
Untuk mengurangi penggunaan energi, Smarta juga memberitahu Zexun untuk mengurangi pergerakannya.
"Aku tidak mengerti apa yang kau rencanakan, namun aku akan diam seperti yang kau katakan"ucap Zexun,
*Zexun berusaha untuk tidak bergerak*
'Bagus, Zexun sudah diam, sekarang aku hanya perlu menunggu salah satu alien itu menyerang untuk memastikan satu hal'pikir Smarta.
*Salah satu alien melemparkan suatu bola energi*
' *tidak ada dampak* hmm energiku masih berkurang, namun tidak sebanyak ketika aku bergerak. Sepertinya tindakan ini ada gunanya*pikir Smarta,
"Hmm bagaimana kau bisa mengetahui hal itu?"tanya Zexun,
"Hanya asumsiku saja, nanun tidak kusangka rupanya benar"ucap Smarta,
"Apa yang akan kita lakukan sekarang?"ucap Zexun,
"Ada sesuatu yang ingin kucoba, kau usahakanlah untuk tetap mengurangi pergerakan, energiku tidak tersisa banyak"ucap Smarta,
"Akan ku usahakan untuk diam"ucap Zexun,
"Baguslah kalau begitu"ucap Smarta,
'Menarik, bahkan di kondisi terdesak seperti sekarang dia masih bisa memikirkan sesuatu'pikir Zexun.
Smarta melesat ke arah alien-alien itu.
' *mencoba untuk menyentuh* hmm tembus, sepertinya mereka bertiga bukanlah alien yang sebenarnya'pikir Smarta,
"Aku tidak tahu kalau ketiga alien itu bukanlah wujud aslinya"ucap Zexun dengan sedikit terkejut,
"Aku juga begitu"ucap Smarta,
"Hah bisa-bisanya pria itu santai"ucap Blager,
"Memangnya dia bisa apa?"tanya Whiger,
"Emm entahlah aku tidak tahu"ucap Blager,
"Huft kalau sudah tahu begitu sebaiknya kau diam saja"ucap Whiger,
"Baik baik......"ucap Blager,
'Jangan berkelahi ya, saat ini bukanlah waktunya untuk main-main'pikir Smarta,
"Hah? sejak kapan kami main-main di situasi seperti ini?"tanya Blager,
'Hmm? lalu tadi itu apa?'pikir Smarta,
"Itu..emmm...yah kau tahu....itu hanyalah...emm."ucap Blager,
"Sudah jangan menambah beban Smarta, kau pikir ia tidak mengekuarkan energi ketika melakukan telepati dengan kita"ucap Whiger dengan kesal,
"Aku lupa....maaf"ucap Blager,
"Sementara itu.. kenapa kau hanya diam saja sejak tadi Smarta?"tanya Whiger,
'Mengenai itu.... 'pikir Smarta.
__ADS_1
Meski sudah mengetahui bahwa ketiga alien itu bukan wujud aslinya, Smarta tidak tahu langkah apa yang harus dia lakukan selanjutnya.
"Hmm sudahkah kau mencoba untuk menghilangkan keberadaan energi itu?"tanya Whiger,
'Hmm? apakah hal itu memungkinkan untuk dilakukan?'pikir Smarta,
"Hadeh....di situasi seperti ini tidak ada yang namanya kepastian sebelum kau mencobanya langsung"ucap Whiger,
'Aah baik akan kucoba'pikir Smarta.
Lalu Smarta mencoba untuk menghilangkan alien itu dengan sihirnya.
' *energinya berkurang cepat* sial jika aku mengeluarkan enegiku ke sekotar alien itu yang ada energiku terserap dengan cepat'pikir Smarta,
"Hmm ini akan sedikit menguras energi jika hanya untuk menghilangkan satu energi asing"ucap Whiger,
'Kau benar, namun ini ada 3, aku rasa ini tidaklah mudah'pikir Smarta.
Untuk beberapa waktu ke depan Smarta kembali diam selagi berusaha memikirkan sesuatu.
'Hmm sejak tadi dia hanya diam saja, apa yang dia lakukan?'pikir Zexun,
' *melihat sekitar* di dalam ruangan ini yang ada hanyalah kami dan alien itu'pikir Smarta,
"Hei apa yang sedang kau pikirkan?"tanya Zexun,
"Entahlah....saat ini aku sedang memikirkan sesuatu yang bisa kugunakan untuk menghalangi alien itu menyerap energiku"ucap Smarta,
"Emm....kenapa kau tidak periksa sekitar barangkali kau menemukan sesuatu yang aneh?"ucap Zexun,
"Jika aku menyebarkan energiku di sekitar sini, yang ada aku hanya akan membuang-buang energiku saja"ucap Smarta,
"Apa yang kau bicarakan?"tanya Smarta,
"Aku kurang yakin dengan hal ini, namun aku memiliki suatu prasangka kalau alien itu meletakkan sesuatu pada tubuh kita, karena setelah kulihat-lihat seharusnya mereka tidak bisa menyerap energi kita tanpa memasang tanda pada tubuh kita"ucap Zexun,
" *menyimak*....hmm sepertinya itu masuk akal"ucap Smarta.
