
"Ughh.....kekuatanku perlahan tidak bisa menangani tekanan sihir yang akan meledak ini"ucap Smarta.
Lalu Brastino dan Zexun menyentuh pundak Smarta.
"Transfer...."ucap mereka berdua,
"Kalian......"ucap Smarta,
"Meskipun kita lari, aku rasa tetap saja pada akhirnya kita akan mati"ucap Brastino,
"Huft aku benci mengakuinya, namun baru kali ini aku tidak merasa takut untuk mati"ucap Zexun dengan heran,
"Hahahah nampaknya kau sudah menjadi pemburu sejati sekarang"ucap Brastino,
"Aku tidak tahu, namun mungkin saja bisa"ucap Zexun,
"Terima kasih Zexun dan ketua"ucap Smarta,
"Jangan khawatir"ucap Brastino,
"Sekarang kita akan lihat, tekanan siapa yang lebih kuat"ucap Zexun.
#Di luar
" *Merasakan keberadaan Brastino dan Smarta* hmm sepertinya petarungannya sudah selesai"ucap Winzy,
"Kau benar....maka sekarang adalah saatnya bagi kita untuk berkontribusi"ucap Buldar.
Lalu Buldar dan Crigom berdiri dan pergi ke dalam.
"Hey bagaimana denganku?"tanya Vriln,
"Biarkan saja mereka, itu sangat berbahaya"ucap Winzy,
"Namun bagaimana jika mereka kalah tanpa bantuanku?"tanya Vriln,
"Itu bisa terjadi, namun setelah aku memantau kekuatan mereka dan kekuatanmu, bahkan jika aku dan kau ikut ke sana, yang ada kita akan menjadi beban bagi mereka"ucap Winzy,
"Kenapa kau bisa berkata begitu?"tanya Vriln dengan kesal,
"Tenanglah, meskipun alien itu sudah lemah kekuatannya, sebenarnya masih ada satu alien lagi yang belum kurasakan hawa keberadaannya"ucap Winzy,
"Huh? benarkah?"tanya Vriln,
"Itu benar"ucap Winzy,
'Orang-orang bodoh itu......ahh sudahlah, aku hanya bisa berharap mereka bisa mengalahkan alien yang satunya'pikir Winzy.
Setelah itu mereka berdua hanya bisa memantau dari luar gerbang masuk dimensi karena mereka tahu batasan kekuatan mereka.
#Maskin Town
"Sepertinya alien itu masih ada di sini, aktifkan sekarang"ucap Crigom,
"Baik tuan"ucap Buldar.
Lalu Buldar mengaktifkan sihir penghalang yang menutupi seluruh kota.
#Di luar
"Cepat juga rupanya, sepertinya mereka sudah memulainya dan bersiap untuk mengakhiri semua ini"ucap Winzy,
"Semoga saja mereka berhasil"ucap Vriln.
__ADS_1
#Maskin Town
#Sisi Smarta
Kekuatan mereka sudah beradu selama hampir satu jam hingga mereka mulai merasa sedikit lelah
"Sial.....padahal belum satu jam namun aku merasa kalau kekuatanku akan mencapai batasnya"ucap Zexun,
"Jangan menyerah!!! ini belum lama dibandingkan dengan waktu itu"ucap Brastino,
"Seiring berjalannya waktu kekuatan kita semakin berkurang, namun energi alien ini masih terus meningkat"ucap Smarta.
Sementara itu, beberapa jarak dari tempat itu, Crigom dan Buldar menemukan suatu ruangan asing.
"Nah ini dia"ucap Buldar,
"Tidak kusangka rupanya tempat yang kupakai sebagai pertemuan kota ini yang merupakan markas alien sialan itu"ucap Crigom,
"Sebelum itu...."ucap Buldar sambil mengaktifkan sihir penghalang,
"Berapa lama kau bisa menahannya?"tanya Crigom,
"Seperti biasa tuan, aku tidak bisa menahan lebih dari pada itu"ucap Buldar,
"5 menit ya....baiklah"ucap Crigom
.
Lalu Crigom memasuki ruangan di rumah itu. Di dalamnya ia menemukan alien yang sedang mengalirkan kekuatannya ke suatu layar.
"Wah wah wah....lihat siapa yang kutemukan ini"ucap Crigom,
"...*menoleh*...*terkejut*..hah?..k-kau?? b-bagaimana bisa kau kemari?"ucap alien itu dengan terkejut,
" *melihat ke suatu layar* pantas saja aku merasakan adanya keberadaan lain di sini, rupanya kau!!!"ucap Crigom sambil mengubah wujudnya dan melesat ke arah alien itu.
