
" *terbangun* Hmm? sepertinya sudah pagi"ucap Smarta sambil mengucek mata,
" *datang* sepertinya kau sudah bangun"ucap Vriln,
"Hey...emm..apakah ada masalah?"tanya Smarta,
"Untungnya tidak ada, semua baik-baik saja"ucap Vriln,
" *melihat sekitar* emm tempat ini..."ucap Smarta,
"Inilah tempat itu, sangat berbeda bukan?"ucap Vriln,
"Aku tidak percaya ini...sungguh berbeda dibandingkan dengan pemandangan kemarin"ucap Smarta,
"Itu adalah hal yang biasa, tempat ini memang memiliki perbedaan pemandangain di pagi dan malam hari"ucap Vriln,
"Begitu ya...lalu apa yang kau bawa itu?"tanya Smarta sambil melihat sesuatu yang di bawa Vriln,
"Ooh ini adalah makanan kita"ucap Vriln,
"Hmm? apakah kau yakin?"tanya Smarta,
"Tentu saja, aku tahu sedikit mengenai makanan yang bisa kita nikmati"ucap Vriln,
"Sial...makhluk itu....*berkeliling di sekitar*"ucap Smarta,
"Kau mau kemana?"tanya Vriln,
"Ada yang harus aku periksa"ucap Smarta sambil meninggalkan Vriln,
"Baiklah, jangan lama-lama, aku akan siapkan makanan untuk kita"ucap Vriln,
"Baiklah"ucap Smarta,
'Apa yang sedang ia cari? ah sudahlah lebih baik aku mengolah beberapa tumbuhan dan hewan'pikir Vriln.
Smarta berjalan ke tempat di mana ia melawan makhluk itu karena saat itu ia tidak bisa melihat di gelapnya malam.
'Hmm? bukankah seharusnya alien itu ada di sini?'pikir Smarta dengan bingung,
"Ada apa bocah?"tanya Blager,
'Aku sedikit ragu mengenai alien kemarin, apakah dia benar-benar sudah mati?'pikir Smarta,
"Emm seharusnya dia sudah mati...mungkin saja tubuhnya sudah menghilang"ucap Blager,
'Emm mungkinkah tubuh alien yang sudah mati menghilang dalam satu malam?'pikir Smarta,
"Itu bisa terjadi, lagipula ada banyak jenis alien dengan daya tahan tubuh yang berbeda-beda"ucap Blager,
'Hmm baiklah, aku rasa aku akan kembali'ucap Smarta sambil melangkah meninggalkan tempat itu dan kembali ke Vriln,
"Ada seseorang"ucap Blager,
' *berhenti melangkah*.....siapa?'pikir Smarta,
"Tidak terlalu berbahaya, namun aku merasa seperti ada yang aneh dari orang itu"ucap Blager,
'Posisi?'pikir Smarta,
"Jika kau menoleh ke kanan, tepat di belakang pohon besar itu"ucap Blager,
'Baiklah'pikir Smarta.
__ADS_1
Lalu Smarta melesat dengan cepat ke belakang dan bersiap untuk menangkis dengan perisai untuk berjaga-jaga jika ada serangan.
"HUWAAAAAAAAAAAA!!!!!"teriak Smarta yang dengan cepat kembali ke posisi awal,
'Smarta?'pikir Vriln yang dengan cepat segera menuju tempat Smarta berada,
"Apa yang salah bocah?"tanya Blager,
'D-di-d-dia tidak memakai b-busana'pikir Smarta,
"Hadeh kau ini....jangan mengejutkanku seperti itu"ucap Blager,
"Ada apa?"tanya Vriln yang baru saja tiba setelah mendengar jeritan Smarta,
"Ada seseorang telanjang disana"ucap Smarta,
'Mungkinkah itu dia?'pikir Vriln.
Mereka mengeluarkan sihir dan bersiap untuk menyerang seseorang di balik pohon tersebut.
"T-tunggu!!!"ucap seseorang di balik pohon itu,
"Huh? dia manusia?"ucap Vriln yang langsung menghilangkan sihirnya,
"Dia manusia ya"ucap Smarta yang mulai sedikit tenang,
'Memangnya dia kira apa tadi?'pikir Blager dengan bingung juga,
"Tolong jangan serang aku"ucap orang itu,
"Siapa kau?"tanya Smarta,
"Sebelumnya bisakah kau kembalikan perisaiku itu?"tanya orang itu,
"Terima kasih"ucap orang itu sambil menggunakan perisai tersebut.
Lalu orang tersebut berpakaian persis seperti alien kemarin, hanya saja dalam wujud manusianya.
