Unique Power

Unique Power
123[] Melawan Balik


__ADS_3

Setelah asap beracun hilang, alien tersebut memasuki ruangan untuk mengecek keadaan. Beberapa saat setelah alien tersebut masuk, tiba-tiba kepalanya terpenggal.


"Hmm sepertinya mereka sud–"ucap alien tersebut,


" *menebas* huft..tidak kusangka bisa menebasnya dengan mudah"ucap Smarta,


"Huh? bagaimana mungkin!!!?"ucap alien tersebut dengan terkejut,


"Dasar, kalian pikir bisa mengalahkan kami dengan mudah ahaahahah"ucap Gradzio,


"Ini...ini mustahil!!! bagaimana mungkin kalian bisa selamat haah!!!"ucap alien tersebut dengan kesal,


*muncul suatu portal*


" *keluar dari portal* haloo"ucap Klinto yang baru saja keluar dari portal,


"Pantas saja, sial aku bahkan tidak tahu bahwa kau bisa menggunakan sihir tersebut"ucap alien tersebut,


"Itu adalah hal yang bagus, semakin banyak yang kau tidak ketahui, semakin diuntungkannya kami"ucap Gradzio,


"Kalau begini caranya...tidak ada pilihan lain"ucap alien tersebut.


Tiba-tiba alien yang sudah ditebas Gradzio bangkit kembali dengan kepalanya yang masih utuh.


"Huft sungguh serangan yang bagus"ucap alien yang baru saja sadar kembali,


"Dia baik-baik saja? bagaimana mungkin?"ucap Harnely dengan terkejut,


"Lupakan soal itu, sebentar lagi kalian akan mati"ucap alien tersebut,


"Aku akan menebas kepalamu sebagai gantinya"ucap alien yang lain,


"Tidak masalah, coba saja"ucap Smarta.


Alien tersebut melesat dengan sangat cepat, bahkan Smarta hampir tidak bisa melihat pergerakannya.


'Gerakannya cepat'pikir Smarta,


Sring......


" *tertebas* sial lenganku terkena goresan"ucap Smarta,


"Ahahahah mudah sekali menyerangmu"ucap alien tersebut,


"Namun....serangannya tidak begitu parah"ucap Geani,


"Aku akan menebasmu ahahahah"ucap alien tersebut.


Lalu alien tersebut hendak menebas Geani, namun tiba-tiba alien tersebut terbelah menjadi dua.


"Huft sungguh merepotkan"ucap Gradzio,


"Hmm tidak buruk"ucap alien yang bangun kembali,


"Seranganku tidak mempan?"ucap Gradzio dengan sedikit terkejut,


"Ahahah kau hanya akan membuang-buang tenagamu dasar bodoh"ucap alien yang lain,


" *lukanya pulih* Serangan yang bagus juga, namun tetap saja"ucap alien yang bangkit kembali,


"Apa yang sebenarnya terjadi?"ucap Geani dengan heran,


"Sepertinya dia alien tingkat tinggi?"ucap Smarta,


"Emm tingkatnya hanyalah rare, seharusnya mereka lemah"ucap Klinto,


"Alien tingkat rare? namun daya tahannya seperti alien yang kuat"ucap Geani,


"Kita akan mencari tahunya"ucap Gradzio.


Lalu Gradzio menyerang alien yang satunya. Kali ini alien terkena serangan juga. namun hasilnya tetaplah sama, yaitu alien tersebut pulih kembali.


"Pantas saja kau tidak dapat mati hahahah"ucap Gradzio yang terlihat percaya diri,


"Apa yang sudah kau ketahui?"tanya Geani,

__ADS_1


"Aku rasa alien-alien ini bukanlah tubuh aslinya"ucap Gradzio,


"Hmm jadi begitu ya"ucap Harnely,


"Lalu di mana tubuh aslinya?"tanya Geani,


"Entahlah, kita harus mencarinya"ucap Gradzio,


"Huh? bagaimana cara kita untuk menemukannya?"tanya Geani,


Sring.....


"Jangan abaikan kami!!!"ucap alien tersebut,


"Serangannya tidak begitu berdampak, namun tetap saja akan sulit untuk mendekati alien itu"ucap Gradzio,


"Padahal kita hanya melawan dua alien saja, tidak kusangka kita akan kesulitan hahahah"ucap Klinto,


"Sebentar lagi kalian akan mati ahahaha"ucap alien tersebut.


Alien tersebut mulai melesat kembali ke arah Gradzio, namun kali ini Gradzio berusaha menghindarinya hingga suatu ketika.


"Kena kau"ucap alien tersebut,


'Huh? apa yang dia kat–'pikir Gradzio.


Tiba-tiba Gradzio terpental.


"Apa yang baru saja terjadi???"ucap Harnely,


"Serangannya cukup parah"ucap Klinto,


"Hmm sepertinya alien ini memiliki keunikan di mana yang satu memiliki kecepatan yang luar biasa, dan yang satunya lagi memiliki kekuatan yang luar biasa"ucap Smarta,


"Memangnya ada alien seperti itu?"tanya Geani dengan heran,


"Tentu saja ada"ucap Smarta,


"Emm lalu apa yang akan kalian lakukan?"ucap alien tersebut,


"Baik"ucap Harnely.


