengecek anak itu?"tanya pria misterius itu,
"Siap saya sudah mengeceknya, sepertinya kita akan mendapatkan anggota baru dengan kekuatan yang sangat besar nanti"jawab Gradzio,
"Yeah,aku sangat menantikannya,ha...ha...ha..ha...haa"ucap pria misterius itu sambil tertawa.
"Smarta ya....sepertinya sekarang aku tahu alasan permata itu tidak ada di air terjun itu"gumam suara misterius tersebut.
__ADS_1