Unique Power

Unique Power
117[] Kemunculan Seseorang


__ADS_3

Setelah memperhatikan isi dari rumah yang berisi makanan dengan yang tidak berisi makanan, Smarta mulai mendapatkan suatu ide yang ia rasa bisa menjadi solusi agar dapat keluar dari kota tersebut.


"Jadi bagaimana? apakah kau sudah menemukan jalan keluarnya?"tanya Harnely,


"Emm aku masih belum yakin akan hal ini, namun ada suatu hal yang perlu kita coba"ucap Smarta,


"Apakah pasti berhasil?"tanya Geani dengan penasaran,


"Aku belum yakin, lagipula ini hanyalah hasil pemikiranku setelah melihatnya beberapa kali saja"ucap Smarta,


"Apa yang akan kita lakukan?"tanya Harnely,


"Hmm kita akan coba meletakkan makanan pada rumah itu"ucap Smarta,


"Tunggu dulu.....apa kaitannya?"tanya Harnely dengan kebingungan,


"Seperti yang kukatakan, kita akan meletakkan makanan pada piring yang tersedia di rumah yang tidak berisi makanan tersebut"ucap Smarta,


"Darimana kau mendapatkan ide seperti itu? dan....emm aku juga meragukan hal itu"ucap Harnely,


"Aku hanya mendapatkan hasil pemikiranku saja"ucap Smarta,


"Dasar kalian ini, ayo kita coba saja, berhasil tidak aku tidak peduli"ucap Geani,


"Baiklah"ucap Smarta.


Smarta mulai mencoba memindahkan makanan di bangunan yang satu ke bangunan yang tidak berisi makanan.


"Guuhhh....ini...berat sekali"ucap Smarta,


"Aku tidak yakin makanan sebesar ini untuk manusia"ucap Geani,


"Sejak kapan makanan sebesar ini bisa dihabiskan manusia"ucap Harnely,


"Jangan main-main, kita harus cepat"ucap Smarta,


"Meski kau berkata seperti itu, memindahkannya sangatlah sulit uuuwooohhhhh..."ucap Harnely,


"Ughhh......akhirnya ini tempat makan yang terakhir"ucap Geani.


Lalu mereka keluar dan menunggu beberapa saat sambil berharap terjadi sesuatu yang mungkin dapat membuat mereka keluar dari sana.


"Berapa lama kita harus menunggu?"tanya Harnely,


"Mungkin hingga terjadi sesuatu pada rumah tersebut"ucap Smarta,


"Sungguh ini bukanlah ide yang bagus, kita bahkan tidak ta–"ucap Harnely.


Tiba-tiba rumah tersebut yang awalnya abu-abu kini berubah menjadi merah.


"Rumah itu berubah warna"ucap Harnely,


"Hmm warna yang indah, apakah artinya itu?"tanya Geani,


"Hmm mungkin itu adalah pertanda...emm entahlah, aku tidak tahu"ucap Smarta,


"Sekarang apa?"tanya Geani,


"Hmm makanan di dalam sana juga menghilang....mungkinkah?"ucap Smarta,


"Apa?"tanya Harnely.


Lalu mereka mencoba kembali memasukkan makanan ke dalam rumah tersebut.


"Kita akan lihat lagi reaksinya"ucap Smarta,


"Baik, aku harap semua ini cepat berakhir"ucap Geani.


Lalu rumah tersebut berubah warna menjadi kuning.


"Sekarang rumah tersebut menjadi warna kuning"ucap Harnely,

__ADS_1


"Kuning ya....hmm, bagaimana jika kita mencobanya lagi?"tanya Smarta,


"Emm baiklah"ucap Harnely,


"Aku sudah tidak kuat lagi, kalian saja yang membawanya ya"ucap Geani,


"Kau beristirahatlah di sini, biar kami yang melakukannya"ucap Smarta.


Lalu Smaramta dan Harnely membawa makanan tersebut ke dalam rumah tersebut.


"Hosh...hosh...aku lelah"ucap Harnely,


"Tenang saja, aku masih memiliki tenaga, sekarang kita akan lihat reaksinya"ucap Smarta.


Rumah tersebut berubah warna menjadi hijau, tepat setelah rumah tersebut berubah warna, seseorang keluar dari rumah tersebut.


"Siapa dia?"ucap Geani,


"Hmm mungkinkah penghuni rumah itu?"tanya Harnely,


"Kita bahkan tidak tahu dia dari mana, jangan lengah sedikitpun"ucap Smarta.


Semakin orang tersebut mendekat, mereka tidak membiarkan diri mereka lengah sedikitpun.


