
Disaat mereka sedang berdiskusi, tiba-tiba terjadi suatu getaran yang cukup kuat.
"Sial apa yang terjadi"ucap Smarta,
"Sepertinya terjadi serangan dari luar gerbang"ucap Gradzio,
"Oh tidak, bukunya berjatuhan"ucap Fanin dengan panik,
"Kau urus saja buku-buku itu, biar kami yang mengecek kesana"ucap Gradzio,
"Baiklah"ucap Fanin.
Lalu mereka berdua segera keluar untuk mengecek keadaan, akan tetapi semua sudah terlambat, kota Down Town kini diserang oleh banyak alien.
"Apa yang terjadi?"ucap Smarta,
"Entahlah, kita baru saja keluar, kita haru menge–"ucap Gradzio.
Tiba-tiba sesuatu melesat padanya,
swoonggg!!!.........
"Sial, serangan apa itu"pikir Gradzio,
"Kau tidak apa?"tanya Yenshi,
"Aku baik-baik saja, terima kasih penjaga"ucap Gradzio,
"Apa yang terjadi?"tanya Smarta,
"Entahlah, kami sedang berjaga, tiba-tiba muncul sesuatu semacam batu yang asing, lalu tiba-tiba batu tersebut meledak hingga membuat gerbang utama rusak dengan mudah"ucap Yenshi,
"Apa yang terjadi?"tanya Klinto,
"Sialan, beraninya mereka mengganggu makan malamku"ucap Vriln,
"Seperti yang kalian lihat, kita sedang diserang"ucap Brastino.
Brastino mengeluarkan suatu sihir yang dapat melindungi setiap orang dengan pelindung.
__ADS_1
"Waktu kita tidak banyak, segera bereskan semua!!"ucap Brastino,
"Baik ketua!!"ucap mereka semua.
Alien tersebut berdatangan tanpa henti, namun mereka dapat menahannya dengan mudah.
"Sepertinya kita harus membunuh bossnya"ucap Gradzio,
"Apakah kau yakin?"tanya Smarta,
"Tidak salah lagi, sepertinya bossnya berada diluar"ucap Gradzio,
"Baiklah, ayo kita keluar"ucap Klinto,
"Baik"ucap Gradzio.
Lalu Gradzio, Smarta, dan Brastino keluar gerbang dengan teleportasi milik Klinto. Diluar sana terdapat begitu banyak alien bahkan mereka sudah terkepung.
"Sebanyak ini?"tanya Smarta dengan terkejut,
"Bagaimana mungkin?"tanya Brastino,
"Tidak ada waktu lagi, kita harus cepat menemukan bossnya"ucap Brastino,
"Baik"ucap Gradzio,
"Kau..bantu Gradzio, aku akan menahan para alien tersebut untuk mengurangi jumlah alien yang masuk"ucap Brastino,
"Baik Bras"ucap Smarta,
Gradzio dan Smarta menerobos kedepan untuk mengecek akhir dari kumpulan alien tersebut, setelah beberapa saat menerobos, akhirnya mereka berhasil menemukan suatu pilar.
"Apa maksudnya ini?"Tanya Smarta,
"Nampaknya alien tersebut muncul melalui pilar ini"ucap Gradzio,
"Sial pilar ini cukup kuat"ucap Smarta sambil berusaha menghancurkan pilar tersebut,
"Sepertinya kita dalam masalah"ucap Gradzio yang tidak bisa menghancurkan pilar tersebut,
__ADS_1
"Apa yang kau bicarakan?"tanya Smarta dengan bingung,
"Kau cobalah ke arah timur, aku akan ke arah barat untuk mengeceknya"ucap Gradzio,
"Baik"ucap Smarta,
Di tengah perjalanan Gradzio bertemu dengan Geani dan Harnely yang sedang bertarung.
"Hey kalian!!!"teriak Gradzio,
"Hey ketua!! bagaimana keadaan disana?"tanya Geani,
"Tidak terlalu buruk, kalian sendiri?"tanya Gradzio,
"Sedikit kesulitan"ucap Harnely,
"Kalian pergilah ke utara atau selatan, cepat!!!"ucap Gradzio,
"Ada apa?"tanya Harnely,
"Penjelasannya nanti saja, untuk sekarang cepatlah"ucap Gradzio,
"Baik"ucap mereka berdua.
Geani dan Harnely berpisah dimana Geani menuju arah selatan, dan Harnely menuju arah utara. Masing-masing dari mereka menemukan sebuah pilar.
"Apa maksudnya ini?"pikir Smarta,
"Kalian sudah menemukannya?"tanya Gradzio yang muncul disamping mereka semua,
"Haah?bagaimana mungkin?"tanya Geani,
"Aku menggunakan bayangan, apakah kalian sudah menemukannya?"tanya Gradzio sembari membantu mereka melawan alien,
"Aku menemukannya disini"ucap Harnely,
"Baiklah, dalam hitungan ketiga, hancurkan pilar-pilar tersebut"ucap Gradzio,
"1...2....3...sekarang!!!"ucap Gradzio,
__ADS_1
Lalu disaat yang bersamaan, mereka menghancurkan pilar di masing-masing tempat. Lalu pilar tersebut hancur.