
Jurus sarung pedang Smarta telah digunakan, kini Smarta tidak dapat menggunakan sihir untuk beberapa waktu kedepan sehingga ia tidak bisa menggunakan sihir percepatan ataupun penguatan.
"Sial sihirku tidak dapat digunakan"ucap Smarta,
"Tidak ada yang dapat kita lakukan, semuanya akan sama saja"ucap Gradzio,
"Tidak bisakah kalian membantuku?"pikir Smarta,
"Apa yang dapat kami lakukan bocah?"tanya Blager,
"Entahlah, aku masih mencari tahu"pikir Smarta,
"Nampaknya kalian mulai kelelahan hahahahah"ucap alien tersebut dan mulai menyerang mereka tanpa henti,
"Sial serangannya tidak ada jeda sedikitpun"ucap Smarta,
"Jangan menyerah Smarta, kita bisa mengalahkannya"ucap Gradzio.
Alien tersebut tidak berhenti memberikan serangan pada mereka, sementara Harnely benar-benar tidak bisa bergerak karena banyaknya energi yang diambil alien tersebut.
"Bagaimana ini?kita semakin terpojok"ucap Smarta,
"Cobalah lakukan serangan kejutan"ucap Gradzio,
"Sudah kulakukan, tetap saja ia masih bisa beregenerasi"ucap Smarta.
Sementara dipusat kota, Klinto mulai menyadari sesuatu.
"Hei ketua"ucap Klinto,
"Apa?"tanya Brastino,
__ADS_1
"Sepertinya aku mulai merasakan ada yang aneh diatas sana"ucap Klinto sambil menunjuk ke arah atas,
"Apa yang...(melihat ke atas)...huh?sejak kapan ada portal itu!!!?"ucap Brastino,
"Sepertinya itu adalah inti dari portal diluar"ucap Klinto,
"Apa yang kita tunggu?kita harus hancurkan dengan segera!!"teriak Brastino.
Sementara itu, luka pada Smarta dan Gradzio semakin parah karena serangan yang tidak ada hentinya.
"Zirah esku sudah menghilang, serangannya semakin parah,kalau begini terus sepertinya tidak ada harapan"pikir Smarta,
"Sial, andai saja aku bisa ikut bertarung"ucap Blager,
"Aku sudah tidak memiliki sihir untuk beberapa saat, bagaimana mungkin aku bisa memanggilmu sekarang?"pikir Smarta,
"Sial, kami hanya bisa berharap kau bisa bocah!!"ucap Blager,
Disaat yang bersamaan alien tersebut menyerang Smarta dimana fokusnya teralihkan sedikit.
"Uhuk...sial..serangan telak"pikir Smarta,
"Hahahah terlalu mudah untuk alien slayer sepertimu"ucap alien itu,
"Sial, bertahanlah Smarta"ucap Gradzio yang dengan cepat segera menyerang alien tersebut,
"Tersisa satu lagi hahahah, kemenangan telah untukku"ucap alien itu.
Tanpa disadari, alien tersebut mengeluarkan suatu cairan yang membuat Gradzio tidak dapat bergerak.
"Oh tidak, aku terkena cairan"pikir Gradzio,
__ADS_1
"Hahahah alien slayer ya?tidak sesuai namanya"ucap alien tersebut.
Namun hal yang mengejutkan terjadi, dimana alien tersebut tidak menghabisi Gradzio, alien tersebut mendekat ke arah Smarta.
"Siaal apa yang hendak kau lakukan haah?"teriak Gradzio,
"Tenang saja, pada akhirnya kau akan mati juga"ucap alien tersebut,
"Smar...ta"ucap Harnely,
"Tenang saja Harnely, aku pasti akan melindungimu"ucap Smarta,
"Tidak...semua sudah selesai, tersisa sedikit energi padaku, akan kuberikan padamu"ucap Harnely.
Disaat alien tersebut hendak menusuk Smarta, secara tiba-tiba alien tersebut terpental cukup jauh.
"SIAAAL!!!"teriak alien tersebut,
"Apa yang terjadi???"pikir Gradzio dengan terkejut.
Beberapa saat kemudian, luka-luka pada Smarta pulih kembali.
"Huh?bagaimana mungkin?aku pikir ia tidak dapat menggunakan sihir setelah menggunakan jurus itu"pikir Gradzio,
"Sial apa yang terjadi barusan?"ucap alien tersebut.
"Smarta melesat dengan cepat ke arah alien tersebut sehingga ketika alien tersebut berdiri, ia terkena serangan Smarta.
"Sial apa yang terjadi?tiba-tiba saja anak itu bisa menggunakan penyembuh, bahkan sihir"pikir alien tersebut,
"Tenang saja nak, aku akan menyelesaikan dengan cepat"ucap Whiger sambil tersenyum.
__ADS_1