"Kekuatan aliennya mulai mengecil? apakah dia sudah kelelahan?"ucap Smarta,
"Emm aku rasa ini ada kaitannya dengan mereka"ucap Zexun,
"Orang-orang itu, sepertinya dia sudah menemukan tubuh asli alien ini"ucap Brastino,
"Huh? jadi....ini bukanlah tubuh aslinya?"tanya Smarta,
"Tentu saja bukan, jika memang ini adalah tubuh aslinya, seharusnya saat itu alien ini sudah tidak ada"ucap Brastino,
"Begitu rupanya"ucap Smarta.
Lalu beberapa saat kemudian, energi alien tersebut sudah tidak ada dan tubuh alien itu menghilang begitu saja.
"Tubuhnya menghilang"ucap Smarta,
"Tentu saja, saat ini tubuh aslinya sedang bertarung yang membuatnya kerepotan jika ia masih mempertahankan energi ledakannya di sini"ucap Zexun,
"Lalu sekarang apa?"tanya Smarta,
"Aku rasa kita harus menuju ke tempat mereka berdua berada"ucap Brastino,
"Siapa?"tanya Smarta,
"Tentu saja Buldar dan Crigom, mereka juga akan memerlukan bantuan kita"ucap Zexun,
"Ooh begitu, baiklah"ucap Smarta.
__ADS_1
"Namun kita harus cepat"ucap Brastino,
"Jangan khawatir, aku memiliki jalan pintasnya"ucap Smarta sambil menggunakan portal,
"Bahkan anak ini bisa menggunakan portal?"ucap Zexun dengan terkejut,
"Aku sudah tidak terkejut jika yang menggunakannya adalah dia. Sekarang ayo kita harus bergegas"ucap Brastino,
"Baiklah"ucap mereka berdua.
Lalu mereka segera menuju tempat di mana Buldar berada, karena energi Crigom terhalang oleh sihir penghalang yang dibuat oleh Buldar.
"Dasar binatang sialan yang merepotkan"ucap alien itu.
Terjadi pertarungan yang cukup sengit, namun karena suatu hal Crigom mampu melampaui kekuatan alien tersebut.
"Bagaimana mungkin? ini mustahil.....kekuatanku seharusnya lebih besar dibandingkan dengan keroco sepertimu!!!"ucap alien itu dengan sangat kesal,
"Tentu saja....karena sejak awal memang tidak ada 2 alien"ucap Crigom,
'Sial bagaimana dia bisa tahu?'pikir alien tersebut.
Lalu alien itu melemparkan kursi yang ada di dekatnya, dan tepat ketika Crigom menangkisnya, di saat itulan alien itu keluar. namun hal itu tidak ada gunanya karena sudah ada penghalang yang sudah dibuat oleh Buldar.
"Sial...penghalang?"ucap alien itu,
"Haii....."ucap Buldar,
"Sialan!!! bagaimana bisa mereka menemukanku?"ucap alien itu dan tiba-tiba ia pun terdiam.
Alien itu baru mengingat sesuatu yang sangat berbeda dibandingkan dengan sebelumnya di mana energi yang dia miliki sangatlah kecil di bandingkan sebelumnya.
'Mungkinkah aku kewalahan karena beradu kekuatan dengan ketiga orang itu?'pikir alien itu.
Ketika mereka melihat ke arah lain, ia melihat Brastino, Smarta, dan Zexun yang tengah sedang menyalurkan kekuatannya kepada Buldar.
"Kalau begini sampai besokpun aku tidak masalah mempertahankan sihir ini"ucap Buldar,
"Sialaan!!!!!!"ucap alien itu dengan kesal,
"Sudah tidak ada jalan keluar, kau sudah kalah"ucap Crigom,
"Sial..kalau begitu, setidaknya aku mati denganmu hahahahah"ucap alien itu.
Lalu alien itu menggunakan sihir meledakkan diri di sana.
"Sial...dia akan bunuh diri di sini?"ucap Crigom dengan terkejut,
*sebuah pintu muncul*
"Aku rasa tidak"ucap Smarta sambil menarik Crigom keluar dari penghalang melalui portal yang ia gunakan,
"Meski begitu...aku hanya perlu meningkatkan daya ledakku saja hahahah"ucap alien itu,
"Tidak akan kubiarkan"ucap Smarta.
Lalu Smarta melapisi penghalang yang dibuat oleh Buldar dengan penghalangnya.
"Kuharap daya ledaknya bisa berkurang"ucap Smarta,
"Tentu saja nak"ucap Brastino sambil membuat penghalang juga.
Kini terdapat 3 penghalang untuk menahan daya ledak alien tersebut,
__ADS_1
"Dengan 3 penghalang seharusnya ini akan berhasil"ucap Buldar.
Lalu tubuh alien itu meledak dan daya ledaknya membuat alien tersebut menghilang tanpa jejak karena begitu besarnya daya ledak dari sihir ledakan yang dibuat alien tersebut. Sehingga secara tidak langsung, alien tersebut berhasil dikalahkan.