Unique Power

Unique Power
113[] Perhatian


__ADS_3

"Masuklah"ucap Smarta,


" *memasuki kamar* apakah aku mengganggumu?"tanya Frow,


"Jangan khawatir, aku sama sekali tidak terganggu, lagipula ini sudah pagi"ucap Smarta,


"Syukurlah, aku takut kau akan memarahiku seperti Goslimo"ucap Frow,


"Hmm? padahal kalian kawan baik, bagaimana mungkin dia memarahimu?"tanya Smarta,


"Entahlah, mungkin karena ada banyak yang sedang ia lakukan hingga tidak cukup tidur"ucap Frow,


" *berfikir* hmm jadi begitu ya...pantas saja"ucap Smarta,


"Apakah kau mengetahui sesuatu tentangnya Smarta?"tanya Frow,


"Emm tidak, aku hanya sedikit tidak fokus saja ahahah, lalu apa yang ingin kau bicarakan?"tanya Smarta,


"Hmm? apa yang kau maksud? aku tidak mengerti"ucap Frow,


"Lalu tujuanmu kemari untuk apa kalau tidak untuk membicarakan sesuatu?"tanya Smarta yang mulai bingung,


"Ooh mengenai itu ahahah, aku hanya....emm...ingin ada didekatmu saja ehehehe"ucap Frow,


"Jadi hanya untuk itu saja?"tanya Smarta dengan heran,


"Itu benar, boleh kaan???"tanya Frow sambil memohon,


"Jika hanya untuk itu....tidak masalah, namun apakah tidak apa jika aku hanya diam di sini saja?"tanya Smarta,


"Tidak masalah, selagi aku bisa diam di dekatmu, apa saja tidak apa"ucap Frow,


'Aku tidak mengerti apa tujuannya yang sebenarnya, namun ya sudahlah'pikir Smarta.


Lalu Frow dalam wujud makhluknya duduk di pangkuan Smarta untuk beberapa saat.


"Emm kita sudah seperti ini selama dua jam...emm...apakah tidak ada yang ingin kau lakukan?"tanya Smarta,


"Tidak ada, semua terserah padamu saja"ucap Frow sembari tertidur,


'Huft..dia tertidur, apa yang harus kulakukan?'pikir Smarta,


"Aku bahkan tidak pernah diam di pangkuanmu bocah"ucap Blager dengan kesal,


'Ada apa denganmu?'pikir Smarta,


"DASAR MAKHLUK SIALAN.....SEHARUSNYA ITU TEMPATKU!!!HAAAAAH!!!!"teriak Blager,


'Emm dia tidak akan mendengarmu jika kau hanya berteriak melalui telepati hadehh'pikir Smarta,


"Siaal!!!!!"ucap Blager dengan kesal,


"Sudah jangan begitu, kita tidak boleh menunjukkan wujud kita tau"ucap Whiger,


"T-t-tapi......"ucap Blager dengan nada yang lemas,


"Hadeh....."ucap Whiger,


'Tenang saja, sebentar lagi dia akan pergi'pikir Smarta.


Beberapa saat kemudian, terdengar suara Zrin yang sedang memanggil Frow.


"Frow di mana kau?"ucap Zrin di luar kamar,


"Sepertinya ada yang memanggilmu"ucap Smarta,


"Hmmph...?sudah berapa lama aku tertidur?"tanya Frow,


"Hmm sekitar 2 jam"ucap Smarta,

__ADS_1


"ASTAGA!!!TIDAK MUNGKIN!!!"ucap Frow dengan begitu panik,


'Apakah ia melupakan sesuatu?'pikir Smarta,


"Apakah kau melupakan sesuatu?"tanya Smarta,


"Tentu saja, aku sudah berjanji untuk jalan-jalan dengannya kemarin, siaal aku lupa....aku harus cepat"ucap Frow.


Dengan panik Frow segera pergi keluar untuk menemui Zrin.


"Dia pergi..huft cukup melelahkan juga"ucap Smarta.


Beberapa saat kemudian Blager dengan wujud harimau kecilnya juga diam dan tidur di pangkuan Smarta.


"Emm...Blager?"ucap Smarta,


"Diam kau bocah....biarkan aku di sini sialan!!!"ucap Blager dengan kesal,


'Padahal kau bisa memintanya dengan baik-baik'pikir Smarta,


"Aku mendengarmu!!!"ucap Blager,


'Sial aku lupa dia bisa membaca pikiran'pikir Smarta,


"Ahahahah kau tidak akan bisa berbohong padaku hahahahahh"ucap Blager,


"Apakah ini tidak masalah?"tanya Smarta,


"Tenang saja, dengan wujudnya itu dia bisa menyembunyikan hawa keberadaannya dan akan dipandang layaknya hewan biasa"ucap Whiger,


"Huft kalau begitu kenapa tidak sejak tadi saja?"ucap Smarta,


"Cobalah kau berfikir bocah, tubuh harimau kecil, gendut, bulu lebat, dan juga suara lucu ini....ditambah lagi tampangku ini....apa jadinya jika ada yang melihatku?"ucap Blager,


"Hmm entahlah aku tidak ta–"ucap Smarta.