Setelah mendengar masukan Zexun, Smarta mencoba untuk mencari sesuatu yang mungkin saja merupakan tanda yang dikatakan oleh Zexun.
'Ku harap yang kukatakan benar'pikir Zexun.
Beberapa saat kemudian rupanya benar apa yang dikatakan oleh Zexun.
" *merasakan ada sesuatu yang salah* rupanya kau benar, ada sesuatu di tubuhku"ucap Smarta,
"Huft syukurlah"ucap Zexun,
'Aku akan segera menghilangkannya'pikir Smarta.
Lalu Smarta mencoba untuk menghilangkan energi asing tersebut. Namun di luar dugaan, ternyata energi tersebut tidak mudah dihilangkan.
'Huh? kenapa aku tidak bisa menghilangkan energi asing ini?'pikir Smarta,
"Hei apakah kau baik-baik saja?"tanya Zexun,
"Aku tidak bisa menghilangkan energi asing ini"ucap Smarta,
".........."Zexun hanya bisa terdiam.
__ADS_1
'Sial....kukira aku sudah menemukan jalan keluarnya....'pikir Smarta,
'Sial kami tidak boleh menyerah, pokoknya kmi harus berhasil'pikir Zexun,
'Energi di tubuhku ini...entah kenapa aku tidak bisa menghancurkannya sebagaimana yang biasa kulakukan sebelumnya'pikir Smarta,
"Aku tahu!!!!"ucap Blager,
"Jika yang kau katakan hanyalah lelucon maka lebih baik kau diam saja"ucap Whiger,
"Tentu saja tidak hahahah, aku sangat yakin bahwa ini adalah solusinya"ucap Blager,
'Hmm menarik, memangnya apa yang ingin kau katakan?'pikir Smarta,
"Seharusnya ini tidaklah sulit, kau pasti bi–"ucap Blager,
"Baik baik jangan membuang-buang waktu, ingatlah energi di sini tidaklah terbatas!!!"ucap Whiger,
"Emm kalau begitu....hancurkan pintu masuknya"ucap Blager,
'Hmm? apa kaitannya pintu masuk dengan energi di dalam?'pikir Smarta,
"Aku masih tidak yakin akan hal ini, namub hanya itu saja salah satu petunjuk yang ada selain energi dan alien aneh itu"ucap Blager,
'Aku rasa kau ada benarnya juga, aku sama sekali tidak pernah berfikir mengenai pintu masuk itu sejak berada di dalam sini'pikir Smarta,
"Jangan membuang waktu nak, kita harus cepat"ucap Whiger,
'Baik'pikir Smarta.
Lalu Smarta berjalan dengan pelan ke arah pintu masuk tersebut.
"Kau mau ke mana?"ucap Zexun,
"Tunggu saja, ada yang ingin kulakukan"ucap Smarta sambil mengeluarkan sihir api.
"Hmm? hei jangan bilang kalau...."ucap Zexun,
*Smarta melempar bola api ke pintu masuk*
"Pintu itu ada–"ucap Zexun.
*Tidak ada efek apapun pada pintu itu*
"Hah? seranganku tidak mempan"ucap Smarta dengan terkejut,
"Dasar kau ini, pintu itu masih ada sihir pengikatnya, jadi tidak ada cara lain selain menghilangkan sihir pada pintu itu dulu sebelum kau bisa menghancurkannya"ucap Zezun,
"Hmm....*mengecek aliran sihir*....pola sihir ini.."ucap Smarta sambil mencoba untuk membaca pola sihir pengikat itu,
"Butuh waktu yang cukup lama untuk bis–"ucap Zexun,
*pola sihir pengikat pada pintu sudah hilang*
"Haah? bagaimana bisa kau menghilangkan pola sihir itu??"ucap Zexun dengan sangat terkejut,
"Itu mudah"ucap Smarta,
"Sungguh di luar dugaan"ucap Zexun,
__ADS_1
"Dengan begini"ucap Smarta sambil melemparkan suatu sihir api yang membuat pintu tersebut hancur karena ledakan dari sihir api Smarta.