
Smarta berusaha keras menyerang alien tersebut, akan tetapi pada akhirnya ia hanya membuang-buang energinya,
"Sial alien tersebut terlalu cepat"pikir Smarta,
"Sudah mulai lelah?haruskah aku menenangkanmu dengan membunuhmu sekarang juga?"tanya alien tersebut,
"Coba saja kalau kau bisa"ucap Smarta sembari melesat dengan cepat ke arah alien tersebut.
Kali ini ia menggunakan senjatanya, akan tetapi hanya memberikan sedikit kerusakan.
"Seranganku sedikit memberi kerusakan, akan tetapi itu tidaklah cukup un–" pikir Smarta.
Secara tiba-tiba alien tersebut menyerang Smarta tanpa disadari oleh Smarta hingga membuatnya terluka cukup parah,
"Sial, bahkan saat ini aku masihlah lemah"pikir Smarta setelah ia batuk berdarah.
"Hahahaha tidak ada yang bisa lolos dariku"ucap alien tersebut,
"Maafkan aku Harnely, aku menyia-nyiakan alat penyembuhmu"pikir Smarta.
"Ayolah jangan mati dulu, kita baru saja mulai, masakan kau sudah tumbang saja"ucap alien tersebut sambil menendang-nendang Smarta,
"Maafkan aku Blag, Whig, sepertinya aku mengecewakan kalian lagi"pikir Smarta,
"Jangan begitu nak, kau pasti bisa!!"ucap Whiger,
"Dia benar, jangan menyerah bocah!! lawan dia!!"ucap Blager.
Untuk terakhir kalinya Smarta menyerang alien tersebut dengan pisaunya, meski tidak berdampak apapun, namun itulah serangan terakhirnya(menurut Smarta).
"Serangan macam apa itu?apakah kau sudah pasrah akan ajal yang akan menjemputmu?"ucap alien tersebut.
__ADS_1
Alien tersebut semakin mendekat, dan bersiap-siap untuk menghabisinya,
"Hei, ngomong-ngomong ada sesuatu yang membuatku sedikit bingung" ucap Blager,
"Apa?"tanya Smarta,
"Apakah fungsi kami bagimu?"tanya Blager,
"Tentu saja untuk membantuku mencari cara untuk mengalahkan alien tersebut"jawab Smarta,
"Kenapa kau tidak meminta bantuan kami saja?"tanya Blager,
"Untuk apa?"tanya Smarta,
"Tentu saja membantumu nak, kami sebagai drive dapat membantu pemilik dalam pertempuran selama pemilik memberi izin"ucap Whiger,
"Sejak kapan ada aturan seperti itu?"tanya Smarta,
"Tentu saja ada dasar bodoh, lebih banyaklah kau belajar bocah"ucap Blager,
"Hei hei hei, apakah kau sudah mati? kasihannya, namun tenang saja, aku akan membunuhmu untuk memastikan bahwa kau sudah mati"ucap alien tersebut.
Disaat serangan alien tersebut hendak mengenai tubuh Smarta, tiba-tiba muncul pelindung di sekitar Smarta dimana pelindung tersebut tidak dapat dihancurkan oleh alien tersebut tidak peduli sekuat apapun ia mencoba.
"Sial, apa yang terjadi?"ucap alien tersebut dengan bingung,
"Aah akhirnya, aku bisa merasakan tubuh lagi"ucap Blager,
"S-s-siapa itu?"ucap alien tersebut dengan terkejut
"Sekarang kau sudah aman nak"ucap Whiger sembari menyembuhkan Smarta,
__ADS_1
"Mereka menghiraukanku???"pikir alien tersebut dengan kesal,
"AKU BILANG SIAPA KA-"Teriak alien tersebut.
Namun dengan cepat Blager memukul alien tersebut hingga terpental cukup jauh,
"Uhuk uhuk, tidak mungkin...ini...sungguh aneh, apa yang terjadi!!!"teriak alien tersebut.
Namun mereka berdua hanya memandang alien tersebut tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.
Tidak peduli sebanyak apapun ia mencoba. alien tersebut tetap tidak dapat melukai Blager, hingga pada suatu ketika dimana Blager menahan tangan alien tersebut,
"Sadari posisimu bawahan"ucap Blager,
"Apa kau bilang!??"ucap alien tersebut dengan kesal, lalu alien tersebut meniru wujud Blager,
"HAHAHAH sekarang aku bisa menyaingimu hahahahahahh"ucap alien tersebut sambil tertawa dan melesat ke arah Blager.
"Lalu? apa kebanggaanmu akan hal itu?"ucap Blager sambil meremas tangan alien tersebut dengan keras,
"Sial, padahal aku sudah memberikan banyak serangan, seharusnya ia sangat lemah sekarang, siapa mereka ini?"pikir alien tersebut,
"Masih terlalu dini untukmu" ucap Whiger,
"Apa maksudm–, tunggu dulu, gaya bahasa ini...jangan-jangan, TOLONG AMPUNI AKU!!aku benar benar tidak tahu bah–"teriak alien tersebut dengan begitu ketakutan.
Akan tetapi Blager langsung membunuh alien tersebut tanpa ragu, lalu mereka berdua kembali ke dalam kristal tersebut.
...****************...
...Pesan Author...
__ADS_1
...****************...
Haloo, bagaimana kabar kalian? terima kasih ya sudah mau mampir untuk membaca cerita ini, ngomong-ngomong author masih pemula nih, jadi masih banyak yang kurang dari cerita ini. Ceritanya bisa membosankan jika kalian tidak memberi masukan, jadi pastikan kalian memberikan kritikan sebanyak mungkin yaa, semakin kasar kritikan kalian, maka cerita ini kedepannya bisa saja menjadi lebih baik lagi lhoo, jadi jangan sungkan untuk memberi masukan yaa😄😄