Tiba-tiba Geani memasuki kamar dan begitu terkejut dengan wujud Blager yang sangat menggemaskan.


"S-sialan!!!lepaskan aku!!"teriak Blager,


"Waaah lucunya!!!....dari mana kau mendapatkannya?"tanya Geani,


"Itu adalah driveku hehehe"ucap Smarta,


"Enaknyaa.....wujud driveku adalah elang, tidak ada yang menggemaskan sama sekali"ucap Geani,


"Sepertinya begitu"ucap Smarta


Karena tidak dapat melawan, dengan terpaksa Blager hanya bisa diam saja dan menunggu hingga Geani mulai bosan.


'Siaal sampai kapan dia akan memelukku?'pikir Blager,


"Padahal kau terlihat sangat menikmatinya hadehh"ucap Whiger,


'Diam kau!!!!'pikir Blager,


"Lalu bagaimana dengan jalan-jalannya? apakah kau menemukan sesuatu yang menarik?"tanya Smarta,


"Hmm mengenai sesuatu yang menarik.....entahlah aku belum menemukannya, bagaimana denganmu?"tanya Geani,


"Kemarin aku menemukan sesuatu yang menarik di rumah Goslimo, aku sarankan kau ke sana dan segera melihatnya"ucap Smarta,


"Hmm? memangnya kau menemukan apa?"tanya Geani dengan bingung,


"Cobalah kau ke sana, biar kau sendiri yang menilainya"ucap Smarta,


"Baiklah kalau begitu, aku akan pergi"ucap Geani.


Lalu Geani meninggalkan kamar dengan membawa Blager.

__ADS_1


"HEY!!!!LEPASKAN AKU!!!"ucap Blager,


"Aku boleh membawanya kaaan???"ucap Geani dengan sangat berharap,


'Apakah tidak akan terjadi masalah?'pikir Smarta,


"Tolong aku!!!!....jangan biarkan dia membawaku siaal!!!"teriak Blager,


"Selama dia tidak ke wujud aslinya, semua akan baik-baik saja"ucap Whiger,


"Dasar kau!!!siaaal!!!"ucap Blager,


"Tentu saja kau boleh membawanya"ucap Smarta,


"TIIDAAAAAKKK!!!!......."Teriak Blager,


"Waah senangnyaa........"ucap Geani dengan sangat senang.


Lalu Geani ke rumah Goslimo bersama Blager.


"Huft sepertinya semua sudah selesai"ucap Smarta,


"Emm.....Smarta?"ucap Whiger,


"Ada apa Whiger?"tanya Smarta,


"Emm bagaimana ya..emm....aku....boleh kan?"tanya Whiger,


" *Tersenyum* baiklah, kali ini saja ya"ucap Smarta.


Dengan sangat senang Whiger segera keluar dan tidur di pangkuan Smarta dengan wujud harimau kecilnya.


"Aku tidak tahu kalau kalian rupanya bisa memiliki tingkah laku manja seperti ini"ucap Smarta,


"Tentu saja walau bagaimanapun kami ini adalah makhkuk hidup juga tau"ucap Whiger,


"Baiklah terserah kau saja ahahahh"ucap Smarta.


#Di Luar


"Rupanya begitu ya....ini sangat luar biasa"ucap Harnely,


"Tentu saja, ngomong-ngomong kau boleh memilikinya, lagipula untuk membuatnya tidaklah sulit"ucap Ghis,


"Apakah kau yakin? kau tidak akan menyesal?"tanya Harnely,


"Untuk apa aku menyesal? alat ini akan sangat membantu dalam perjalanan kalian nanti"ucap Ghis,


"Baiklah kalau begitu...emm. terima kasih"ucap Harnely,


"Tidak masalah, kapan pun itu"ucap Ghis,


"Hey Harnely!!"panggil Geani,


" *menoleh* kau mau ke mana?"tanya Harnely,


"Tentu saja ke tempat kediaman Goslimo"ucap Geani,


"Baiklah, berhati-hatilah"ucap Harnely,


"Sudah pasti"ucap Geani.


Lalu Geani melanjutkan perjalanannya menuju rumah Goslimo


"Kalian bertiga pasti merupakan kawan yang akrab"ucap Ghis,


"Tentu saja, pertemanan kami sudah cukup lama"ucap Harnely,


"Baguslah, pertahankan ya"ucap Ghis,

__ADS_1


"Tentu saja"ucap Harnely.


Lalu mereka melanjutkan aktivitas pengumpulan informasi di kota tersebut.


__ADS_2