Unique Power

Unique Power
2[] Baru Mengetahuinya


__ADS_3

#Di Hutan Di Sekitar Air Terjun


Smarta sedang mencari buah-buahan untuk dimakan karena hutan disekitar air terjun ada banyak pohon dengan buah yang sangat banyak.Ketika ia sedang memetik buah-buahan.


Tiba-tiba terdengar suara seperti ada yang jatuh didekat air terjun,karena penasaran Smarta pergi menuju sumber suara tersebut sambil membawa beberapa apel didalam keranjang yang dia bawa.


Sesampainya disana ia terkejut bukan main karena yang dia lihat adalah Alien yang sedang sekarat, seketika ketika melihatnya ia teringat dengan orang tuanya.


- - 11 Tahun Yang Lalu - -


#Di Dalam Goa Didalam Air Terjun


Pada saat Malam, Smarta dan kedua ayah dan ibunya sedang makan malam, selagi berbincang Smarta bertanya kepada ayah dan ibunya,


"Ayah,Ibu....sebenarnya kenapa kita harus tinggal didalam gua?kenapa kita tidak tinggal diluar saja?"tanya Smarta,


ayah dan ibunya saling melirik dan mengangguk dengan arti bahwa sudah saatnya untuk memberitahu Smarta anaknya yang berumur 5 tahun,


"Nak,dunia ini sangat luas, sebenarnya didunia ini bukan hanya kita saja yang tinggal,melainkan--"belum sempat ayahnya selesai bicara, Smarta memotong pembicaraan ayahnya,


"Alien kan?aku sudah sering mendengarnya yah,.memangnya Alien seberbahaya itu?"tanya Smarta,


"Nak, kamu akan mengetahuinya setelah berumur 17 Tahun, tapi sebelum itu karena kamu sudah berumur 5 tahun, ayah akan berikan pisau, anggap saja sebagai hadiah dari Ayah dan Ibu, pisau ini sangat berharga dan suatu saat akan sangat membantumu"jawab ayahnya.


Dengan begitu penasaran Smarta bertanya "Memangnya ini pisau apa yah? dan apa yang akan terjadi nanti saat aku berumur 17 tahun?"tanya Smarta,


"Kamu akan segera mengetahuinya nak"jawab ayahnya,"Baiklah karena sudah malam kita tidur ya nak"ucap ibunya,"Baik bu"jawab Smarta.


Merekapun tidur, keesokan harinya Smarta terbangun namun tidak ada ayah maupun ibunya, ia berpikir mungkin sedang diluar mencari makanan.


Namun pikiran itu tiba-tiba rusak setelah mendengar suara jeritan dari arah hutan, karena khawatir ia pun menuju sumber suara karena orang tuanya biasanya mencari makanan dihutan.

__ADS_1


Begitu sampai di hutan ia dikejutkan dengan pemandangan darah dimana-mana,setelah mencari begitu dalam ke hutan ia pun melihat ayah dan ibunya sedang diikat oleh mahkluk yang dia ingat namanya yaitu Alien,


ia memperhatikan orang tuanya sambil bersembunyi karena takut jika ia terlihat maka dia akan ditangkap juga, beberapa saat kemudian muncullah sebuah alat yang mirip seperti batu datar yang mengeluarkan cahaya,


lalu Alien tersebut tubuhnya mulai memudar bersama ayah dan ibunya Smarta dan akhirnya menghilang dan seketika kapal tersebut menghilang tanpa disadari oleh Smarta, dalam ingatannya Smarta melihat wajah Alien tersebut memiliki luka tebasan pada mata kirinya, dan ia mengingatnya sampai sekarang.


- - Masa Kini - -


Perlahan-lahan Smarta mengeluarkan pisau yang selalu ia bawa kemanapun dan dimanapun, karena pisau tersebut adalah peninggalan dari orang tuanya, ketika ia hendak menusuknya, Alien tersebut berkata


"tunggu....."ucap Alien dengan nada rendah,"Memangnya kenapa?"tanya Smarta dengan posisi siap untuk menusuk Alien tersebut,


"Sebelum itu aku ingin kau menerima ini"ucap Alien itu sambil mengeluarkan sebuah permata berwarna putih bening,


"Batu apa itu?"tanya Smarta,


"Letakkan pada lubang yang ada pada pisaumu,"ucap Alien tersebut,


karena penasaran ia pun menerima tanpa rasa ragu,sesudah meletakkan permata di pisaunya,sekilas pisaunya mengeluarkan cahaya berwarna merah,namun ia tidak merasakan apapun,


"Warna merah ya...anak yang menarik"ucap Alien tersebut dengan nada sangat pelan,lalu Alien tersebut mati dan muncul roh Alien tersebut yang tiba-tiba masuk ke permata yang sudah menempel di pisau Smarta.


Setelah itu tiba-tiba muncul seorang pria dengan pakaian hitam,


"Apakah kau tidak apa-apa?"tanya pria itu,"Aku tidak apa-apa, siapa kau?"tanya Smarta,


"Yang lebih penting lagi apakah kau yang membunuh Alien ini?"tanya pria itu,


"aku baru saja datang"jawab Smarta,


"Maaf,bolehkah aku meminta sedikit buah yang kau bawa"tanya pria itu,

__ADS_1


"Baiklah"jawab Smarta sambil memberikan buah kepada pria tersebut,selagi pria itu makan,Smarta bertanya


"Kau belum memberitahuku, sebenarnya siapa kau ini?"tanya Smarta,


"Ooh maaf ahahaha,namaku Gradzio,aku adalah seorang Alien Slayer"jawab pria itu dengan gagah,


"Benarkah?"tanya Smarta


"Tentu saja benar, lihat ini"jawab Gradzio sambil memperlihatkan pedang yang keluar dari jam tangan pria itu, pedang itu berwarna merah yang berkilau,


"Perkenalkan namaku Smarta, aku tinggal didalam gua dibawah air terjun itu"ucap Smarta sambil menunjuk ke arah air terjun.


"Smarta, dengan siapa kamu tinggal?"tanya Gradzio,


"Aku tinggal sendiri, orang tuaku telah diculik oleh Alien sejak aku berumur 5 tahun, hanya pisau ini satu-satunya peninggalan keluargaku"jawab Smarta sambil menunjukkan pisau yang terbuat dari batu.


"Sudahlah yang terpenting apakah kau tertarik untuk bergabung dengan Alien Slayer?"tanya Gradzio,


"Aku mau"jawab Smarta dengan serius,


"Baiklah,namun kamu harus berumur 17 tahun untuk melihat apakah kau layak untuk bergabung atau tidak."ucap Gradzio,


"Baiklah"jawab Smarta, lalu Gradzio mengeluarkan sebuah pil kecil dari sakunya,lalu ia melemparnya dan seketika muncul sebuah kendaraan yang tidak dikenal.


"Apa ini?"tanya Smarta,


"Astaga bahkan kau tidak tahu motor?"tanya Gradzio,


"Hmm tidak"jawab Smarta,


"Sudahlah,ayo cepat naik"ucap Gradzio,"Baiklah"jawab Smarta.

__ADS_1


"Semoga saja dia tidak pingsan disana"gumam Gradzio.


Gradzio membawa Alien tersebut dan diekstrak menjadi pil, lalu menyimpannya di sakunya,mereka pergi menuju bawah tanah menuju kota tempat Gradzio tinggal, nama Kota tersebut adalah Down Town.


__ADS_2