"Jadi kau...."ucap Vriln,
"Itu benar hehehe, aku adalah penjaga jembatan ini. Ngomong-ngomong namaku adalah Winzy"ucap Winzy,
"Apakah kau..emm...tunggu dulu...apa???"ucap Vriln yang semakin bingung,
"Jika kau adalah penjaga...emm...lalu alien kemarin?"ucap Smarta,
"Ahahah aku bukanlah alien, keunikan driveku-lah yang membuatku terlihat seperti alien"ucap Winzy,
"Drive? memangnya kau pengguna drive apa?"tanya Smarta,
"Form Drive"ucap Winzy,
"Hmm aku belum pernah mendengarnya, dan aku tidak tahu kalau ada penjaga di sini"ucap Vriln dengan heran,
"Tentu saja, karena kau masih baru bukan?"ucap Winzy,
"Begitu ya...namun ketua tidak pernah memberitahuku"ucap Vriln,
"Ahahah namun sekarang kau sudah tahu bukan?"ucap Winzy,
"Sepertinya begitu"ucap Vriln sambil berusaha mengingat sesuatu.
#Kemarin
__ADS_1
"Emm aku? apakah kau yakin ketua?"tanya Vriln,
"Tentu saja, lagipula aku rasa kau sudah bisa untuk memulai misi yang jauh"ucap Brastino,
" *memikirkan kembali* hmm baiklah aku rasa semua akan baik-baik saja"ucap Vriln,
"Oh iya aku lupa, di perjalananmu nanti akan ada sosok makhluk yang besar, dia adalah alien yang sudah membunuh cukup banyak orang yang melewati jalan itu, cobalah untuk membunuhnya"ucap Brastino,
"Emm baiklah"ucap Vriln.
#Masa kini
"Ehh? emm tunggu dulu...jika kau bukan alien itu....lalu di mana alien yang dimaksud ketua?"tanya Vriln,
"Hmm? apakah dia mengatakan sesuatu?"tanya Winzy,
"Iya, kemarin dia bilang kalau aku akan bertemu alien ketika melalui jalan ini, namun aku tidak merasakan adanya keberadaan alien"ucap Vriln,
"Benarkah? hmm kalau begitu aku rasa aneh juga....mungkinkah alien itu ada di depan sana?"ucap Smarta,
"Hmm mungkin saja"ucap Vriln,
"Sepertinya kalian sedang buru-buru, kenapa tidak segera ke sana saja?"tanya Winzy,
"Aku rasa kau benar, lalu bagaimana denganmu?"tanya Vriln,
"Tentu saja aku akan menjaga tempat ini seperti yang dia perintahkan"ucap Winzy,
"Hmm? ketua?"ucap Vriln,
"Aah sayangnya bukan, yang kumaksud adalah ketua yang emm....kalau tidak salah itu sudah hampir 200 tahun sejak dia mengatakan hal itu"ucap Winzy,
"Jadi kau sudah berumur lebih dari 200 tahun?"ucap Vriln dengan terkejut,
"Emm lebih tepatnya sekitar 40 tahun, aku berjaga di sini hanya karena ikatan yang dibuat oleh kakekku"ucap Winzy,
"Begitu ya?"ucap Vriln,
"Itu benar"ucap Winzy,
"Kalau begitu....aku rasa sebaiknya kita segera lanjutkan perjalanan kita"ucap Smarta,
"Kau benar"ucap Vriln,
"Sayang sekali....namun aku baik-baik saja, mampirlah kemari jika kalian ada waktu nanti"ucap Winzy,
"Tentu saja"ucap Vriln,
"Emm kami hanya perlu mengikuti jalan ini saja bukan?"ucap Smarta,
"Ya benar, kau akan menemukan jalan keluarnya setelah berjalan ke sana. Emm itu cukup jauh jadi berhati-hatilah"ucap Winzy,
"Baiklah, kami berangkat"ucap Vriln,
"Berhati-hatilah"ucap Winzy.
Setelah beberapa jam berbincang, akhirnya mereka melanjutkan perjalanan mereka. Akan tetapi selama di perjalanan menuju jalan keluar dari tempat itu, mereka tidak menemui alien apapun hingga tiba di jalan keluar dari tempat itu sekalipun sehingga mulai muncul pemikiran di mana ada kemungkinan yang kecil bahwa Winzy merupakan alien yang dimaksud oleh Brastino.
"Jika memang benar dia aliennya..hmm mengapa dia masih berjaga di sana?"ucap Vriln dengan bingung,
"Hmm aku rasa kita perlu menyelidikinya setelah misi ini"ucap Smarta,
"Kau benar"ucap Vriln.
__ADS_1