
Hal itu membuat semua orang terdiam dan pandangan mereka hanya tertuju pada Smarta.
"Apa maksudmu dengan berakhir besok?"tanya Saigo,
"Kami bahkan sudah berusaha mencari tahu selama dua tahun, dan kalian sudah bisa menemukan solusi hanya dalam dua hari saja???"tanya Rasydo dengan terkejut,
"Tunggu dulu....bagaimana mungkin?"tanya Jaiden.
Semua ketua saling bertanya dengan pertanyaan yang hampir sama karena apa yang telah Smarta katakan.
"Apakah hal itu memungkinkan?"tanya Drakio,
"Ehm baiklah, maksudku adalah jika seandainya asumsiku benar, mungkin saja semua ini akan berakhir besok, namun aku tidak yakin sebelum mencobanya besok"ucap Smarta,
"Hmm, memangnya apa yang telah kau temukan tadi hingga dapat menyimpulkan seperti itu?"tanya Rasydo,
"Menurutku sepertinya para alien tersebut menyerang dengan menggunakan portal"ucap Smarta,
"Jadi begitu ya...lalu apa yang akan kau lakukan dengan portal itu?"tanya Drakio,
"Dia benar, tidak mungkin kita bisa menghancurkan portal"ucap Warden,
"Mungkin aku akan masuk ke dalam untuk menghancurkan inti portal tersebut"ucap Smarta,
"Hahahah sudah kuduga sepertinya anak ini mengkhayal aahahahah!!!"teriak Rasydo.
Semua orang tidak dapat menahan diri mereka untuk tidak tertawa karena apa yang baru saja Smarta katakan pada mereka.
"Mengapa mereka semua tertawa?apakah aku salah?"pikir Smarta,
"Apakah ada yang lucu?"tanya Geani,
"Oh maaf ahahah, hanya saja aku sedikit heran dengan temanmu itu"ucap Rasydo,
"Apa yang mengherankan?"tanya Geani,
"Maksudku ehm..kau tau kan kalau kami sudah mencari tahu selama dua tahun dan tidak ada hasil sedikitpun, sedangkan dia dengan mudahnya mengatakan bisa mengakhiri semua ini dengan dua hari??"ucap Rasydo,
"Lebih baik kalian tunggu saja besok, dan kita akan lihat siapa yang benar"ucap Geani,
"Kami minta maaf, sudah kebiasaan mereka tertawa jika mendengar hal yang terdengar mustahil"ucap Drakio,
"Tidak apa, aku tidak mempermasalahkannya"ucap Smarta.
#Rumah Drakio
"Sialan mereka itu, bukannya berkata syukurlah malahan menertawakannya"ucap Geani dengan kesal,
"Sudahlah, jangan terlalu mempermasalahkannya Geani, kita hanya perlu membuktikannya"ucap Smarta,
"Kau benar, kita hanya perlu memasuki portal saja bukan?"ucap Harnely,
"Kau benar, sekarang beristirahatlah"ucap Geani,
"Kau benar, aku lelah ahahah, aku duluan"ucap Harnely,
"Kau tidak tidur Smarta?"tanya Geani,
"Mungkin aku akan tidur sebentar lagi"ucap Smarta,
"Baiklah, aku tidur duluan"ucap Geani,
"Baik"ucap Smarta.
Smarta keluar dari rumah itu dan berkeliling beberapa waktu karena belum mengantuk, setelah cukup lama berjalan, ia berpapasan dengan ketua Synde.
"Hey, kau tidak bisa tidur?"tanya Synde,
"Begitulah, terkadang aku memerlukan beberapa waktu untuk berjalan sebelum tidur"ucap Smarta,
"Begitu ya, bagaimana kalau jalan denganku sebelum tidur?"tanya Synde,
"Baiklah"ucap Smarta.
Lalu mereka berdua berjalan berkeliling kota hingga mereka mengantuk.
"Hmm perasaan waktu itu hanya dia saja yang tidak menertawakanku"pikir Smarta,
__ADS_1
"Aku minta maaf untuk rekan-rekanku yang menertawakanmu, mereka memang seperti itu"ucap Synde,
"Tidak masalah, aku tidak begitu memikirkannya"ucap Smarta,
"Ya, namun masih bisa kau ingat bukan?"ucap Synde,
"Aku tidak dapat menyangkal hal itu hehehe"ucap Smarta,
"Begitulah manusia, mereka akan terus menertawakan kita sebelum kita memperlihatkan buktinya"ucap Synde,
"Sepertinya kau benar"ucap Smarta,
"Ngomong-ngomong hmm Smarta ya..sepertinya aku pernah mendengar namamu, namun aku lupa dimana"ucap Synde,
"Mungkin kau sudah mengantuk"ucap Smarta,
"Mungkin saja"ucap Synde,
"Aku akan mengantarmu hingga kerumahmu"ucap Smarta,
"Kau anak yang baik ya Smarta"ucap Synde,
"Tentu saja, sudah seharusnya kita menghormati yang lebih tua bukan?"ucap Smarta,
"Kurasa kau benar ahaha"ucap Synde.
Beberapa saat kemudian mereka sampai dirumah Synde tinggal.