Lalu Harnely, Geani, dan Klinto melawan alien yang memiliki kekuatan yang luar biasa, sedangkan Smarta dan Gradzio melawan alien yang memiliki kecepatan yang luar biasa.


"Jadi begitu, mereka memiliki kelebihan yang saling bertolak belakang"ucap Harnely,


" *terkena sihir ledakan* hahahahah, meski badanku hancur sekalipun"ucap alien tersebut dengan tubuh yang pulih dengan cepat,


" *menyerang* kecepatannnya sangat merepotkan"ucap Smarta,


"Jangan berhenti menyerang"ucap Gradzio,


"Meski kau berkata begitu"ucap Smarta sambil menyerang secara terus menerus.


Setelah beberapa lama bertarung. bangunan tersebut mulai runtuh hingga membuat mereka harus keluar dari bangungan tersebut. Disaat yang bersamaan, mereka mulai kelelahan.


"hosh...hosh....Kita sudah bertarung cukup lama, namun mereka baik-baik saja"ucap Harnely,


"Sepertinya ada sesuatu yang harus kita selesaikan dulu"ucap Smarta sambil menangkis serangan alien cepat itu,


"Ahahahha kalian tidak akan bertahan lama ahahahah"ucap alien cepat itu dengan percaya diri,


"Hmm aku rasa aku sudah menemukan solusinya"ucap Gradzio dengan nada pelan,


"Apa itu?"tanya Smarta,


"Kita coba pancing dia agar saling menyerang satu dengan yang lain"ucap Gradzio,


"Bagaimana cara kita mela–"ucap Smarta,


" *menyerang* apa yang kalian bisikkan haah!!!"ucap alien cepat itu,


" *Terkena serangan* huft aku terkena lagi"ucap Smarta,


"Kita harus berhasil"ucap Gradzio,

__ADS_1


"Aku sungguh penasaran, bagaimana mungkin kau bisa mendapatkanide itu"ucap Smarta,


"Tentu saja dengan kecerdasanku"ucap Gradzio,


"Terlalu percaya diri sekali"ucap Smarta,


"Cepatlah"ucap Gradzio,


"Huft akan kucoba"ucap Smarta.


Disaat alien cepat itu menyerang Smarta, dengan sigap Gradzio segera menebas tangan alien cepat itu.


"Sekarang"ucap Gradzio.


Lalu Smarta dengab cepat membawa tangan bercakar alien tersebut dan segera menggunakanya untuk menyerang alien yang kuat itu.


"Aaarggghh!!!!"teriak alien tersebut,


"Sudah kuduga"ucap Gradzio,


"Bagaimana bisa kau mengetahuinya?"tanya Smarta,


"Kau pikir sudah berapa lama aku berburu hadehh"ucap Gradzio,


"Hebat, aku harap bisa seperti itu juga"ucap Harnely,


"Sial rupanya dia pemburu alien tingkat tinggi"ucap alien itu,


"Kalau begini...."ucap alien yang satunya.


Disaat mereka lengah, alien tersebut melesat menjauh secepat mungkin bersama alien yang satunya.


"Sial mereka kabur"ucap Harnely,


"Tenang saja"ucap Smarta.


Tiba-tiba beberapa jarak tidak jauh dari Smarta dan yang lainnya, tiba-tiba alien tersebut menabrak sesuatu yang tidak terlihat.


"Sial apa ini!!?"teriak alien tersebut,


"Rupanya kau cepat juga"ucap Gradzio,


"Sudah seharusnya bukan?"ucap Smarta,


"Dasar!!!! awas kalian!!"teriak alien tersebut,


"Dengan begini, matilah kalian"ucap Gradzio sambil melesat untuk menyerang alien tersebut,


"Hei menjauh!!"ucap Smarta.


Dengan cepat Gradzio mundur kembali. Alien tersebut tiba-tiba menyatu menjadi satu dan tubuhnya menjadj sedikit lebih besar.


"Sial, beraninya kalian memaksaku menggunakan ini"ucap alien tersebut


"Dia menyatu?"ucap Harnely dengan terkejut,


"Hei Klinto kau bisa gunakan portal?"tanya Gradzio,


"Emm energiku sudah habis"ucap Klinto,


"Sial...bagaimana ini"ucap Gradzio,


"Apakah ada yang salah?"tanya Geani,


"Kalian, apapun yang terjadi jangan samp–"ucap Gradzio.


Tiba-tiba Gradzio terpental dan terluka cukup parah.


"Gradzio!!! sial, apa yang terjadi?"ucap Harnely,


"Sepertinya alien tersebut kini mengeluarkan kekuatan aslinya"ucap Smarta,


"Apa maksudmu?"tanya Geani,


"Lihatlah"ucap Smarta sambil memperlihatkan alatnya,

__ADS_1


" *melihat* HAAH? TINGKAT DANGER??!!!"teriak Geani dengan begitu terkejut.


__ADS_2