Unique Power

Unique Power
16[] Kembali ke Kota Down Town


__ADS_3

Turnamen Ilegal telah dimenangkan oleh Smarta, hal ini membuat Smarta sedikit senang karena bisa memenangkan turnamen dengan mudah meskipun ada sedikit kendala. Lalu Smarta bertanya kepada pria itu,


"Maaf, aku sudah memenangkan turnamen...hmm..hadiahnya apa?"tanya Smarta,


"Tenanglah,saya akan segera memberikannya" ucap pria itu sambil merapalkan sesuatu.


Beberapa saat kemudian ditangan pria itu ada sebuah kotak emas, kotak itu segera diberikan kepada Smarta, lalu Smarta kembali ke tempat duduknya. didekat tempat duduknya sudah ada Gradzio dan Klinto.


"Wah kotak emas, sepertinya ini hari keberuntunganmu"ucap Gradzio,


"Gunakanlah hadiah itu dengan bijak"ucap Klinto,


"Baiklah...hmm bagaimana dengan kalian?"tanya Smarta,


(Mereka berdua bersamaan mengeluarkan kotak emas)"Waah, jadi kalian juga mendapatkan hadiah yang sama?"tanya Smarta,


"Tentu saja kami dapat, sudah seharusnya bagi pemenang"ucap Gradzio,


"Turnamen sudah selesai, sekarang saatnya untuk kembali"ucap pria itu.


Pria itu mengeluarkan cahaya kuning yang menyilaukan semua orang.


Beberapa saat kemudian semua orang yang mati tiba-tiba terbangun, semua kekuatan telah pulih kembali seperti tidak pernah bertarung.


"Aku merasa seperti sebelum turnamen"ucap Smarta,


"Tentu saja, karena meskipun ini turnamen ilegal, tetap saja pendiri turnamen ini tidak ingin ada yang membocorkannya"ucap Klinto,


"Kalau begitu kenapa tidak dibiarkan mati saja?"tanya Smarta,


"Justru karena matilah menyebabkan tempat ini bisa ketahuan, karena ada banyak organisasi dengan alat pelacak jika pengguna mati, maka alat tersebut akan aktif"ucap Gradzio,


"Sudahlah saatnya untuk pulang"ucap Klinto, "Ayoo"ucap Smarta.


Setelah semua orang keluar dari tempat itu,tiba-tiba tempat tersebut tertiup angin lalu menjadi pasir sehingga seperti tidak terjadi apa-apa, lalu mereka segera kembali ke kota Down Town.


Ketika Klinto hendak menggunakan kekuatannya, tiba-tiba kekuatannya tidak aktif,


"Ada apa Klinto?"tanya Smarta,


"Entahlah aku tidak tahu, tiba-tiba saja kekuatanku tidak aktif"ucap Klinto.


"Ada seseorang yang datang"ucap Blager dalam pikiran Smarta,


"Siapa mereka?"tanya Smarta,

__ADS_1


"Mereka ada 15 orang"ucap Blager,


"Apakah mereka kuat?"tanya Smarta,


"Kekuatan terkuat dari mereka 800/950, sepertinya itu ketua dari gerombolan itu"ucap Blager,


"Hei apa yang kau pikirkan?"tanya Gradzio,


"Maaf, aku merasa ada yang sedang memperhatikan kita"ucap Smarta,


"Huft sepertinya orang-orang itu lagi"ucap Gradzio,


"Kau tahu mereka siapa?"tanya Smarta,


"Tentu saja, mereka adalah sekelompok orang yang suka mencuri barang yang mereka pikir sangat bagus"ucap Gradzio,


"Apakah mereka menginginkan peti ini?"tanya Smarta,


"Sudah pasti"ucap Klinto


Lalu tanah yang berjarak tidak jauh dari mereka tiba-tiba bergetar lalu keluar kumpulan orang berjumlah 15 orang.


"Selamat kepada pemenang turnamen, namun sayang sekali sepertinya kalian tidak akan melihat dunia ini lagi, apakah kalian memiliki kata-kata terakhir?"tanya pria itu,


"Sudah siap?"tanya Gradzio,


"Apa yang akan kalian lakukan?"tanya Smarta,


"Tentu saja melawannya"ucap mereka berdua.


Lalu Gerombolan itu menyerbu dari segala sisi,namun mereka bertiga tidak bergerak sedikitpun,


"Apakah sudah menyerah?"tanya pria itu,


"Kena kalian"ucap Klinto.


Lalu mereka tidak bisa bergerak sedikitpun."Apa ini!?"ucap pria itu,


"Maaf saja sepertinya kalian salah memilih lawan"ucap Gradzio sambil mengarahkan telapak tangannya kedepan.


Lalu semua gerombolan itu tiba-tiba saling berkumpul di satu titik,


"Sampai jumpa"ucap Klinto,clalu Gradzio melakukan gerakan seperti sedang menebas ke arah mereka,


"Apa-apaan ini, sepertinya kau terlalu mengkhayal ahahahahah"ucap pria itu,

__ADS_1


"Huh, sepertinya aku memang sedang mengkhayal"ucap Gradzio sambil tersenyum.


Tiba-tiba tubuh mereka semua tertebas tepat dibagian pinggul mereka, lalu mereka mati,


"Hei apakah ini tidak apa-apa?"tanya Smarta,


"Tenanglah, dengan semprotan ini kita akan baik-baik saja"ucap Klinto,


"Semprotan apa itu?"tanya Smarta,


"Semprotan ini berisi aroma hewan buas, jadi mereka pasti akan mengira bahwa kematian ini disebabkan oleh hewan buas"ucap Klinto sambil menyemprotkan ke arah gerombolan yang sudah mati.


"Namun aku tetap tidak bisa menggunakan kekuatanku"ucap Klinto,


"Bagaimana mungkin?"pikir Smarta,


"Hei bocah, cobalah kau periksa pria itu"ucap Blager,


"Ada apa dengan pria itu?"tanya Smarta,


"Sudahlah kau periksa saja"ucap Blager,


"Baiklah"ucap Smarta.


Lalu Smarta mengecek pria itu dan menemukan sebuah bola yang bercahaya.


"Jadi begitu"ucap Klinto,


"Apakah kau tahu ini?"tanya Smarta,


"Hmm sepertinya itulah alasan mengapa Klinto tidak bisa berteleportasi"ucap Gradzio,


"Teleportasi?"tanya Smarta,


"Huft...lalu tadi kita kemari dengan apa?"tanya Gradzio,


"Oh jadi itu yang namanya teleportasi hehehe"ucap Smarta, lalu mereka kembali ke Down Town.


#Beberapa saat setelah mereka berteleportasi


Seorang pria mendekati gerombolan itu,(mengucapkan sesuatu) lalu gerombolan itu hidup kembali,


"Apakah batunya sudah diambil?"tanya pria itu,


"Tentu saja sudah tuan"ucap pria yang baru saja dipulihkan,

__ADS_1


"Bagus, sekarang kita hanya perlu menunggu hingga waktunya tiba hahahaha"ucap pria itu.


__ADS_2