"Siapa kalian? apa tujuan kalian kemari?"tanya orang tersebut,


"Huhh? apa yang kau bicarakan? kami bahkan berusaha keluar dari sini!!!"ucap Harnely,


"Tenanglah, kita akan bertanya padanya"ucap Smarta,


"Berhati-hatilah Smarta"ucap Harnely,


"Tenang saja"ucap Smarta,


"Jadi.....sedang apa kalian di sini?"tanya orang tersebut,


"Emm kami hanya hendak keluar dari kota ini, hanya saja kami tidak bisa menemukan jalan keluarnya"ucap Smarta,


'Hmm?apa yang dia bicarakan?'pikir Smarta,


"Lebih buruk mati kelaparan tau!!!"jawab Geani,


"Hey sttt jangan asal menjawab"ucap Harnely,


"Begitu ya......jadi menurut kalian lebih mengerikan mati kelaparan?"ucap orang tersebut,


"Emm aku belum menja–"ucap Smarta,


"Ikutlah denganku"ucap orang tersebut.


Meski awalnya mereka bingung akan ajakan tersebut, namun mereka hanya bisa mengikutinya saja.


#Di dalam rumah


"Silahkan dinikmati"ucap orang tersebut,


"Benarkah? tidak apa-apa?"tanya Geani,


"Tentu saja"ucap orang tersebut,


"Tunggu dulu....."ucap Smarta,


"Ehmm apakah ada yang aneh? aku sudah sangat lapar"ucap Geani,


'Hey apakah makanan ini aman?'pikir Smarta,


"Tenang saja bocah, tidak seperti makanan di bangunan-bangunan disekitar sini, makanan yang dia berikan tidak ada yang berbahaya"ucap Blager,


"Baiklah kalau itu yang kau katakan"ucap Smarta,


"Jadi....bagaimana keputusanmu?"tanya Harnely,

__ADS_1


"Kita bisa memakannya"ucap Smarta,


"Akhirnyaa......"ucap Geani yang tidak bisa menahan laparnya.


Lalu mereka memakannya dengan cepat.


"Wah wah rupanya kalian suka makan"ucap orang tersebut,


"Sebenarnya tempat apa ini?"tanya Smarta,


"Emm maaf aku belum memperkenalkan diriku, namaku adalah Praom"ucap Praom,


"Apa yang kau lakukan di sini?"tanya Smarta,


"Itu adalah tugasku sebagai penjaga kota Obsta"ucap Praom,


"Hmm jadi kau adalah penjaga kota ini?"tanya Smarta,


"Itu benar"ucap Praom,


"Kalau begitu....tidak adakah jalan keluar dari kota ini?"tanya Smarta,


"Tentu saja, aku akan menunjukkannya pada kalian setelah kalian selesai menikmati hidangan yang tersedia"ucap Praom,


"Apakah tidak apa memberikan kami makanan sebanyak ini?"tanya Smarta,


"Sudah merupakan tugasku untuk memberikan makanan kepada mereka yang memberiku makanan juga"ucap Praom,


"Emm aku tidak ingat pernah memberikan makanan padamu"ucap Smarta,


"Tentu saja, kau tidak menyadarinya tadi"ucap Praom,


'Hmm? sejak kapan aku pernah memberinya makan?'pikir Smarta dengan bingung,


"Ikuti saja apa yang dia katakan"ucap Blager,


'Huft baiklah'pikir Smarta,


"Sisakan makanan untukku nak"ucap Whiger,


"Dasar, sejak kapan kau bisa makan makanan nyata?"tanya Blager,


"mungkin saja bisa ahahah"ucap Whiger,


"Jadi...apa tujuan kalian kemari?"tanya Praom,


"Aku rasa aku sudah memberitahumu tadi"ucap Smarta,


"Hmm? hanya itu saja?"tanya Praom dengan bingung.


Untuk memastikannya Praom melirik Harnely dan Geani, namun mereka juga memberikan isyarat yang sama.


"Hmmm jika kalian hanya ingin keluar...mengapa kalian malah memasuki kota ini?"tanya Praom,


"Emm kami salah memasuki kota"ucap Smarta,


"Bagaimana bisa kalian salah memasuki kota?"tanya Praom,


"Entahlah, sepertinya kami salah mengira"ucap Harnely,


"Meski begitu....aku senang kalian kemari, sudah lama aku tidak bertemu seseorang sejak....emmm....hmm....entahlah aku lupa kapan terakhir kali bertemu seseorang"ucap Praom,


"Begitu ya..."ucap Geani,


"Itu benar"ucap Praom,


"Lalu apakah kota ini memang sepi?"tanya Smarta,


"Aku tidak bisa menyangkal hal itu, pada dasarnya kota ini memanglah sepi"ucap Praom,


"Bagaimana bisa? lalu siapa yang menyediakan makanan di setiap rumah jika pada dasarnya kota ini sebenarnya sepi?"tanya Harnely,

__ADS_1


"Hmm sepertinya ini akan menjadi cerita yang sedikit menyeramkan"ucap Praom.


__ADS_2