Unique Power

Unique Power
32[] Melindungi Gerbang Kota Bagian Timur


__ADS_3

"Tunggu, bagaimana dengan pakaian tempurku?"tanya Smarta,


"Tenang saja, aku sudah membawanya"ucap Gradzio sambil memberikan pakaian tempur yang baru,


"Warna biru dengan sedikit garis merah?"pikir Smarta,


"Sesuai dengan elemenmu, kau cocok memakai warna biru dengan garis merah"ucap Gradzio,


"Ooh begitu....Darimana kau tahuu???"tanya Smarta dengan kaget,


"Tentu saja dengan ini"ucap Gradzio sambil memperlihatkan jam tangannya


"Astaga, bahkan jurus-jurus yang sudah kupelajari dapat dibaca??"pikir Smarta dengan Terkejut,


"Tenanglah, aku sudah tahu bagaimana caramu melakukannya saat itu ahahah, namun aku sungguh tidak menyadarinya"ucap Gradzio,


"Apa itu?"tanya Smarta,


"Api yang dipadatkan dengan es, lalu melepasnya yang menyebabkan ledakan dengan pentalan serpihan-serpihan es, jurus itu tidak pernah terpikirkan olehku"ucap Gradzio dengan kagum


"Ehehehe, saat itu aku sedang terpojok, jadi aku lakukan apa yang kubisa"ucap Smarta,


"Sudahlah, ayo kita berangkat"ucap Klinto sambil mengulurkan tangannya,


"Baiklah, ucap Smarta sambil memegang tangan Klinto, begitu pula dengan Gradzio.


Lalu mereka berteleportasi ke tempat yang tidak diketahui oleh Smarta,


"(melihat sekitar)...ini dimana?"tanya Smarta


"Selamat datang anggota baru Alien Slayer"ucap seorang pria dari belakang mereka,


"Siapa itu?"tanya Smarta setelah berbalik dan memperhatikan pria tersebut. Gradzio dan Klinto menunduk memberi salam,

__ADS_1


"Hei menunduklah"ucap Gradzio dengan nada pelan,


"Memangnya siapa dia?"tanya Smarta,


"Mungkin ini pertama kalinya kita bertemu,perkenalkan, namaku Brastino, aku adalah ketua dari Alien Slayer"ucap Brastino,


"Namaku Smarta, aku adalah anggota baru Alien Slayer"ucap Smarta,


"Hei jaga bahasamu"ucap Klinto,


"Sudahlah tidak apa ahahaahah, dia anak yang menarik"ucap Brastino,


"Saya benar-benar mohon maaf atas prilaku anak baru ini Pak"ucap Gradzio,


"Tenang saja, aku tidak mempermasalahkan hal itu ahahah"ucap Brastino


"Ngomong-ngomong Smarta"ucap Brastino,


"Aku sudah melihat aksimu melawan alien tipe rare ahahahh, aku sangat kagum denganmu"ucap Brastino,


"Eheh aku hanya...(Gradzio menatapnya dengan wajah menakutkan seperti gorila)ehh maksud saya terima masih atas pujian anda"ucap Smarta,


"huft syukurlah"pikir Klinto


"Apa misi yang akan anda berikan pada kami Pak?"tanya Gradzio,


"Ohh ya ahah aku hampir lupa, dibagian timur sering ada penyerangan, jadi aku tugaskan kalian untuk melindungi gerbang utama bagian timur, bisa dimengerti?"tanya Brastino,


"Baik Pak"ucap Klinto dan Gradzio.


Lalu mereka membawa Smarta dengan terburu-buru dan mengaktifkan teleportasi menuju gerbang timur.


"Hei kita bahkan belum berpamit"ucap Smarta,

__ADS_1


"Sudahlah, lebih baik seperti ini daripada aku harus mati karena tekanan dari pria itu"ucap Gradzio,


"Maksudmu ada apa dengan pria itu?"tanya Smarta,


"Kau tidak merasakannya?"tanya Gradzio,


"Hmm tidak..lalu Klinto?"tanya Smarta,


Klinto terlihat penuh akan keringat.


"Memangnya ada apa dengan pria itu?"tanya Smarta dengan bingung,


"Orang itu..adalah yang terkuat disini"ucap Gradzio,


"Benarkah?"tanya Smarta, "Tentu saja, hanya dia satu-satunya orang yang bisa mencapai bintang 5 merah"ucap Gradzio,


"Hmm kekuatanmu?"tanya Smarta,


"Aku hanya bintang 5 kuning, sedangkan Klinto bintang 4 kuning"ucap Gradzio


"Apakah sesulit itu untuk mencapai bintang merah?"tanya Smarta,


"Kau harus membunuh semua tingkat bahaya dari alien untuk bisa meraih bintang 1 merah"ucap Gradzio,


"Lalu alien tingkat bahaya seperti apa yang belum kau bunuh?"tanya Smarta,


"Alien dengan bahaya tingkat very danger dan caution"ucap Gradzio.


"Baiklah, bagaimana jika kita lanjutkan nanti saja pembicaraan ini, aku takut kalian terkena serangan jantung ahahah"ucap Smarta,


"Ide bagus"ucap Klinto dengan sedikit lega.


Lalu mereka segera menuju gerbang bagian timur untuk segera melaksanakan misi yang telah diberikan.

__ADS_1


__ADS_2