"Terima kasih ya sudah mengantarku nak"ucap Synde,
"Tidak masalah, beristirahatlah"ucap Smarta,
"Ngomong-ngomong ada satu hal yang mungkin harus kusampaikan sebelum pertarungan besok"ucap Synde,
"Apakah yang hendak kau sampaikan?"tanya Smarta,
"Ehm...aku merasa kalau alien sebenarnya baik, namun entahlah sepertinya hal itu ada benarnya"ucap Synde,
"Hmm? apa yang kau maksud tuan?"tanya Smarta,
"Ehm hanya itu saja, lakukan yang terbaik besok ya nak"ucap Synde,
Lalu Smarta berjalan kembali kerumah Drakio untuk beristirahat.
"Aku rasa pernah mendengar hal itu juga hmm, entahlah aku lupa"pikir Smarta,
"Maksudmu orang misterius itu?"tanya Blager,
"Oh ya kau benar, seperti yang dikatakan pria misterius itu"ucap Smarta,
"Haruskah kita menyelidikinya?"tanya Whiger,
"Hmm aku rasa begitu, mungkin aku akan bertanya pada alien-alien itu"ucap Smarta,
"Terserah kau saja nak, kami akan melindungimu jika terjadi sesuatu"ucap Whiger,
"Terima kasih, itu sangat membantu"ucap Smarta,
"Sudahlah ahahah sudah seharusnya bagi kami untuk selalu melindungimu bocah"ucap Blager,
"Kau benar juga ahahahah"ucap Smarta.
Lalu Smarta sampai pada rumah Drakio dan segera beristirahat.
#Mimpi Smarta
"Hmm?dimana aku?"pikir Smarta,
"Selamat datang"ucap seseorang,
"(menatap) hmm?siapa kau?"tanya Smarta,
"Nanti saja, yang harus kau ingat adalah *mereka yang memulai*"ucap orang itu,
"Hmm apa maksud–"ucap Smarta.
Lalu Smarta terbangun dari tidurnya.
__ADS_1
"Hmm?apa yang barusan terjadi, apakah mimpi yang nyata?"pikir Smarta,
"Akhirnya kau terbangun Smarta ahahhah, kau yang terakhir dan aku yang pertama"ucap Geani dengan bangga,
"Apakah terjadi sesuatu?"tanya Smarta dengan bingung,
"Ehm sebenarnya ia hanya bangun lebih awal dari kita, hanya itu saja"ucap Harnely,
"Jadi begitu..."ucap Smarta,
"Bersiaplah, sebentar lagi akan ada serangan"ucap Drakio.
Lalu mereka bersiap untuk bertarung demi mempertahankan kota itu. Tidak ada masalah selama pertarungan berlangsung, mereka menjalaninya dengan baik tanpa adanya kendala sedikitpun, hingga momen ketika para alien tersebut lari menjauh untuk mundur.
"Sekarang saatnya!!!"teriak Smarta,
"Baik"ucap Geani dan Harnely dan melesat dengan cepat.
Karena penasaran, Drakio dan Rasydojuga mengikuti mereka bertiga. Dan seperti yang sudah diperkirakan, mereka menemukan suatu portal.
"Apa itu?"tanya Rasydo,
"Sepertinya itu portal yang mereka katakan"ucap Drakio,
"Apa yang mereka lakukan ke dalam sana?"tanya Rasydo,.
"Kita ikuti saja"ucap Drakio.
Lalu mereka berdua dengan cepat melesat ke dalam portal juga, lalu portal tertutup.
#Di Dalam Portal
"Tempat apa ini?"tanya Rasydo,
"Huh?mungkinkah kuta tersesat?"tanya Drakio,
"Tenang saja, semua baik-baik saja"ucap Geani,
"Sedang apa kalian disini?"tanya Smarta,
"Kami penasaran, jadi kami mengikuti kalian ke dalam portal"ucap Rasydo,
"Aku pikir kita tidak bisa masuk ke portal"ucap Harnely,
"Aku minta maaf untuk yang kemarin"ucap Rasydo,
"Sudahlah, masalah yang sebenarnya baru saja terjadi"ucap Smarta,
"Apa yang ka–"ucap Rasydo sambil melihat sekitar,
"Apa yang terjadi?mengapa ada banyak sekali portal disini?"tanya Drakio,
"Seperti yang kau lihat, sepertinya kita harus menemukan mereka di masing-masing portal ini, jika sendirian akan berbahaya, sebaiknya kita bersama-sama saja mengecek setiap portal"ucap Smarta,
"Sepertinya kau benar"ucap Rasydo,
"Baiklah aku akan mengikuti kalian"ucap Drakio,
"Kalau begitu...."pikir Smarta,
"Hei Smarta lihatlah ini"ucap Harnely sambil memperlihatkan alatnya,
"Hmm caution ya...menarik"ucap Smarta,
"Apakah kita akan melawan alien yang kuat?"tanya Geani,
"Mungkin saja"ucap Smarta,
"Portal bagian mana yang akan kita masuki dulu?"tanya Geani,
"Sepertinya portal ya–"ucap Smarta,
"Ada 5 portal ya..hmm sepertinya kita akan berpencar di keempat portal itu, dan bersama-sama di portal sana, aku merasa kita perlu memasuki portal itu bersama-sama"ucap Rasydo,
"Ide bagus, kalau begitu kita berpencar"ucap Smarta,
"Baik"ucap semua orang.
__ADS_1
Lalu Smarta, Geani, dan Harnely memasuki portal pertama, Rasydo dan Drakio memasuki portal kedua, dan pertarungan baru saja dimulai.